TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Kamis, 02 Juli 2026

Ketua GP Ansor Meranti Raih Penghargaan Polri, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Pangan


Kepulauan Meranti – Ketua GP Ansor Kabupaten Kepulauan Meranti, Muttaqin, menerima penghargaan sebagai Penggerak Sabuk Kamtibmas Polri dan Ketahanan Pangan Polri di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dari Kepolisian Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran aktif GP Ansor dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat program ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Meranti melalui sinergi bersama Kepolisian dan berbagai elemen masyarakat.

Menanggapi penghargaan tersebut, Muttaqin menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kader GP Ansor untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

"GP Ansor berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di sisi lain, kami juga siap mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kader GP Ansor akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, penguatan persatuan, pencegahan konflik, serta pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, dan usaha produktif yang mendukung ketahanan pangan daerah.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan organisasi kepemudaan mampu memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, serta masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ke depan, GP Ansor Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung program-program ketahanan pangan demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti

Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Kepulauan Meranti di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, Ketua DPRD atau perwakilan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta para kepala OPD, camat, dan tamu undangan lainnya.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH membacakan amanat Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Dalam amanat tersebut, Presiden menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Polri sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Presiden menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80, "80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat", mencerminkan komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, melayani, serta menegakkan hukum secara profesional.

Menurut Presiden, tantangan Polri ke depan semakin kompleks seiring berkembangnya dinamika kejahatan dan tuntutan reformasi birokrasi. Karena itu, seluruh jajaran Polri diminta memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya hasil kerja Polri, tetapi buah sinergi seluruh elemen bangsa.


"Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum yang profesional, humanis, transparan, dan berkeadilan. Keberhasilan menjaga situasi kamtibmas merupakan hasil kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Kapolres juga mengumumkan bahwa sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti akan menerima kenaikan pangkat pada 3 Juli 2026. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, dan pengabdian personel.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang ditandai pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan pengabdian Polri selama delapan dekade. Tumpeng diserahkan kepada personel Polri tertua dan termuda sebagai bentuk penghormatan terhadap regenerasi dan pengabdian institusi.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Kepulauan Meranti.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Semoga Polri semakin profesional, modern, humanis, serta semakin dicintai masyarakat dalam mengemban amanah menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum," kata Asmar.

Ia menilai tema Hari Bhayangkara tahun ini menjadi pengingat bahwa Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan memberikan rasa aman serta pelayanan yang tulus.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polres Kepulauan Meranti dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, mendukung pelaksanaan pembangunan, serta membangun sinergi yang erat bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan dan keamanan hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang solid antarlembaga dan partisipasi aktif masyarakat.

"Saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus mendukung tugas-tugas Polri dengan menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Kepulauan Meranti. Semoga sinergi yang telah terjalin selama ini terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan Kepulauan Meranti yang aman, maju, sejahtera, dan berdaya saing," tutup Asmar.

Peringati Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi


SELATPANJANG – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Selasa (30/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Esti Aldi Alfa, jajaran Pejabat Utama Polres, pengurus Bhayangkari, personel Polres, serta perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya Imigrasi Selatpanjang, TNI AL Pos Selatpanjang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Meranti, KSOP Kelas IV Selatpanjang, dan unsur pengamanan perbankan.

Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

"Kegiatan donor darah ini bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian Polri melalui aksi kemanusiaan. Setetes darah yang didonorkan hari ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi wujud kepedulian serta semangat kebersamaan dalam membantu sesama," ujar Kapolres.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik.

"Terima kasih kepada seluruh peserta dan instansi yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang terbangun menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Semoga kolaborasi ini terus terjaga dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Kepulauan Meranti," tambahnya.

Pelaksanaan donor darah diawali dengan proses registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb), kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah oleh tim tenaga kesehatan sesuai standar medis.

Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Kehadiran personel Polri bersama unsur TNI, instansi pemerintah, lembaga vertikal, dan mitra kerja menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan bakti kesehatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta menjadi salah satu bentuk implementasi tema pengabdian Polri kepada masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.(Humas Polres Meranti).

Selasa, 30 Juni 2026

Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti


PELALAWAN – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menandatangani Perjanjian Kerja Sama Program Penghargaan Desa Bebas Api bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Ruang Batam, Hotel Unigraha, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Pulau Padang yang memiliki karakteristik lahan gambut dan sangat rentan terhadap kebakaran.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, SH mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, Manajer PT RAPP Wan Mohammad Jakh Anza, Kepala UPT KPH Tebing Tinggi Indra Rosadi, S.Pd.I., M.Si., jajaran Forkopimda, para Asisten, pimpinan OPD, kepala bagian, serta kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa persoalan karhutla merupakan tantangan yang terus berulang dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.

"Wilayah Kepulauan Meranti, khususnya Pulau Padang, memiliki karakteristik lahan gambut yang sangat rentan. Kecerobohan kecil maupun ego sektoral dalam pengelolaan lahan dapat menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan, ekonomi, hingga kesehatan masyarakat," ujarnya.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi kepada PT RAPP yang secara konsisten menjalankan Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Menurut Asmar, penghargaan Desa Bebas Api bukan sekadar perlombaan untuk memperoleh insentif, melainkan menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.

"Program ini mendorong lahirnya budaya peduli lingkungan, budaya gotong royong, serta budaya membuka lahan tanpa membakar. Mencegah jauh lebih murah, lebih mudah, dan lebih mulia daripada memadamkan," tegasnya.

Melalui kerja sama tersebut, Bupati Asmar meminta seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat Pulau Padang untuk mengoptimalkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA), terus melakukan edukasi kepada warga, serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tim pemadam kebakaran perusahaan.

Ia juga berharap apabila desa berhasil mempertahankan status zero fire dan memperoleh penghargaan, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur maupun fasilitas publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

"Menjaga kelestarian Pulau Padang adalah investasi bagi masa depan anak cucu kita. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus berjalan bersama. Sinergi tiga pilar inilah yang menjadi kunci keberhasilan mewujudkan Kepulauan Meranti bebas asap," katanya.

Sementara itu, Manajer PT RAPP Wan Mohammad Jakh Anza menjelaskan Program Desa Bebas Api telah dijalankan perusahaan sejak tahun 2015 dan terus berkembang hingga saat ini.


Di Pulau Padang sendiri terdapat 11 desa yang menjadi perhatian, sementara pada tahap kerja sama kali ini melibatkan dua desa, yakni Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar.

Ia menjelaskan, penentuan desa peserta dilakukan melalui pendekatan landscape dan analisis tingkat risiko kebakaran (fire risk), sehingga tidak semata-mata berdasarkan kedekatan dengan wilayah operasional perusahaan.

"Program ini tidak mungkin berhasil jika hanya dijalankan perusahaan. Dibutuhkan pendekatan yang holistik melalui kolaborasi pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat," ujarnya.

Wan Mohammad Jakh Anza mengatakan, selama musim kemarau berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan, desa yang mampu mempertahankan kondisi tanpa kebakaran akan memperoleh penghargaan berupa program pembangunan senilai Rp100 juta.

Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan diwujudkan dalam program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan berada di luar anggaran Community Development (CD) perusahaan.

Selain itu, PT RAPP juga menjalankan berbagai program pendukung seperti sosialisasi bahaya kebakaran, peningkatan kesadaran masyarakat, pembentukan crew leader dari warga setempat sebagai penghubung antara masyarakat dan perusahaan, hingga bantuan pembukaan lahan tanpa bakar melalui metode mekanis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Menurutnya, Program Desa Bebas Api telah menjadi salah satu model pencegahan karhutla yang mendapat perhatian nasional. Bahkan, konsep tersebut pernah dijadikan studi oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam pengembangan kebijakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PT RAPP berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga mampu menjaga Pulau Padang tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta mewujudkan Kepulauan Meranti yang bebas asap.

Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


PELALAWAN – Kapolres Kepulauan Meranti yang diwakili Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Desa Bebas Api antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dilaksanakan di Hotel Unigraha, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, PT RAPP, dan pemerintah desa dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Program Desa Bebas Api.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Danramil 06 Merbau Kapten Arh Efri Hardin Nasution, S.Sos., Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., para camat, KPH Selatpanjang, manajemen PT RAPP, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Bupati Kepulauan Meranti, dilanjutkan sambutan dari perwakilan manajemen PT RAPP, Wan Muhammad Jakh Anza.


Dalam sambutannya, PT RAPP menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pencegahan karhutla melalui Program Desa Bebas Api yang mengedepankan pengelolaan lahan tanpa bakar sesuai ketentuan yang berlaku. Program tersebut dijalankan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan melalui kegiatan sosialisasi, patroli terpadu, pemantauan hotspot, pembangunan sarana pendukung, hingga pemberian insentif kepada desa yang berhasil menjaga wilayahnya bebas dari kebakaran.

Sebagai bentuk apresiasi, desa peserta yang berhasil mempertahankan wilayahnya bebas dari kebakaran lahan memperoleh penghargaan berupa bantuan senilai Rp100 juta untuk mendukung pembangunan desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api antara PT RAPP dengan Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Kapolres Kepulauan Meranti melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh upaya kolaboratif dalam pencegahan karhutla melalui penguatan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

"Dengan adanya kerja sama ini diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir. Polri akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya.

Senin, 29 Juni 2026

Bupati Asmar dan Wabup Muzammil Hadiri Pelepasan Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing


KUANSING – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama Wakil Bupati Muzamil Baharudin menghadiri pelepasan Pawai Ta'aruf dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/6/2026) pagi.

Pawai Ta'aruf secara resmi dilepas oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., didampingi Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto. Turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, dan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.

Ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau ambil bagian dalam pawai tersebut, termasuk Kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti yang tampil penuh semangat dan kekompakan.


Kontingen Kepulauan Meranti yang mengikuti Pawai Ta'aruf berjumlah 112 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, dan pendamping. Rombongan juga diperkuat oleh jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Dalam sambutannya, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyampaikan rasa hormat dan bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik serta menyambut seluruh tamu dengan penuh rasa kekeluargaan dan keramahan masyarakat Kuantan Singingi," ujarnya.

Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengapresiasi semangat para peserta serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.


"MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai Islam dan membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat. Kami bangga bisa ikut berpartisipasi dan berharap Kepulauan Meranti dapat meraih hasil terbaik," kata H. Asmar.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Muzamil Baharudin berharap MTQ menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antardaerah.

"Kami mendukung penuh pelaksanaan MTQ ke-44 ini dan mendoakan semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sukses, dan penuh berkah," ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti Misyanto, Sekretaris Daerah Sudandri Jauzah, staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat, serta masyarakat yang ikut memeriahkan Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau.

Sabtu, 27 Juni 2026

Bentengi Pesisir dari Abrasi, Bhabinkamtibmas Desa Bungur Bersama Warga Tanam Mangrove Sambut HUT Bhayangkara ke-80


MERANTI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Bhabinkamtibmas Desa Bungur, AIPDA Nanda, bersama Pemerintah Desa Bungur, masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Pulau Setahun, Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir yang rentan terhadap abrasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pantai melalui penanaman mangrove.

AIPDA Nanda mengatakan, penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menghijaukan kawasan pesisir, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memperkuat perlindungan garis pantai dari ancaman abrasi.


"Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi habitat berbagai biota pesisir," ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau sebagai bagian dari penguatan kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan.

Selain melakukan penanaman bibit mangrove, peserta juga mengikuti sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat hutan mangrove bagi kehidupan masyarakat pesisir. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat dan mahasiswa diajak untuk bersama-sama menjaga serta merawat pohon mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.


Pemerintah Desa Bungur menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara Polri, masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Riau dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian alam terus tumbuh, sehingga kawasan pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti tetap terjaga dari ancaman abrasi dan mampu memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat setempat.

Tiba di Kuansing, Bupati Asmar Tinjau Kesiapan Stan Bazar MTQ Kafilah Meranti


Bupati Asmar Tinjau Kesiapan Stan Bazar MTQ Kafilah Meranti– Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar meninjau langsung kesiapan Stan Bazar Kafilah MTQ Meranti dalam rangka keikutsertaan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, di Astaka Utama Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Setiba di Teluk Kuantan, Bupati Asmar langsung ke lokasi stan bazar Pemkab Meranti untuk memastikan seluruh persiapan teknis stan bazar berjalan dengan optimal, baik dekorasi, fasilitas maupun produk unggulan Meranti.

“Kita ingin memastikan semua persiapan dan teknis berjalan optimal. Saat ini saya perintahkan Kadis Perindag untuk mengejar seluruh persiapan teknis stan bazar. Insyaallah malam ini siap 100 persen,” ujarnya.

Selain itu, Asmar juga menyampaikan beragam produk unggulan daerah, seperti makanan olahan berbahan dasar sagu, kopi, kelapa, serta berbagai kerajinan tangan khas Meranti, akan ditampilkan di Stan Meranti.

“Kita memiliki berbagai produk asli daerah yang luar biasa untuk ditampil ditampilkan di stan bazar Meranti,” jelas Bupati Asmar.

Selanjutnya Asmar juga berharap, perhelatan MTQ tingkat provinsi juga dapat menjadi wadah promosi hasil UMKM kabupaten/kota se-Provinsi Riau.Turut mendampingi Bupati Asmar, para Asisten, staf ahli, pimpinan OPD dan para Kepala Bagian Setdakab Meranti. (Tarmizi)

Pemkab Meranti Hadiri Malam Ta'aruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke-XLIV Provinsi Riau


MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri Malam Ta'aruf dan Pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang berlangsung di Aula SMA Pintar Teluk Kuantan, Jumat (26/6/2026) malam. 

Bupati Kepulauan Meranti diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab, T. Arifin. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian pelaksanaan MTQ XLIV Provinsi Riau yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi. 

Turut hadir dalam acara itu istri Menteri Agama Republik Indonesia Helmi Halimatul Udhmah, Asisten I Setda Provinsi Riau Zulkifli Syukur yang mewakili Plt Gubernur Riau, Asisten II Setda Provinsi Riau Drs. H. Helmi D, M.Pd, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, para kepala daerah atau perwakilannya se-Provinsi Riau, serta seluruh kafilah peserta MTQ. 

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyampaikan bahwa dewan hakim yang dilantik telah melalui proses seleksi secara terbuka dan profesional dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya MUI, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan Islam, Baznas, MDI, Ikatan Imam Masjid Indonesia, serta perwakilan kabupaten/kota se-Riau. 

"Dewan hakim yang ditetapkan merupakan hasil seleksi yang dilakukan secara terbuka dan profesional. Karena itu kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga independensi, serta memberikan penilaian yang objektif demi melahirkan peserta terbaik yang layak mewakili Riau," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, menegaskan bahwa orientasi dan pembekalan dewan hakim merupakan tahapan penting yang menentukan kualitas penyelenggaraan MTQ. 

"Kepercayaan yang diberikan kepada para dewan hakim adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Jadilah hakim yang tidak hanya memahami aturan penilaian, tetapi juga mampu menjaga kejujuran dan keadilan. Nilai yang diberikan akan menentukan lahirnya peserta terbaik yang akan membawa nama baik Riau di tingkat nasional," katanya. 

Usai mengikuti kegiatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, T. Arifin, mengatakan pelantikan dewan hakim menjadi fondasi penting bagi terselenggaranya MTQ yang berkualitas dan berintegritas. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan. Dengan penilaian yang jujur, MTQ akan melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kafilah Kepulauan Meranti yang telah dipersiapkan untuk mengikuti seluruh cabang perlombaan. 

"Kami berharap seluruh peserta dari Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, serta menjadikan MTQ ini sebagai ajang memperkuat syiar Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah antar daerah di Provinsi Riau," tutupnya. 

MTQ XLIV kali ini diikuti oleh 12 kafilah dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau dengan total personel mencapai 816 orang. Berdasarkan ketetapan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Riau, angka ini terdiri atas 808 peserta inti dan 8 peserta cadangan. (Tarmizi)

Jumat, 26 Juni 2026

Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Berikan Santunan Anak Yatim kepada Masyarakat Desa Seuneubok Bayu dan Desa Jambo Lubok


Aceh Timur – Sebagai bentuk kepedulian sosial,Menguatkan Ukhuwah ,meraih keberkahan dan indahnya berbagi di bulan Muharram dan komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, Manager  PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama menyerahkan santunan Anak Yatim kepada masyarakat Desa Seuneubok Bayu dan Desa Jambo Lubok, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan penyerahan santunan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta  manager  PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama,dan perwakilan perusahaan, Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan warga sekitar.

Agoung Gedhe Pratama Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara  dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang secara rutin dilakukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Agoung Gedhe Pratama manager 
"PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Melalui santunan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat serta memperkuat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin dengan baik," ujarnya.

Keuchik Desa Seuneubok Bayu dan Keuchik Desa Jambo Lubok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat desa. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi wujud nyata sinergi antara perusahaan dengan lingkungan sekitar.

Masyarakat penerima santunan juga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap hubungan yang harmonis antara perusahaan dan warga dapat terus terjaga di masa mendatang.

Melalui kegiatan sosial ini, PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan, sejalan dengan prinsip perusahaan yang mengedepankan keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. (***)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi