TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Rabu, 14 Januari 2026

Setelah Mangkrak Lebih dari Satu Dekade, Proyek Dorak Meranti Dipastikan Dibangun Kembali dengan APBN


MERANTI - Setelah lebih dari satu dekade mangkrak, proyek pembangunan Pelabuhan Dorak Port di Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan akan kembali dilanjutkan dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kepastian ini menandai babak baru kebangkitan infrastruktur strategis yang diharapkan menjadi pintu gerbang utama logistik dan transportasi domestik di wilayah pesisir Riau.

Proyek Pelabuhan Dorak sebelumnya mulai dibangun pada tahun 2012 melalui skema multiyears 2012–2014 dengan total anggaran mencapai Rp185 miliar. Anggaran tersebut merupakan skema berbagi pembiayaan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp80 miliar serta Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp105 miliar.

Namun, hingga tahun 2013 progres pembangunan baru mencapai 40,7 persen dengan serapan anggaran sekitar Rp92 miliar. Proyek kemudian terhenti akibat persoalan hukum, khususnya terkait pengadaan lahan pada masa lalu, yang berdampak langsung terhadap terhambatnya pencairan dana APBN untuk kelanjutan pembangunan.

Kini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan tahun ini menjadi titik balik bagi kelanjutan pembangunan Pelabuhan Dorak. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan seluruh persyaratan administrasi dan teknis agar proyek strategis tersebut dapat kembali berjalan sesuai rencana.

Sebagai langkah konkret, saat ini Pemkab Kepulauan Meranti tengah mempercepat tahapan krusial berupa pembebasan lahan seluas 3.187 meter persegi yang akan difungsikan sebagai pintu masuk utama Pelabuhan Dorak. Penyelesaian pembebasan lahan ini dinilai menjadi kunci utama agar pembangunan yang telah lama terhenti dapat dilanjutkan tanpa hambatan hukum di kemudian hari.

Pembebasan sisa lahan tersebut dianggap sebagai langkah strategis untuk memastikan proyek Pelabuhan Dorak kembali berjalan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan konektivitas, kelancaran arus barang dan jasa, serta penguatan perekonomian masyarakat Kepulauan Meranti.

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Muhamad Fahri, menegaskan bahwa penyelesaian pembebasan lahan tersebut menjadi syarat mutlak agar pembangunan lanjutan oleh pemerintah pusat dapat dilaksanakan.

“Pembebasan lahan ini menjadi prioritas utama. Tanpa penyelesaian tahap ini, pembangunan lanjutan oleh pemerintah pusat tidak bisa dilakukan. Saat ini pemerintah daerah sedang menyiapkan seluruh tahapan agar prosesnya bisa segera dilaksanakan,” ujar Fahri.

Ia menjelaskan, sejumlah tahapan teknis telah dirampungkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai dari penyusunan studi kelayakan (Feasibility Study/FS), perhitungan estimasi nilai ganti rugi, hingga pembentukan Daftar Penilai Pengadaan Tanah (DPPT) serta penunjukan tim appraisal.

Berdasarkan hasil estimasi awal tim appraisal, nilai tanah berada pada kisaran Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per meter persegi. Untuk mendukung proses tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp500 juta yang bersumber dari APBD.

“Sejauh ini prosesnya berjalan sesuai rencana. Target kita pembebasan lahan ini bisa rampung pada awal tahun anggaran 2026,” jelas Fahri.

Setelah pembebasan lahan selesai, lahan tersebut akan langsung dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan sebagai salah satu persyaratan dimulainya pembangunan fisik Pelabuhan Dorak.

“Lahan itu akan kami hibahkan ke pemerintah pusat. Ini merupakan hibah lanjutan setelah sebelumnya, pada tahun 2024 lalu, Pemkab Kepulauan Meranti juga telah menghibahkan lahan seluas 74.324 meter persegi,” ungkapnya.

Langkah percepatan pembebasan lahan ini juga sejalan dengan progres di tingkat pusat. Saat ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan tengah menyusun Rencana Induk Pelabuhan (RIP) serta Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Dorak sebagai dasar pembangunan ke depan.

Fahri menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan laut resmi sangat penting bagi Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan yang hingga kini, meski telah berusia 17 tahun sebagai daerah otonom, belum memiliki pelabuhan laut yang representatif.

“Pelabuhan Dorak ini sangat strategis. Kami berharap dengan selesainya pembebasan lahan, pelabuhan ini bisa kembali bergerak dan menjadi simpul penting transportasi laut sekaligus penggerak ekonomi pesisir Meranti,” tuturnya.

Ia menegaskan, pembebasan lahan menjadi titik penentu kebangkitan proyek tersebut.

“Pembebasan lahan ini penentu. Kalau ini selesai, Dorak bisa hidup kembali,” tutup. (Red)

Selasa, 13 Januari 2026

Bupati Meranti Lantik Kepala Sekolah Definitif di Seluruh Kecamatan


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Sekolah definitif di seluruh kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Kuning, Selasa (13/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu membawa perubahan positif dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Asmar.
Menurutnya, jabatan Kepala Sekolah merupakan posisi strategis yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan masa depan generasi muda Kepulauan Meranti.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan tertanggal 25 September 2025 tentang Himbauan Penyelesaian Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah. Dalam surat tersebut, daerah yang masih menugaskan guru sebagai Plt Kepala Sekolah diimbau untuk segera mengangkat Kepala Sekolah definitif dari guru yang memenuhi persyaratan sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, paling lambat 31 Desember 2025.

Bupati Asmar menjelaskan, pelantikan baru dapat dilaksanakan saat ini karena adanya sejumlah kendala teknis. Ia memaparkan, jumlah Plt Kepala Sekolah di Kepulauan Meranti saat ini sebanyak 30 sekolah. Dari jumlah tersebut, 22 orang diusulkan melalui sistem SIMKSPSTK, dengan 18 orang mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Sementara itu, empat orang Plt Kepala Sekolah tidak terakomodir dalam SIMKSPSTK, karena dua orang dinyatakan pernah mengundurkan diri sebagai Kepala Sekolah dan dua orang lainnya pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah definitif. Sedangkan delapan orang Plt Kepala Sekolah belum dapat diusulkan karena masih menyelesaikan Program Revitalisasi,” jelas Asmar.

Ia juga berpesan kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik agar senantiasa bersemangat, bekerja keras, serta menjunjung tinggi komitmen dalam meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, loyalitas, dan integritas.

Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama Bupati Kepulauan Meranti dan seluruh Kepala Sekolah yang dilantik. (Red)

Bupati Meranti Minta Layanan Paspor Dipermudah, Imigrasi Siap Bangun Pos Pelayanan


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima silaturahmi dan kunjungan kerja Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (13/1/2026). Kunjungan tersebut membahas peningkatan pelayanan keimigrasian, khususnya pengurusan paspor elektronik bagi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar menyambut baik kehadiran pihak Imigrasi Selatpanjang dan menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, mudah, serta berpihak kepada masyarakat Meranti.

Ia menilai, kemudahan pengurusan administrasi keimigrasian sangat dibutuhkan, mengingat banyak masyarakat Kepulauan Meranti yang bekerja di luar daerah bahkan ke luar negeri demi meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

“Apa lagi masyarakat kita banyak bekerja di luar daerah. Saya berharap pengurusan administrasi, khususnya paspor, dapat dipermudah,” ujar H. Asmar.

Bupati Asmar juga berharap terjalin kolaborasi yang kuat antara Kantor Imigrasi Selatpanjang dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memberikan pelayanan publik sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.


“Kalau kita bekerja sesuai tupoksi masing-masing dan saling berkolaborasi, pasti hasilnya akan baik. Prinsip ini harus kita terapkan di mana pun berada,” katanya.

Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap pihak yang memiliki niat membangun daerah. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan sinergi.

“Saya membuka lebar siapa pun yang datang dengan niat membangun Meranti. Kita harus bersama-sama menyatukan pola pikir dan ide-ide cemerlang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Dendi Surya Agung Nugraha, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan Bupati Kepulauan Meranti.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Meranti yang telah menerima kami dengan baik. Semoga silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Dendi.

Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terhadap kinerja Imigrasi Selatpanjang dalam memberikan pelayanan keimigrasian, khususnya paspor elektronik di wilayah Kepulauan Meranti.

Dalam kesempatan tersebut, Dendi mengungkapkan rencana pihaknya untuk membangun pos layanan pembuatan paspor di wilayah Tanjung Samak guna mempermudah masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung rencana ini agar pelayanan keimigrasian semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat,” katanya.

Silaturahmi tersebut turut dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, di antaranya Zadi LalintasKim, Pison selaku Kabag Imigrasi, unsur Intelijen Imigrasi, serta Kasubsi Tikim.
Pertemuan itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kantor Imigrasi Selatpanjang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kemajuan daerah. (Red)

Kepulauan Meranti Jalin Kerjasama Strategis Bidang SDM dan Ekonomi Daerah


MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Minggu (11/1/2026). MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dan Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M.

Penandatanganan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Pramuka, dan menjadi langkah awal penguatan sinergi antar daerah di Provinsi Riau, khususnya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Sudandri, S.H., jajaran Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Pekanbaru, Kepala Bagian Hukum Kabupaten Kepulauan Meranti, serta sejumlah pejabat terkait dari kedua daerah.

Sekda Kepulauan Meranti Sudandri, S.H. mengatakan, penandatanganan MoU tersebut merupakan momentum yang tepat di sela kunjungan kerja Wali Kota Pekanbaru ke Kepulauan Meranti.

“Kehadiran Pak Wali Kota kami manfaatkan untuk menjalin kerja sama resmi. Kota Pekanbaru merupakan daerah terdepan di Riau, sehingga banyak hal yang dapat disinergikan, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur dan pembangunan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru guna mendorong percepatan pembangunan daerah.


“Kami yakin banyak pengalaman dan hal positif yang bisa dipelajari dari Kota Pekanbaru. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus bekerja sama untuk kebaikan dan kemajuan bersama,” kata Bupati Asmar.

Di sisi lain, Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia juga mengaku terkesan dengan perkembangan daerah tersebut.

“Meranti sekarang terlihat semakin bersih, tertata, dan nyaman. Pelabuhannya bagus, tata kotanya rapi, dan ini menunjukkan kemajuan yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru siap mendukung pengembangan UMKM Kepulauan Meranti, khususnya dalam hal pemasaran produk unggulan daerah.

“Produk Meranti seperti sagu, kopi, beras, hasil laut, hingga olahan UMKM memiliki potensi besar. Kami sangat terbuka untuk kerja sama, termasuk membuka peluang investasi dan pemasaran produk ke pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pemerintah Kota Pekanbaru sepakat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Red)

Sabtu, 10 Januari 2026

Proyek Wisata Mangrove Desa Penebal Disorot, Dugaan Konspirasi Bendahara Desa dan Pelaksana Mencuat


BENGKALIS - Proyek pembangunan desa di kawasan Wisata Mangrove Jembatan Pelangi, Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, kini menjadi sorotan tajam publik. Pembangunan toilet dua pintu dan area parkir yang menggunakan anggaran desa itu dinilai amburadul dan belum layak, namun ironisnya diklaim telah mencapai progres tinggi.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi pekerjaan yang jauh dari standar. Toilet belum siap digunakan, area parkir tidak tertata, dan kualitas pekerjaan dipertanyakan. Fakta ini berbanding terbalik dengan pernyataan pihak desa yang menyebutkan pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen.

Pernyataan tersebut justru memicu kecurigaan. Pasalnya, kondisi fisik proyek dinilai belum mencerminkan capaian progres sebagaimana yang disampaikan. Warga dan aktivis LSM menilai informasi tersebut menyesatkan dan diduga kuat hanya dijadikan tameng untuk menutupi lemahnya pelaksanaan kegiatan.

Lebih parah lagi, bendahara desa disebut menyatakan bahwa sisa anggaran proyek telah dikembalikan ke kas daerah. Namun berdasarkan informasi yang berkembang, dana proyek tersebut diduga telah dicairkan 100 persen. Ketidaksinkronan antara pencairan anggaran dan realisasi fisik ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan keuangan.

Dugaan konspirasi antara bendahara desa dan pelaksana kegiatan pun mencuat ke permukaan. Proyek yang seharusnya menjadi fasilitas pendukung wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa, justru disinyalir dijadikan ladang untuk mencari keuntungan pribadi.

Padahal, bendahara desa memiliki peran strategis dan vital dalam pengelolaan keuangan desa. Ia bertanggung jawab penuh atas penatausahaan, administrasi, penyusunan Rencana Anggaran Kas (RAK), serta pertanggungjawaban seluruh transaksi APBDesa sesuai dengan peraturan perundang-undangan.


Kekecewaan mendalam juga disampaikan warga Desa Penebal. Mereka menilai hasil pembangunan sangat memprihatinkan dan mencoreng nama desa wisata. Warga merasa dirugikan karena dana publik yang seharusnya dinikmati masyarakat justru tidak memberikan manfaat maksimal.

Selain itu, lemahnya fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut menjadi sorotan. BPD dinilai gagal menjalankan peran kontrol terhadap jalannya pembangunan desa, sehingga membuka celah terjadinya dugaan penyimpangan.

Sejumlah LSM dan elemen masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan. Mereka meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kabupaten Bengkalis. Masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas agar praktik serupa tidak kembali terjadi dan kepercayaan publik dapat dipulihkan.

Liputan : Syopian

Bupati Kepulauan Meranti Buka Turnamen Bola Voli Terpedo 2026


MERANTI - AKBP (Purn) H. Asmar diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Syaiful Bahri, S.T, membuka Turnamen Bola Voli Terpedo Tahun 2026, Sabtu 10 Januari 2026. 

Hadir juga pada pembukaan turnamen itu, Dansat POM Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol POM Hendra Suharta, Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, Plt Kadis Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Eko Priyono, Camat Tebing Tinggi, Juwita Ratna Sari, Dirut BUMDESMA Bersabar Mandiri Kecamatan Tebingtinggi, Susanto Sudarmo, Lurah Selatpanjang Selatan, Sri Suryani Dewi dan unsur lainnya. 

Dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Porapar, Bupati Kepulauan Meranti menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan turnamen bola voli yang disponsori oleh Komandan Satuan POM Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol POM Hendra Suharta, putra kelahiran Kota Selatpanjang.

"Turnamen bola voli ini dapat menjadi momen peningkatan sportifitas di kalangan generasi muda, khususnya di bidang olahraga," ujar Kadis Porapar, Syaiful Bahri. 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, lanjutnya, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, khususnya kepada Komandan Satuan POM Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol POM Hendra Suharta, yang merupakan putra kelahiran Kota Selatpanjang, yang peduli terhadap bidang olahraga bola voli dengan mensponsori turnamen ini.

"Jadikanlah turnamen ini sebagai ajang menjaring atlet atlet terbaik untuk kedepannya mengharumkan nama daerah Kabupaten Kepulauan Meranti hingga ke tingkat nasional dan internasional," ungkapnya. 

Sebelumnya, Ketua Panitia Turnamen Bola Voli Terpedo 2025, Desnatarisman, mengungkapkan turnamen ini terlaksana berkat dukungan putra asli Selatpanjang yang kini menjabat Komandan Satuan POM Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol POM Hendra Suharta.


"Turnamen ini juga dalam rangka membangkitkan kembali semangat olahraga bola voli lapangan Terpedo yang sudah cukup terkenal sejak dulunya, dan mengenang para tokoh pendahulu yang telah mendirikan klub Terpedo," kata Desnatarisman. 

Dijelaskannya, turnamen Bola Voli Terpedo Tahun 2026 ini diikuti oleh 20 tim putra dan 20 tim putri di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Hadiah yang disediakan cukup fantastis, dimana Juara satu akan mendapat hadiah 10 juta rupiah," ungkapnya. 

Usai seremoni pembukaan yang menampilkan tari persembahan dari Sanggar Pusaka Budaya LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti binaan Ade Irawan, kemudian dilanjutkan pertandingan eksebisi antara Tim Voli Jaguar POM Lanud Roesmin Nurjadin melawan Tim Voli Polres Kepulauan Meranti. 

Pada pertandingan eksebisi itu, Tim Voli Polres Kepulauan Meranti menang pada set pertama dan kedua, kemudian kalah dari Tim Voli Jaguar POM Lanud Roesmin Nurjadin di set ketiga, dan pertandingan diakhiri dengan kemenangan Tim Voli Polres Kepulauan Meranti di set keempat. (Ade Putra)

Jumat, 09 Januari 2026

Bupati Asmar Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tegaskan Kerukunan sebagai Energi Pembangunan


MERANTI - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (8/1/2026). 

Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi sebagai energi kebangsaan yang produktif untuk mendorong kemajuan bangsa. 

“Kerukunan adalah sinergi yang mampu merajut perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial menjadi kekuatan kolaboratif bagi pembangunan nasional,” ujar Asmar.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran Kementerian Agama sejak awal berdirinya Republik Indonesia merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Menurutnya, Republik Indonesia dibangun atas sinergi seluruh elemen bangsa, bukan oleh satu golongan tertentu. 

Bupati Asmar menilai para pendiri Kementerian Agama telah meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berperan aktif dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, adil, rukun, dan sejahtera. Delapan dekade perjalanan Kementerian Agama menjadi bukti perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. 

“Peran Kementerian Agama saat ini semakin luas dan krusial, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, perawatan kerukunan umat, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi atas persoalan bangsa,” jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar juga mengapresiasi berbagai capaian Kementerian Agama sepanjang tahun 2025 melalui program Kemenag Berdampak. Transformasi digital yang dilakukan dinilai berhasil menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat kepada masyarakat. 

Selain itu, penguatan ekonomi umat melalui pesantren serta optimalisasi dana sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, kolekte, dana punia, dana paramita, dan dana kebajikan dinilai turut mendorong kemandirian lembaga keagamaan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Di bidang pendidikan, Asmar menilai kualitas madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan terus mengalami peningkatan signifikan dan mampu bersaing dengan institusi pendidikan lainnya. 


Ia juga menyoroti keberhasilan program Desa Sadar Kerukunan yang dinilai mampu memindahkan wacana kerukunan dari ruang diskusi ke praktik nyata di tengah masyarakat.

Menghadapi tantangan global, termasuk era VUCA dan perkembangan Artificial Intelligence (AI), Bupati Asmar menekankan pentingnya peran Kementerian Agama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan mencerahkan. 

“Algoritma masa depan tidak boleh hampa dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. AI harus menjadi alat pemersatu, bukan pemicu perpecahan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus bertransformasi menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, dan responsif dalam melayani umat dengan empati serta integritas. 

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama di Kepulauan Meranti ditutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan dan harapan agar Kementerian Agama ke depan semakin baik dalam menjalankan pengabdian bagi umat, bangsa, dan negara. 

“Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama. Teruslah menjadi cahaya pencerah bagi Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat,” pungkas Bupati Asmar.(Ade Putra)

Bupati Kepulauan Meranti Sambut Silaturahmi Sat Intelkam di HUT ke 80 Intelijen Polri


MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, sambut silaturahmi dan anjangsana jajaran Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Kepulauan Meranti dalam rangka Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke 80, Senin (5/1).

Silaturahmi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri yang diperingati setiap 2 Januari.

Di kegiatan itu, jajaran Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti menyerahkan cenderamata sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada tokoh senior intelijen yang telah berkontribusi dalam perjalanan fungsi intelijen Polri.

Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyebut silaturahmi sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi serta soliditas antar generasi intelijen.

Menurut H Asmar, fungsi intelijen memiliki peran strategis sebagai “mata dan telinga” pimpinan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Lantaran itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan soliditas dalam menjalankan tugas.

“Saya juga pernah bertugas di fungsi intelijen. Jalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing, jaga soliditas, dan terus kembangkan fungsi intelijen, termasuk intelijen dasar, untuk mendukung tugas kepolisian dan pemerintahan,” ujar H Asmar.

Sementara, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dan anjangsana ini bertujuan untuk menjalin kedekatan emosional sekaligus meminta masukan dan arahan dari para senior intelijen.

“Kami berharap melalui silaturahmi ini mendapat motivasi serta pengalaman berharga dari para senior agar personel intelijen semakin profesional dalam menjalankan tugas,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Kepulauan Meranti menyampaikan terima kasih atas silaturahmi yang terjalin dan mendoakan agar fungsi intelijen Polri semakin kuat dan profesional di usia ke 80 tahun 2025. (Ade Putra)

Kamis, 08 Januari 2026

Bupati Kepulauan Meranti Sambut Kunjungan Kerja Danrem 031 Wira Bima Dengan Prosesi Adat Melayu


MERANTI - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar, sambut kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima di Pelabuhan Tanjung Harapan, Senin (5/1).

Penyambutan berlangsung khidmat dengan nuansa adat Melayu sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.

Turut hadir di kegiatan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., Kapolres Kepulauan Meranti? AKBP Aldi Lafa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0303 Bengkalis, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Ketua DPR LAMR Kepulauan Meranti, Pabung 0304/Bengkalis, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti.

Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan bunga oleh Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar kepada Danrem 031 Wira Bima. Selanjutnya, perwakilan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti memasangkan tanjak sebagai simbol kehormatan adat. Penyambutan semakin semarak dengan iringan musik kompang dan atraksi pencak silat khas Melayu.


Usai prosesi penyambutan, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi Koperasi Desa Merah Putih di Kelurahan Tanjung Harapan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya” yang digagas Kodim 0303 Bengkalis sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa di Provinsi Riau.

Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan kerja Danrem 031 Wira Bima ke Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kami ucapkan terima kasih dan rasa hormat atas kehadiran Danrem di Kabupaten Kepulauan Meranti. Semoga merasa nyaman selama berada di daerah kami. Kami juga mohon maaf apabila dalam penyambutan dan pelayanan terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di wilayah Kepulauan Meranti. (Ade Putra)

Selasa, 06 Januari 2026

Pelabuhan Desa Bandul Sudah Bisa Berfungsi Kembali


MERANTI - Pelabuhan dan jembatan akses masyarakat desa bandul kecamatan tasik putri puyu kabupaten Kepulauan Meranti selama bertahun-tahun yang rusak berat kini sudah kembali di perbaiki (rehap) oleh pemerintah daerah melalui dinas perhubungan masyarakat desa bandul sudah bisa mengunakan pelabuhan dan jembatan tersebut.

Beberapa waktu yang lalu bupati H. Asmar Meranti mendapatkan laporan kondisi jembatan dan pelabuhan desa bandul rusak berat dalam kesempatan bupati Meranti H.Asmar bersama beberapa OPD terkait melihat langsung kondisi pelabuhan dan jembatan tersebut memang harus si perbaiki karena jembatan tersebut salah satu akses masyarakat desa bandul untuk kebutuhan baik dari pelabuhan penumpang bongkar muat serta akses untuk orang sakit yang di rujukan baik ke Meranti serta ke pekan baru.

Saat di temui media ini bupati Meranti H. Asmar menyampaikan terkait jembatan dan pelabuhan desa bandul tersebut sudah di perbaiki dan kondisi saat ini sudah bisa di manfaatkan kembali oleh masyarakat untuk aktivitas baik penumpang serta angkutan rujukan orang sakit serta bongkar muat di pelabuhan tersebut jelas asmar kepada media ini.

"Dalam kesempatan ini juga saya sampaikan ada beberapa akses pelabuhan dan jembatan yang rusak yang kita kunjungi belum terealisi kita berharap bersabar itu sudah kita prioritaskan ke dinas terkait untuk segera di perbaiki tuturnya"

Demikian juga saat di wawancarai media ini salah seorang masyarakat desa bandul   Mas Anto di pelabuhan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Meranti sudah mendengar aspirasi masyarakat kami desa bandul ini dengan memperbaiki pelabuhan dan jembatan ini sebagai akses masyarakat baik itu buruh penumpang dan juga kebutuhan orang sakit tentunya jelas mas Anto kepada media ini.

Kembali media ini menjumpai orang nomor satu di desa bandul (kades) kepala desa H. Karyawan menjelaskan pertama sekali mengucapkan ribuan Terima kasih kepada bupati dan wakil bupati serta dinas perhubungan Meranti sudah memperbaiki pelabuhan dan jembatan desa bandul kami karena  jembatan dan pelabuhan ini akses segala prioritas masyarakat desa kami baik itu pelabuhan untuk penumpang buruh bongkar muat serta akses pasien yang akan di rujuk ke kabupaten serta provinsi tentunya turur H.Karyawan atau yang akrab di sapa H. Wawan  kepada  media ini. (Ade Putra)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi