TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Rabu, 15 Juli 2026

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan


Kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Kawasan Transmigrasi Kikim, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, 13/7/2026, menjadi kebahagian tersendiri bagi transmigran di sana. Mereka merasa sejak transmigrasi kali pertama dilakukan pada tahun 1982, baru kali ini dikunjungi atau ditinjau oleh pemerintah. 

Tak heran saat berada di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kikim Timur, Viva Yoga disambut meriah oleh para transmigran, siswa-siswi sekolah, guru, para kepala desa, Muspika, Muspida, anggota DPRD, Bupati Lahat Bursah Sarnubi, Wakil Bupati Widia Ningsih, dan pejabat kabupaten dan provinsi lainnya.

Kedatangan Viva Yoga sore itu untuk melakukan 'Peresmian Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana Sekolah di Kawasan Transmigrasi'.

Dalam sambutan dikatakan transmigran dari Jawa tiba di Lahat pada tahun 1982 dengan penempatan di satuan pemukiman 1 ada 400 KK dan di satuan pemukiman 2 ada 500 KK. Selanjutnya, program transmigrasi terus berlangsung sampai 2016 dengan penempatan warga transmigrasi.

Setelah 44 tahun, kawasan yang dulu hutan saat ini berubah menjadi desa dengan berbagai fasilitasnya. "Dulu transmigrasi dilakukan secara top down atau langsung dari program pemerintah pusat", ujarnya tadi.

Sekarang transmigrasi dilakukan secara bottom up, desentralisasi, atas inisiatif atau keinginan pemerintah daerah sendiri. "Terbukti transmigrasi mampu menciptakan kawasan pertumbuhan maka ada 60 proposal dari bupati untuk membuka kawasan baru transmigrasi", paparnya.

Ditegaskan bila pemerintah daerah membutuhkan transmigran maka pemerintah daerah tersebut harus menyediakan lahan yang statusnya clear, clean, dan free. "Agar tidak terjadi tumpang tindih lahan dan membawa masalah ke depannya", tuturnya.
Diakui di berbagai kawasan transmigrasi termasuk di Kikim ada permasalahan lahan seperti tumpang tidih dengan lahan hutan dan belum disertipikati menjadi SHM.

Menanggapi hal demikian, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tengah merealisasikan program Trans Tuntas. "Program ini fokus untuk menyelesaikan sengketa lahan di kawasan transmigrasi dan melalukan sertipikati lahan yang ditempati transmigran", ungkapnya. "Trans Tuntas telah menyelesaikan beberapa sengketa lahan dan mensertipikati ribuan lahan milik transmigran menjadi SHM", tambahnya. Trans Tuntas disebut terus bekerja hingga masalah-masalah yang ada tuntas.

Kedatangan Viva Yoga di SDN 18 Kikim Timur untuk meresmikan hasil dari pembangunan dan rehabilitas sekolah di kawasan transmigrasi. Ada 5 sekolah di sana yang mendapat bantuan dari Kementerian Transmigrasi untuk dibangun dan direhab pada bagian-bagian penting seperti toilet dan ruang kelas. "Setiap tahun anggaran, program ini Kita jalankan lebih dari seratus sekolah di 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia", paparnya.

Viva Yoga menerima aspirasi dari banyak pihak bahwa masih ada sekolah yang perlu diperhatikan kondisi bangunannya. Menanggapi hal demikian, dikatakan Kementrans telah bersepakat bersinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemedikdasmen) untuk melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekolah termasuk pemenuhan kebutuhan guru. Diungkap Kemendikdasmen membidik pembangunan dan rehabilitasi sekolah di 70.000 titik. "Dari sini, ribuan sekolah lain di kawasan transmigrasi yang perlu dibangun dan rehab, akan Kita masukan dalam program kerja sama antara Kementrans dan Kemendikdasmen", tegasnya.

Rehabilitasi dan pembangunan sekolah disebut akan dituntaskan sebab hal demikian penting untuk mempersiapkan dan mencetak sumber daya unggul dari kawasan transmigrasi. "Saya lihat anak-anak sekolah di sini unggul, cerdas, ceria, dan sehat-sehat", kata mantan Presidium MN KAHMI itu. Dirinya ingin hal demikian terjadi di seluruh kawasan transmigrasi.

Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Apresiasi Perbaikan Pelayanan dan Minta ASN Utamakan Kepentingan Pasien


MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti di Jalan Dorak, Selasa (15/7/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik sekaligus melihat langsung kondisi rumah sakit.

Dalam peninjauan itu, Bupati Asmar mengapresiasi sejumlah perubahan yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi kenyamanan masyarakat. Ia menilai penataan area parkir kini lebih tertib, pelayanan rumah sakit semakin baik, serta penerangan di lingkungan RSUD pada malam hari telah berfungsi dengan optimal.

"Alhamdulillah, hasil sidak hari ini menunjukkan adanya perbaikan. Area parkir sudah lebih teratur, pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik, dan pada malam hari lingkungan rumah sakit sudah terang karena lampu penerangan telah berfungsi," ujar Asmar.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan. Ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kesehatan di lingkungan RSUD, mulai dari jajaran manajemen hingga seluruh pegawai, agar selalu mengutamakan kepentingan pasien dengan memberikan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan penuh empati.

Menurutnya, masyarakat yang datang ke rumah sakit sedang berada dalam kondisi yang membutuhkan perhatian dan penanganan terbaik. Karena itu, seluruh petugas diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

"Saya mengimbau kepada seluruh ASN, baik Direktur RSUD maupun seluruh pegawai, bekerjalah dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat. Berikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien, karena mereka datang dengan harapan untuk mendapatkan kesembuhan dan pelayanan yang manusiawi," tegasnya.

Asmar berharap berbagai pembenahan yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

"Harapan kita ke depan, pelayanan RSUD semakin baik, masyarakat semakin nyaman berobat, dan seluruh fasilitas pendukung, termasuk penataan parkir serta sarana lainnya, terus dikelola dengan baik demi memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal," tutupnya.

Kapolres AKBP Gede Adi: Sinergi Polri, Kejaksaan dan TNI Ciptakan Stabilitas Kamtibmas dan Kepastian Hukum


MERANTI - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melakukan silaturahmi bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Ricky Makado, S.H., M.H., di Cafe Sangur, Jalan Teuku Umar, Pekanbaru, Selasa malam (14/7/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Polres, Kasat Lantas, Ps. Kasat Resnarkoba, Kasi Pidana Khusus Kejari, Kasi Pidana Umum Kejari, serta sejumlah Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.

Silaturahmi di Pekanbaru dilakukan karena Kepala Kejari Kepulauan Meranti sedang melaksanakan tugas kedinasan mengikuti ekspose perkara tindak pidana korupsi bersama jajaran bidang Pidana Khusus. 

Meski berlangsung di Kota Pekanbaru, pertemuan itu memiliki tujuan sama dengan pertemuan dengan jajaran Kejari di Selatpanjang beberapa jam sebelumnya yang dipimpin Wakapolres Kompol Detis Mayer, yakni memperkuat hubungan kelembagaan, meningkatkan komunikasi serta memperkokoh kerja sama antar aparat penegak hukum.


Kapolres AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menegaskan, sinergitas antara Polri, TNI dan Kejaksaan merupakan modal utama dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum yang berkeadilan.

"Dengan komunikasi yang intensif dan koordinasi yang kuat, setiap persoalan hukum maupun dinamika kamtibmas dapat ditangani secara cepat, tepat, profesional dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkapnya. 

Ia berharap silaturahmi yang rutin dilaksanakan dapat semakin mempererat soliditas antarlembaga, memperlancar pertukaran informasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pertemuan silaturahmi itu menjadi bukti komitmen bersama jajaran Polres Kepulauan Meranti, TNI dan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti dalam menjaga kekompakan serta memperkuat kolaborasi demi terciptanya keamanan dan penegakan hukum yang optimal di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selasa, 14 Juli 2026

Berikan Pemahaman Tentang Narkoba Polres Meranti Gelar Penyuluhan ke Sekolah


Meranti,- Upaya dan Tindak Lanjut Dalam Memberantas Bahaya Narkoba Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti Melaksanakan Sosialisasi dan penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba di SMA Swasta Kalam Kudus Jalan Kartini Selatpanjang Senin (13/7/2026) Siang.

Selain itu, Adapun Dalam Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba kepada Siswa dan Siswi SMA Negeri Swasta Kalam Kudus di Kota Selatpanjang tampak para siswa sungguh menghayati dan memahami dalam materi yang dipaparkan Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti.

Kegiatan itu, juga dipimpin langsung oleh KBO Narkoba Iptu Abdul Haris Damanik, SH juga Bripda Tasya Avistania Anggota Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti.

" Kita Menyampaikan Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja dan Peserta sosialisasi dan penyuluhan hukum Kepada siswa dan siswi sungguh memahami Materi yang kami paparkan," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH S.IK MH Melalui Iptu Abdul Haris Damanik, SH.

Menurut KBO Satresnarkoba Iptu Haris Damanik juga membuat sesi tanya jawab dan para siswa serta siswi SMA Swasta Kalam Kudus sanggat Mahir dan Pintar memberikan Pertanyaan.

" Kita juga berupaya menjawab pertanyaan siswa, agar generasi muda tidak terjerumus akan bahaya Narkotika, juga apabila ada menemukan tindak kejahatan segera melaporkan di Call center kami 110 atau Polsek terdekat," jelas KBO Satresnarkoba Polres Meranti.(Humas Polres Meranti).

Senin, 13 Juli 2026

Polda Riau Laksanakan Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Jabat Kapolres Kepulauan Meranti


KEPULAUAN MERANTI |  Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, di Aula Tribrata Mapolda Riau, Pekanbaru, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi, para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta seluruh Kapolres jajaran. Prosesi sertijab diawali dengan penanggalan dan pemasangan tanda jabatan, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, serta penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, Pakta Integritas, dan Berita Acara Pengambilan Sumpah.

Dalam mutasi kali ini, Polda Riau melakukan pergantian sejumlah pejabat strategis, yaitu:

- Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Riau dari Kombes Pol. Wimboko kepada Kombes Pol. Dwi Mulyanto.
- Kabid Humas Polda Riau dari Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad kepada Kombes Pol. Akmadi.
- Kapolres Dumai dari AKBP Angga Herlambang kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan.
- Kapolres Rokan Hilir dari AKBP Isa Imam Syahroni kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi.
- Kapolres Kepulauan Meranti dari AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K
- Kapolres Indragiri Hilir dari AKBP Farouk Oktora kepada AKBP Donny Eko Listianto.

Khusus di Polres Kepulauan Meranti, tongkat komando kini resmi diemban oleh AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita,S.I.K.  menggantikan AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Rokan Hilir.


Mutasi jabatan di lingkungan Polda riau merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran, pembinaan karier personel, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, dan penegakan hukum.

Keluarga besar Polres Kepulauan Meranti mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Diharapkan kepemimpinan beliau dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, TNI, instansi terkait, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

Polres Kepulauan Meranti juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Polres Kepulauan Meranti. Semoga sukses mengemban amanah baru sebagai Kapolres Rokan Hilir.

Dengan semangat Polri Presisi, Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Asmar Lepas 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Dorong Pengabdian Berdampak bagi Desa di Meranti


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi melepas 450 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Meranti selama 40 hari.

Prosesi pelepasan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (13/7/2026), turut dihadiri Wakil Bupati Muzamil Baharudin, S.M., M.M., para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.

Sebanyak 450 mahasiswa akan ditempatkan di lima kecamatan, yakni Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Rangsang, Rangsang Pesisir, Merbau, dan Pulau Merbau. Selama masa pengabdian, mereka diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Wira Sugiarto, S.IP., M.Pd.I., mengatakan program KKN Bina Desa Berkelanjutan telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Program tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

"Melalui KKN ini, kami memohon izin untuk mengabdi dan belajar di tengah masyarakat selama 40 hari. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sikap, serta menjadi teladan di tengah masyarakat desa," ujar Wira.

Sementara itu, Bupati H. Asmar mengapresiasi komitmen IAIN Datuk Laksamana Bengkalis yang terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

Menurutnya, KKN bukan sekadar sarana menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk membangun kepedulian sosial sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

"Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata. Bangun komunikasi yang baik, bersikap santun, mampu beradaptasi, dan hormati budaya lokal yang ada di Kepulauan Meranti," tegas Asmar.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjalankan program-program yang memberikan dampak positif, khususnya di bidang keagamaan, literasi digital, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ekonomi desa.

Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh peserta KKN agar senantiasa menjaga etika, disiplin, dan keselamatan selama menjalankan pengabdian sehingga mampu menjaga nama baik almamater.

Kepada para camat, kepala desa, serta dosen pembimbing lapangan, Asmar meminta agar memberikan pendampingan secara optimal dan memastikan kebutuhan mahasiswa selama menjalankan KKN dapat terpenuhi dengan baik.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha guna mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Semoga kegiatan ini dapat membentuk mahasiswa yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," harapnya.

Pelepasan mahasiswa KKN ditandai dengan prosesi penyematan secara simbolis, dilanjutkan salam-salaman antara mahasiswa dengan Bupati beserta jajaran pemerintah daerah, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya pengabdian mahasiswa di desa-desa wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hotman Paris Komentari Penggeledahan Polri, Puji Prabowo soal Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah


JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris turut merespons dugaan kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Hotman meyakini bahwa pembongkaran kasus tiga korupsi yang dilakukan beberapa hari terakhir oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya itu atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

“Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus,” ucap Hotman dalam keterangannya, dikutip dari unggahan di Instagramnya pada Minggu, 12 Juli 2026.

“Karena tidak mungkin operasi besar-besaran tersebut dilakukan oleh polisi tanpa ada restu dari Bapak Presiden dan akhirnya membuahkan hasil yang sangat besar,” imbuhnya.

Sebut Sebagai Langkah Berani Presiden

Hotman juga menyebut bahwa buka-bukaan kasus Febrie Adriansyah ini adalah langkah berani yang pernah diambil oleh Presiden Indonesia.

“Bravo, hebat Bapak Prabowo. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya,” kata Hotman lagi.

Pembongkaran 3 kasus besar yang menyeret Febrie, kata Hotman juga membuat masyarakat tahu kondisi yang sesungguhnya.

“Justru Bapak Prabowo-lah yang membuka mata kita betapa parahnya keadaan negara kita, kerugian negara, dan kerugian ratusan BUMN dan BUMD. Bapak Prabowo-lah yang berhasil membongkarnya,” jelasnya.

“Memang selaku manusia pasti ada kekurangan, tapi jauh lebih besar manfaatnya dengan gaya kepemimpinan Bapak Prabowo ini dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya,” tambahnya.

Apresiasi Penggeledahan Belasan Titik

Untuk mengungkap kasus tersebut, pihak kepolisian menggeledah 13 titik yang diduga berkaitan dengan Febrie Adriansyah.

Mengenai hal tersebut, Hotman memuji keberanian Prabowo, mengapresiasi penggeledahan, hingga harapan negara yang lebih makmur.

“Sekali lagi, tanpa restu dari Bapak Presiden Prabowo, nggak mungkin, nggak mungkin kepolisian melakukan penggerebekan atas harta dari Jampidsus sampai, apa itu, ada 11 sampai 12 tempat, ya,” terang Hotman.

“Itu perlu ketegasan dan ternyata berhasil. Sekali lagi Bapak Prabowo panjang umur, mudah-mudahan negara ini makin makmur Bapak pimpin. Salam dari mantan pengacaramu, Hotman Paris,” tukasnya.

Penggeledahan Terkait Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Sebelumnya, jajaran Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah Cafe de’Clan dan money changer di Cipete pada Rabu, 8 Juli 2026.

Penggeledahan tersebut berhasil mengamankan uang tunai Rp67 miliar dan puluhan barang bukti lainnya.

Kemudian saat penggeledahan di Perumahan Parahyangan Golf 2 Sentul, Bogor, Polisi menyita 74 kilogram emas, uang tunai 4,7 dolar Amerika Serikat, 14 juta dolar Singapura, dan Rp100 juta sehingga total diperkirakan mencapai Rp476 miliar.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penanganan 3 kasus korupsi, yakni korupsi PT Asabri, dan penyelesaian utang PT CBS kepada anak perusahaan Krakatau Steel.

Dua tersangka telah ditetapkan oleh kepolisian, yakni Febrie Adriansyah dan Don Ritto dalam kasus yang kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Peringati Hari Koperasi Nasional ke-79, Plt. Kadis Eko Priyono Ajak Momentum Penguatan Ekonomi Kerakyatan


MERANTI – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi mendalam dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang jatuh pada tanggal 12 Juli 2026.

Peringatan tahun ini mengusung tema sentral "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya". Sebuah narasi besar yang menegaskan kembali peran strategis koperasi sebagai pilar utama dalam menopang sekaligus menggerakkan roda perekonomian bangsa secara inklusif.

Dalam pernyataan resminya, Eko Priyono menekankan bahwa koperasi di era modern harus terus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang adaptif, akuntabel, dan berbasis digital agar mampu menjawab tantangan zaman.

"Hari Koperasi Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah momentum krusial untuk merefleksikan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan ekonomi. Kita ingin koperasi benar-benar hadir menjadi wadah yang berdaya, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, kelautan, hingga pelaku UMKM," ujar Eko Priyono, Minggu (12/7/2026).


Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pengurus koperasi untuk bersinergi memperkuat tata kelola kelembagaan. Langkah ini dinilai penting demi menciptakan ekosistem usaha yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan, guna mewujudkan visi besar Indonesia yang berdaulat secara ekonomi.

Melalui momentum Hari Koperasi Nasional 2026 ini, Pemerintah Daerah berkomitmen penuh untuk terus memberikan pendampingan, stimulus, serta ruang kolaborasi yang luas. Hal ini diharapkan dapat memicu stimulus bagi tumbuh kembangnya koperasi-koperasi unggulan di daerah, khususnya di wilayah Kepulauan Meranti.

"Dengan tata kelola yang sehat dan pemanfaatan teknologi, kita optimistis koperasi mampu menjadi motor penggerak utama dalam pemulihan dan penguatan ekonomi kerakyatan," pungkasnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga


MERANTI - Bhabinkamtibmas Desa Bokor, Aipda Ashobirin, melaksanakan peninjauan tanaman Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) jenis cabai milik warga di Jalan Pelita, Dusun Kelapa, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat agar lebih produktif dan bernilai ekonomis.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Rangsang Barat IPDA Sukardi menyampaikan kepada wartawan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas merupakan upaya nyata Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Ashobirin meninjau pekarangan pangan bergizi milik Tarno yang telah ditanami sebanyak 80 bibit cabai menggunakan polybag. Hasil budidaya cabai tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, sekaligus dipasarkan kepada pedagang di sekitar Kecamatan Rangsang Barat sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi pemiliknya.

Selain melakukan monitoring terhadap pertumbuhan tanaman, Bhabinkamtibmas juga memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai cara perawatan tanaman cabai, membantu memberikan pemahaman tentang pencegahan dan penanganan hama, serta mengajak masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan ekonomi keluarga.

Menurut Kapolsek, pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya cabai merupakan langkah efektif dalam menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) bertujuan mewujudkan kemandirian pangan di tingkat keluarga melalui pemanfaatan lahan kosong atau pekarangan rumah sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Sabtu, 11 Juli 2026

Bupati Asmar Minta OPD Prioritaskan Tindak Lanjut Temuan BPK


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat memprioritaskan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Tahun 2026 . Penegasan itu disampaikan saat menyerahkan surat penegasan kepada seluruh kepala OPD dan camat di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah, para asisten, staf ahli, seluruh kepala OPD, camat, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam arahannya, Asmar menegaskan bahwa tindak lanjut rekomendasi BPK harus menjadi prioritas setiap perangkat daerah. Menurutnya, laporan hasil pemeriksaan bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan instrumen penting untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, memperkuat sistem pengendalian intern, serta meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

"LHP BPK harus menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam melakukan pembenahan. Tindak lanjut atas setiap rekomendasi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang baik," ujar Asmar.

Ia menegaskan bahwa setiap kepala perangkat daerah bertanggung jawab menyelesaikan rekomendasi sesuai kewenangannya, sedangkan Inspektorat Daerah berperan sebagai koordinator, fasilitator, sekaligus pengawas agar seluruh rekomendasi dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Menurutnya, surat penegasan yang diserahkan kepada seluruh OPD merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh rekomendasi BPK diselesaikan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Pelajari rekomendasi yang menjadi tanggung jawab masing-masing, susun langkah percepatan penyelesaian dengan target waktu yang jelas, serta meningkatkan koordinasi dengan Inspektorat apabila menghadapi kendala teknis maupun administratif," tegas Asmar. 

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada perangkat daerah yang menunda penyelesaian rekomendasi karena progres tindak lanjut akan menjadi salah satu indikator evaluasi kinerja.

Untuk memastikan proses berjalan optimal, Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah diminta melakukan pengendalian dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK. Hasil pemantauan tersebut akan dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati sebagai bahan evaluasi kinerja perangkat daerah.


Sementara itu, Inspektorat Daerah diinstruksikan terus memberikan pendampingan, melakukan monitoring dan evaluasi, serta menyampaikan laporan perkembangan penyelesaian rekomendasi secara berkala. Inspektorat juga diminta mengidentifikasi perangkat daerah yang memerlukan perhatian khusus agar penyelesaian rekomendasi dapat berjalan optimal.

Asmar menilai keberhasilan menindaklanjuti rekomendasi BPK tidak hanya berdampak pada meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan, tetapi juga mencerminkan integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Yang lebih penting, setiap rekomendasi yang diselesaikan akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Menutup arahannya, Asmar mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat koordinasi, menghilangkan ego sektoral, serta menjadikan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK sebagai prioritas bersama demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan pelayanan publik yang berkualitas.

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi