TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Jumat, 10 Juli 2026

Bupati Asmar Percepat Persiapan Lahan Gudang Bulog di Dorak, Targetkan Pembangunan Segera Dimulai


Meranti – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin rapat tindak lanjut kesiapan lahan untuk pembangunan gudang Bulog di kawasan Dorak, Selatpanjang, yang digelar di Ruang Rapat Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (9/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Ekonomi, Kepala Bidang Aset BPKAD, Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimtan, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam rapat, Bupati Asmar menegaskan bahwa seluruh tahapan administrasi dan legalitas lahan harus segera diselesaikan agar rencana pembangunan gudang Bulog tidak mengalami keterlambatan.

Ia meminta Bagian Hukum segera menuntaskan persoalan administrasi pertanahan yang masih menjadi kendala. Selain itu, surat-menyurat yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembangunan diminta segera dipersiapkan dan disampaikan kepada pihak terkait.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan koordinasi dengan PT Sucofindo serta pihak Perum Bulog guna mempercepat proses pembangunan. Dalam waktu dekat, tim survei juga dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan teknis.

Selain pembangunan gudang Bulog, Asmar turut menyoroti percepatan pembangunan Pelabuhan Dorak yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi logistik dan perekonomian daerah.

"Kita kejar juga pembangunan Pelabuhan Dorak agar dapat segera diselesaikan. Infrastruktur ini harus berjalan beriringan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat," ujarnya.


Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah juga akan melakukan audiensi dengan jajaran Direksi Perum Bulog untuk memastikan rencana pembangunan gudang di Kepulauan Meranti tetap berjalan sesuai target.

Asmar menekankan agar seluruh perangkat daerah bekerja maksimal memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang diminta oleh pihak Bulog.

"Jangan sampai pembangunan ini batal. Semua administrasi dan apa yang menjadi permintaan mereka harus segera disiapkan. Kalau kemampuan anggaran memungkinkan dibangun bertahap, kita mulai tahun ini dan dilanjutkan pada 2027. Yang terpenting pembangunan sudah dimulai dan terlihat progresnya," tegasnya.

Ia menambahkan, pola pembangunan bertahap juga akan diterapkan pada proyek Pelabuhan Dorak sehingga pelaksanaan dapat menyesuaikan kondisi kemampuan keuangan daerah tanpa menghambat realisasi program.

Menutup arahannya, Bupati Asmar mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan koordinasi dan bekerja secara serius agar seluruh proyek strategis di Kepulauan Meranti dapat terealisasi sesuai rencana.

"Ayo kita bekerja lebih baik lagi. Lakukan koordinasi dengan semua pihak, jangan sampai ada yang menghambat. Yang terpenting, pembangunan benar-benar dapat kita wujudkan demi kepentingan masyarakat," pungkasnya.

Kamis, 09 Juli 2026

Warga Desa Mayang Sari Sambut Antusias Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi


Warga Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, menyambut gembira peresmian Jembatan Merah Putih Presisi yang telah selesai dibangun melalui kolaborasi Polri dan masyarakat.

Peresmian jembatan yang berada di Jalan Nelayan itu berlangsung meriah. Warga, termasuk para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut, tampak antusias dan bersyukur karena kini memiliki akses yang lebih aman dan layak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga SH mewakili Kapolres AKBP Aldi Alfa Fahroqi SH SIK MH, didampingi Kabag Ops Kompol Wan Mantazaka SH MH, Kapolsek Merbau Iptu Ahmad Pauzi Mananra SPd, beserta personel Polsek Merbau, perwakilan Koramil Merbau, Sekretaris Kecamatan Merbau Idrus SE, Ketua LAMR Kecamatan Merbau Syafruddin SHum, Ketua MUI Kecamatan Merbau Ustaz Hasan, Kepala Desa Mayang Sari Ibrahim, perwakilan PT ITA, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Kepala Desa Mayang Sari, Ibrahim, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri yang telah mewujudkan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan itu menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas masyarakat, nelayan, pelajar, hingga warga yang hendak menyeberang ke pulau lain.

Ia menilai pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus hasil kerja sama yang baik antara aparat dan warga.

Sementara itu, Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Fahroqi SH SIK MH melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan fasilitas umum tersebut.

Ia menjelaskan, jembatan yang sebelumnya berbahan kayu kini telah dibangun dengan konstruksi yang lebih kokoh sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Wakapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar tetap aman dan nyaman digunakan serta terus memberikan manfaat bagi aktivitas warga sehari-hari. (***)


Sumber : riauraya.com

Bupati Asmar Ingatkan Pilkades Jangan Sampai Pecah Belah Masyarakat


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak menjadikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 sebagai pemicu perpecahan. Perbedaan pilihan politik harus disikapi secara dewasa demi menjaga persatuan dan kondusivitas di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan Bupati Asmar saat menghadiri rapat pembentukan Panitia Pemilihan, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (9/7/2026).

Menurut Asmar, Pilkades merupakan salah satu bentuk pelaksanaan demokrasi di tingkat desa. Karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, jujur, adil, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terlaksananya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.

"Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun koordinasi yang baik, menjaga netralitas sesuai ketentuan, dan mengedepankan komunikasi dalam setiap penyelesaian permasalahan. Jangan sampai perbedaan pilihan politik di tingkat desa berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti," tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran Pilkades, Pemkab Kepulauan Meranti membentuk Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan. Menurut Bupati, pembentukan ketiga unsur tersebut menjadi langkah awal yang penting agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

Ia meminta Panitia Pemilihan Kabupaten menjalankan fungsi pembinaan, koordinasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi secara optimal, sehingga setiap persoalan dapat diantisipasi sejak dini.

Kepada Tim Pengawas, Bupati menekankan pentingnya menjalankan pengawasan secara objektif, independen, profesional, dan bertanggung jawab guna mencegah terjadinya pelanggaran administrasi maupun potensi konflik.


Sementara kepada Tim Keamanan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, dan instansi terkait lainnya, Asmar meminta agar pengamanan dilakukan secara terpadu mulai dari tahap persiapan, pencalonan, kampanye, pemungutan suara hingga penetapan kepala desa terpilih.

Menjelang pelaksanaan Pilkades, Bupati kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kita mengharapkan pelaksanaan Pilkades aman-aman semua. Kita satu daerah, satu Kabupaten Kepulauan Meranti. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik dan lancar," ajaknya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta para camat terus melakukan pembinaan kepada pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sesuai kewenangannya agar seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib sesuai jadwal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan kepada kepala desa berprestasi.

"Tadi saya juga menyampaikan, bagi kepala desa yang berprestasi serta tidak memiliki temuan dari BPK maupun Inspektorat, insyaallah apabila kondisi keuangan memungkinkan, pada tahun 2027 akan kita berikan hadiah umrah. Tidak banyak, paling banyak tiga orang," ungkapnya.

Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan perangkat daerah terkait, para camat, dan para kepala bagian Setdakab, serta tamu undangan lainnya.

Anggaran MBG 2027 Turun Jadi Rp174 Triliun, Komisi IX DPR Ingatkan Kualitas dan Keamanan Jangan Dikorbankan


Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, menyoroti rencana penurunan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027. Ia menegaskan bahwa berkurangnya anggaran tidak boleh berdampak pada kualitas makanan maupun keamanan pelaksanaan program yang menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.

"Penurunan anggaran BGN harus dipastikan tidak mengurangi kualitas dan keamanan MBG. Jangan sampai penurunan anggaran mengurangi kualitas dan keamanan MBG. Ini terkait dengan tata kelola yang baik dan pengawasan yang ketat," kata Yahya.

Yahya berharap anggaran untuk komponen utama program tidak mengalami pengurangan, khususnya alokasi Rp10.000 per porsi makanan, biaya operasional sebesar Rp3.000, serta insentif Rp2.000. Menurutnya, skema insentif bagi mitra pelaksana juga perlu dievaluasi agar disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat, bukan menggunakan sistem pembayaran tetap.

"Saya berharap tidak terjadi pengurangan anggaran untuk makanan yang Rp 10 ribu per porsi, biaya operasional Rp 3.000 dan insentif Rp 2.000," ujarnya.

"Insentif yang diberikan terhadap mitra perlu disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat. Tidak bersifat flat seperti sekarang ini, berapa pun jumlah penerima manfaat tetap dibayar Rp 6 juta per hari," sambungnya.

Selain menjaga kualitas layanan, Yahya meminta agar penurunan anggaran tidak mengurangi jumlah penerima manfaat MBG yang selama ini telah berjalan. Ia juga mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) meningkatkan profesionalisme, kehati-hatian, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran agar kepercayaan publik dapat dipulihkan.

"Transparansi ini penting untuk mengembalikan citra BGN yang sedang terpuruk akibat kasus korupsi yang menimpa BGN. Kepercayaan masyarakat kepada BGN harus dipulihkan dengan kinerja yang baik dan transparansi pengelolaan anggaran," jelasnya.

"BGN harus membersihkan diri ke dalam terlebih dahulu, para pegawai yang nakal dan punya dapur harus dievaluasi untuk diganti secara bertahap," imbuh dia.

Sebelumnya, Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menyampaikan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis pada 2027 diperkirakan turun menjadi Rp174 triliun dari Rp268 triliun pada 2026. Menurutnya, perhitungan tersebut mempertimbangkan kebutuhan sekitar 21 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta cakupan layanan bagi sekitar 84 juta siswa, termasuk alokasi untuk program kesehatan seperti penanganan stunting dan ibu hamil.

Sumber: detikNews

Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional


MERANTI - Semangat membara mengiringi keberangkatan kontingen E-Sport Kabupaten Kepulauan Meranti menuju ajang Kapolda Cup Riau 2026. Para atlet dilepas langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di Rumah Dinas Bupati, Jalan Pramuka, Selatpanjang, Kamis (9/7/2026). 

Momentum pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Meranti Hidayat Abdurrahman, SE, Sekretaris Disporapar Kepulauan Meranti Husni Mubarak, Kabid Pemuda dan Olahraga Dedi Syahroni, Kanit Tipidter Polres Kepulauan Meranti IPDA Ariyadi, SH, personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti, serta jajaran kepolisian lainnya yang memberikan dukungan kepada para atlet. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar memberikan motivasi sekaligus sejumlah pesan penting kepada seluruh atlet agar mampu menjaga nama baik daerah selama mengikuti kejuaraan di Pekanbaru. Menurutnya, prestasi harus dibarengi dengan kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab sebagai duta Kabupaten Kepulauan Meranti. 

"Baik rekan-rekan semua dan anak-anakku, ada beberapa pesan yang harus saya sampaikan. Yang pertama, jaga sikap kalian di Polda. Di Polda itu penuh kedisiplinan karena saya mantan dari kepolisian. Jangan berantakan. Kalau baris ya baris," pesan Bupati Asmar. 

Ia juga mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi fisik selama berada di lokasi pertandingan. Waktu istirahat dan makan harus dimanfaatkan dengan baik agar performa saat bertanding tetap maksimal. 

"Yang kedua jaga kesehatan rekan-rekan semuanya. Waktu jam istirahat ya istirahat, jangan main HP terus. Waktu jam makan ya makan. Disiplin, tunjukkan kita dari Meranti juga bisa disiplin," ujarnya. 

Selain disiplin di arena pertandingan, Bupati juga mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga kebersihan dan ketertiban selama menempati mess Pemerintah Daerah di Pekanbaru. 

"Nanti tinggal di mess Pemda. Saya minta jaga kebersihan dan kedisiplinan. Jangan kita jorok, buang sampah sembarangan, merokok sembarangan. Saya tidak mau dengar ada yang tidak bisa diatur atau pulang sampai tengah malam. Tolong ini diperhatikan," tegasnya. 

Bupati turut berpesan agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mencoreng nama daerah. 

"Pertandingan jangan sampai berantem atau berkelahi. Ikuti saja pertandingan dengan sebaik-baiknya sebagai seorang kontingen. Jangan memalukan Kabupaten Kepulauan Meranti. Saya katakan sekali lagi, jangan sampai memalukan Kabupaten Kepulauan Meranti, sebab nanti ada 12 kabupaten dan kota yang ikut bertanding," katanya. 

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Meranti, Hidayat Abdurrahman, SE, berharap para atlet mampu memberikan hasil terbaik dan mengukir prestasi di tingkat Provinsi Riau. 

Ia menargetkan kontingen E-Sport Kepulauan Meranti minimal mampu menembus tiga besar pada Kapolda Cup sehingga memperoleh kesempatan melaju ke tingkat nasional dalam ajang Kapolri Cup.

Di sisi lain, Ketua E-Sport Kabupaten Kepulauan Meranti, Davika, mengungkapkan optimisme terhadap kemampuan para atlet yang akan membawa nama daerah di tingkat Polda. 

"Alhamdulillah E-Sport Meranti membawa tim untuk menuju Polda. Kemarin kita bertanding di tingkat kabupaten melalui All Race, dan sekarang melanjutkan ke tingkat Polda. Setelah menang di tingkat Polda, insyaallah Kabupaten Meranti bisa mengharumkan nama Meranti dan melanjutkan ke tingkat Polri di Jakarta," ujarnya. 

Kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari Turnamen Kapolres Cup Mobile Legends Road to E-Sport Kapolres Cup 2026 yang diselenggarakan Polres Kepulauan Meranti. Dari kompetisi tersebut, Tim OVER keluar sebagai juara pertama, disusul Tim VILTRUME di posisi kedua, serta Tim NCE SUPREMACY sebagai juara ketiga. 

Berkat keberhasilannya menjadi kampiun, Tim OVER dipercaya mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti pada ajang E-Sport Kapolri Cup tingkat Polda Riau yang digelar pada 9 Juli 2026. Kejuaraan tersebut menjadi pintu menuju babak nasional apabila berhasil meraih hasil terbaik di tingkat provinsi. 

Usai prosesi pelepasan, seluruh atlet dan ofisial menikmati sarapan bersama di Rumah Dinas Bupati sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan sebelum bertolak menuju Pekanbaru. Selanjutnya, rombongan diantar langsung ke Pelabuhan Tanjung Harapan dengan pengawalan kendaraan patroli Satlantas Polres Kepulauan Meranti sebagai simbol dukungan penuh dari pemerintah daerah dan jajaran kepolisian terhadap perjuangan para atlet membawa harum nama Kabupaten Kepulauan Meranti di kancah E-Sport tingkat Provinsi Riau. (Pikar)

Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut kunjungan Konsulat Malaysia Pekanbaru, Muhammad Syah, di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama strategis antara Kepulauan Meranti dan Malaysia.

Dalam penyambutan itu, Bupati Asmar didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti, perwakilan Polres Kepulauan Meranti, perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala KSOP Selatpanjang, Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang, Kepala Pelindo Selatpanjang, serta Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kepulauan Meranti.

Kunjungan Konsulat Malaysia Pekanbaru  tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin antara Kepulauan Meranti dan Malaysia. Kedekatan geografis kedua wilayah dinilai menjadi modal besar dalam memperluas kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan hingga pariwisata.

Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap hubungan yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua belah pihak.

"Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah mempererat hubungan antara Kepulauan Meranti dan Malaysia. Semoga ke depan terjalin kerja sama yang lebih erat, baik di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, pariwisata, maupun sektor lainnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Asmar.


Ia menegaskan, posisi strategis Kabupaten Kepulauan Meranti yang berada di jalur pelayaran internasional dan berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan daerah tersebut memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang aktivitas perdagangan, investasi, dan konektivitas ekonomi di kawasan Selat Malaka.

Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku usaha di Malaysia, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Konsulat Malaysia Pekanbaru, Muhammad Syah, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dapat semakin erat melalui berbagai program kerja sama yang produktif dan saling menguntungkan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Malaysia, sekaligus membuka peluang baru di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, pariwisata, serta hubungan sosial budaya yang selama ini menjadi penghubung erat masyarakat di kedua wilayah.

Selasa, 07 Juli 2026

Jejak Kepemimpinan Humanis AKP Jimmy Andre Tuai Pujian dalam Pisah Sambut Kapolsek Merbau


Suasana penuh haru dan kehangatan mewarnai acara pisah sambut (kenal pamit) Kapolsek Merbau Polres Kepulauan Meranti yang digelar di halaman Mapolsek Merbau, Senin (6/7/2026) malam. Pergantian kepemimpinan dari AKP Jimmy Andre, S.H., M.H. kepada IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd. menjadi momentum emosional yang dihadiri jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, hingga seluruh personel Polsek Merbau. 

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Camat Merbau, lurah dan kepala desa, perwakilan PT Imbang Tata Alam (ITA), perwakilan RAPP, LAMR Kecamatan Merbau, organisasi kemasyarakatan, alim ulama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat. 

Momen yang paling menyentuh terjadi ketika Kanit Reskrim Polsek Merbau, IPDA Efrianto P., S.H., menyampaikan sambutan mewakili seluruh personel. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa hormat sekaligus kehilangan atas kepindahan AKP Jimmy Andre yang kini mendapat amanah baru sebagai Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti. 

“Kami sebagai anak buah sangat berterima kasih kepada Komandan. Beliau membimbing kami dengan penuh kesabaran, selalu mengarahkan tanpa menyakiti hati anggotanya. Selama bertugas bersama beliau, tidak pernah sekalipun kami menerima kata-kata yang menyakitkan. Beliau adalah sosok pemimpin yang mengayomi,” ungkap Efrianto disambut tepuk tangan hadirin. 

Menurutnya, kepemimpinan AKP Jimmy Andre telah menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh kekeluargaan. Ketegasan selalu dibarengi pendekatan humanis sehingga mampu membangun kekompakan seluruh personel Polsek Merbau. 

Ia pun mendoakan agar AKP Jimmy Andre sukses mengemban amanah di jabatan barunya, sekaligus mengucapkan selamat datang kepada IPTU Ahmad Fauzi Menara dengan harapan dapat melanjutkan kepemimpinan yang solid serta semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Ucapan apresiasi juga datang dari Camat Merbau, Hj. Wan Jumiati, S.E., M.Si. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi AKP Jimmy Andre selama bertugas di Kecamatan Merbau. 

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polsek Merbau dan pemerintah kecamatan selama ini berjalan sangat baik. Berbagai kegiatan kemasyarakatan hingga upaya pemberantasan narkoba berhasil dilaksanakan melalui kerja sama yang erat. 

“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga semakin sukses menjalankan tugas yang baru. Kepada Kapolsek yang baru, kami mengucapkan selamat datang dan berharap dapat bersama-sama menjaga Kecamatan Merbau tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya. 

Kesan mendalam juga disampaikan Ketua LAMR Kecamatan Merbau, Syafruddin, S.Hum. Menurutnya, AKP Jimmy Andre merupakan figur pemimpin yang dekat dengan masyarakat, menghormati tokoh adat, serta mampu menjadi pelindung dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat. 

“Terus terang kami merasa kehilangan. Beliau sangat menghargai masyarakat dan selalu hadir di tengah-tengah warga. Semoga semakin sukses di tempat tugas yang baru,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Merbau yang baru, IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., dalam sambutan perdananya memperkenalkan diri sekaligus memohon doa serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik. 

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada AKP Jimmy Andre atas pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Polsek Merbau. 

“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Merbau agar kami dapat melanjutkan pengabdian ini dengan sebaik-baiknya. Kepada Pak Jimmy Andre, saya mengucapkan selamat atas amanah baru. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,” ucapnya. 

Dalam sambutan terakhirnya sebagai Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugasnya. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Merbau atas kebersamaan yang telah terjalin. Sebenarnya saya tidak meninggalkan Kepulauan Meranti, tetapi hanya melanjutkan pengabdian dengan amanah baru sebagai Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti. Saya berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan,” tutur Jimmy Andre. 

Acara kenal pamit ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, dan saling bersalaman. Suasana haru tampak tak terbendung ketika para personel dan tamu undangan melepas kepergian AKP Jimmy Andre, sosok pemimpin yang selama ini dikenal sederhana, humanis, dan dekat dengan masyarakat. 

Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kecamatan Merbau.

Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif dalam RUU Daerah Kepulauan


JAKARTA – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI memasukkan kebijakan afirmatif bagi daerah kepulauan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan. 

Dalam audiensi bersama Panitia Khusus (Pansus) Daerah Kepulauan DPR RI di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (6/7/2026), Asmar menegaskan bahwa karakteristik wilayah kepulauan menyebabkan biaya pembangunan, logistik, dan pelayanan dasar di Kepulauan Meranti jauh lebih tinggi dibanding daerah daratan.

Audiensi tersebut dipimpin Ketua Pansus Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, dan dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS H. Hendry Munief, M.B.A., Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Al Amin, S.Pd., M.M., Staf Ahli Bupati Randolph, S.Pi., M.Si., serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati H. Asmar memaparkan kondisi objektif Kepulauan Meranti sebagai kabupaten termuda di Provinsi Riau yang baru berusia 17 tahun. Wilayah tersebut berada di pesisir timur Pulau Sumatera dan berbatasan langsung dengan Malaysia serta Singapura.

Kepulauan Meranti memiliki 12 pulau kecil yang terdiri atas lima pulau berpenghuni dan tujuh pulau tidak berpenghuni. Salah satunya, Pulau Rangsang, telah ditetapkan sebagai Pulau Kecil Terluar (PKT) sekaligus Kawasan Strategis Nasional Tertentu.

Menurut Asmar, kondisi geografis sebagai daerah kepulauan membuat seluruh mobilitas masyarakat bergantung pada transportasi laut. Dampaknya, biaya logistik menjadi tinggi, pembangunan infrastruktur lebih mahal, akses terhadap pelayanan dasar terbatas, dan kesempatan kerja masih rendah.

Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat kemiskinan di Kepulauan Meranti masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Riau, yakni mencapai 20,51 persen pada 2025. Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan Kepulauan Meranti sebagai Kawasan Afirmasi 3TP Prioritas.

Di sisi fiskal, pemerintah daerah juga menghadapi tekanan setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) tercatat mengalami penurunan rata-rata 14,8 persen sepanjang 2022–2026, sementara daerah kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp48 miliar akibat perubahan mekanisme penerimaan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).


Karena itu, Asmar berharap RUU Daerah Kepulauan mampu menjadi landasan lahirnya kebijakan afirmatif yang berpihak kepada daerah kepulauan.

"Kami berharap Kabupaten Kepulauan Meranti dapat ditetapkan sebagai Kabupaten Daerah Kepulauan dalam RUU Daerah Kepulauan. Regulasi ini menjadi harapan besar bagi masyarakat kami agar pembangunan, pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat dapat lebih diperhatikan," kata Asmar.

Ia juga menyampaikan pesan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar agar memperoleh kesempatan pembangunan yang setara dengan daerah lain.

"Salam dari masyarakat pulau terluar, dari desa-desa terpencil, serta anak-anak yang mendambakan pendidikan yang setara dengan daerah perkotaan. Mereka menitipkan harapan agar Meranti menjadi bagian dari kebijakan afirmatif dalam RUU Daerah Kepulauan demi terwujudnya masyarakat yang unggul, agamis, sejahtera, sekaligus mendukung Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Dalam rapat dengar pendapat itu, Hendry Munief juga menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi kabupaten-kabupaten kepulauan di Provinsi Riau, seperti Kepulauan Meranti, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Indragiri Hilir, yang memiliki karakteristik sebagai wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Menurutnya, masyarakat di kawasan tersebut masih menghadapi keterbatasan infrastruktur jalan, jembatan, telekomunikasi, hingga tingginya harga kebutuhan pokok. Bahkan, kedekatan geografis dengan Malaysia dan Singapura membuat sebagian masyarakat bergantung pada negara tetangga, baik dalam aktivitas ekonomi maupun akses informasi.

Karena itu, Hendry mengusulkan agar RUU Daerah Kepulauan mengakomodasi skema affirmative spending, yakni kebijakan penganggaran yang memberikan alokasi dana lebih besar kepada daerah kepulauan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.

"Terkait bagaimana perhatian dalam bentuk regulasi anggaran, kami mengusulkan agar sistemnya adalah affirmative spending, yaitu memberikan alokasi dana secara khusus dan lebih besar kepada kelompok atau wilayah tertentu yang dianggap tertinggal, kurang berkembang, atau memiliki keterbatasan struktural," ujar Hendry Munief.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Al Amin, berharap Kepulauan Meranti secara resmi ditetapkan sebagai daerah kepulauan dalam RUU Daerah Kepulauan.

Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi harapan besar masyarakat agar pembangunan di wilayah perbatasan dan kawasan 3T memperoleh perhatian yang lebih proporsional dari pemerintah pusat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua Pansus Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menegaskan bahwa pembentukan Pansus bertujuan menyusun regulasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan wilayah kepulauan.

Menurut Mercy, berbagai masukan dari pemerintah daerah mengenai konektivitas antarwilayah, pemerataan infrastruktur, tingginya biaya logistik, penyediaan layanan dasar, hingga perlunya formula pendanaan yang lebih berpihak kepada daerah kepulauan akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan nasional sekaligus RUU Daerah Kepulauan.

Sabtu, 04 Juli 2026

Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Semangat Polri Presisi


Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di jajaran kepemimpinannya. Sebanyak empat pejabat strategis resmi berganti melalui Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Apel Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu (4/7/2026).

Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri guna meningkatkan profesionalisme organisasi, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis.

Empat jabatan yang mengalami pergantian meliputi Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Merbau, dan Kapolsek Rangsang Barat.

Jabatan Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti resmi diserahterimakan dari AKP Rumin Putra, S.H., M.H. kepada IPTU M. Iqbalul Fikri, S.Tr.K., S.I.K.. Sementara itu, jabatan Kasat Resnarkoba diserahterimakan dari IPTU M. Iqbalul Fikri, S.Tr.K., S.I.K. kepada AKP Jimmy Andre, S.H., M.H.

Di tingkat kepolisian sektor, jabatan Kapolsek Merbau yang sebelumnya dijabat AKP Jimmy Andre, S.H., M.H. kini dipercayakan kepada IPDA Ahmad Fauzi Manara, S.Pd. Sedangkan jabatan Kapolsek Rangsang Barat diserahterimakan dari IPDA Ahmad Fauzi Manara, S.Pd. kepada IPDA Sukardi, S.I.P.

Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan penuh makna. Diawali dengan penghormatan pasukan, pembacaan Surat Keputusan Kapolda Riau, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah, pakta integritas, hingga pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Esti Aldi Alfa, Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Kepulauan Meranti, serta pengurus Bhayangkari.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri. Selain menjadi bagian dari pembinaan karier, rotasi juga bertujuan meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus memberikan penyegaran agar pelaksanaan tugas semakin optimal.

Kapolres berharap para pejabat yang baru dilantik mampu segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, membangun sinergi bersama seluruh personel, serta memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas kepada masyarakat.

"Sertijab bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel untuk mengemban amanah yang lebih besar. Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Kapolres.

Dengan bergabungnya para pejabat baru pada posisi strategis tersebut, Polres Kepulauan Meranti diharapkan semakin optimal dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan kualitas penegakan hukum, khususnya pada fungsi reserse kriminal dan pemberantasan narkoba, serta memperkuat pelayanan publik di wilayah hukum Polsek Merbau dan Polsek Rangsang Barat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mewujudkan institusi Polri yang Presisi, profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Kamis, 02 Juli 2026

Ketua GP Ansor Meranti Raih Penghargaan Polri, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Pangan


Kepulauan Meranti – Ketua GP Ansor Kabupaten Kepulauan Meranti, Muttaqin, menerima penghargaan sebagai Penggerak Sabuk Kamtibmas Polri dan Ketahanan Pangan Polri di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dari Kepolisian Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran aktif GP Ansor dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat program ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Meranti melalui sinergi bersama Kepolisian dan berbagai elemen masyarakat.

Menanggapi penghargaan tersebut, Muttaqin menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kader GP Ansor untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

"GP Ansor berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di sisi lain, kami juga siap mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kader GP Ansor akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, penguatan persatuan, pencegahan konflik, serta pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, dan usaha produktif yang mendukung ketahanan pangan daerah.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan organisasi kepemudaan mampu memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, serta masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ke depan, GP Ansor Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung program-program ketahanan pangan demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi