TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Senin, 20 Juli 2026

Farewell Parade Kapolres Meranti, AKBP Aldi Berpamitan, AKBP Gede Siap Lanjutkan Pengabdian


MERANTI - Polres Kepulauan Meranti menggelar Farewell Parade sebagai bentuk penghormatan kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. sekaligus penyambutan Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., di Mako Polres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD Khalid Ali, Kajari Ricky Makado, Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf Rusli Dalimunthe, Ketua DPH LAMR Datuk Afrizal Cik, Waka Polres Kompol Detis Mayer Silitonga, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Bhayangkari, serta jajaran personel Polres Kepulauan Meranti.

Prosesi diawali dengan penyambutan AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita melalui iringan kompang, pengalungan bunga, jajar kehormatan dan Pedang Pora, dilanjutkan Tepuk Tepung Tawar, doa bersama, serta foto bersama.

Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengaku Kepulauan Meranti akan selalu menjadi daerah yang memiliki tempat istimewa di hatinya. Selama kurang lebih satu tahun tiga bulan memimpin Polres Kepulauan Meranti, ia merasakan eratnya kebersamaan pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat dalam menjaga keamanan daerah.

"Meranti akan selalu memiliki tempat di hati saya dan keluarga. Banyak kenangan indah yang kami bawa dari daerah ini dan akan selalu kami ingat di mana pun kami bertugas," ujar AKBP Aldi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan tugas.

"Apabila selama saya memimpin masih ada kekhilafan, baik secara pribadi maupun institusi, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Semua itu menjadi tanggung jawab saya sebagai pimpinan," ucapnya.

Sementara itu, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun pendahulunya sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

"Saya siap melanjutkan fondasi yang telah dibangun Bapak AKBP Aldi Alfa Faroqi. Kekompakan Forkopimda dan masyarakat Meranti merupakan modal besar untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata AKBP Gede.

Ia juga mengharapkan dukungan dari Bupati H. Asmar, Ketua DPRD Khalid Ali, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat Kepulauan Meranti agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi selama memimpin Polres Kepulauan Meranti sekaligus mengucapkan selamat datang kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta keluarga atas pengabdian yang telah diberikan. Selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Kami siap terus bersinergi demi menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Kepulauan Meranti," ujar Asmar.

Seluruh rangkaian Farewell Parade berlangsung tertib, aman, dan lancar. Tradisi ini menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Polri sekaligus memperkuat komitmen menjaga sinergi dan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.

Bupati Asmar Sambut Kapolres Baru Kepulauan Meranti, Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi


MERANTI – Suasana haru sekaligus penuh optimisme mewarnai acara kenal pamit Kapolres Kepulauan Meranti yang digelar di Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu (18/7/2026). Acara tersebut menjadi momentum perpisahan dengan Kapolres lama, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., sekaligus penyambutan Kapolres baru, AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Kepulauan Meranti.

"Hari ini adalah hari yang penuh rasa haru sekaligus optimisme. Pergantian kepemimpinan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, namun dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan akan selalu dikenang masyarakat," ujar Asmar.

Ia menilai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Polres selama kepemimpinan AKBP Aldi Alfa Faroqi berjalan sangat baik sehingga mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta istri. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan jangan pernah melupakan Kabupaten Kepulauan Meranti, karena Bapak dan keluarga telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Meranti," katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Asmar juga menyambut hangat kehadiran Kapolres baru AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita beserta istri.

Ia menegaskan Pemerintah Daerah siap membangun sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Selamat datang dan selamat bertugas di Selatpanjang, Kota Sagu. Kami percaya dengan pengalaman dan kepemimpinan yang Bapak miliki, Polres Kepulauan Meranti akan semakin profesional, semakin maju, dan semakin dicintai masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengaku berat meninggalkan Kepulauan Meranti setelah mengabdi selama kurang lebih satu tahun tiga bulan.

Menurutnya, banyak pengalaman dan kenangan yang tidak akan pernah dilupakan selama bertugas di daerah tersebut.

"Hari yang berat saya lalui karena hati saya tertanam di wilayah Meranti. Ini bukan sekadar ucapan, tetapi begitu banyak kenangan dan pengalaman berharga bersama masyarakat dan Forkopimda. Kekompakan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat menjadi kekuatan sehingga situasi Kabupaten Kepulauan Meranti tetap aman dan kondusif," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bupati, Forkopimda, seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pihak yang telah mendukung tugas-tugas kepolisian selama dirinya menjabat.

Di sisi lain, Kapolres baru AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita memperkenalkan diri kepada masyarakat Meranti. Perwira yang lahir di Bali tersebut mengaku siap mengemban amanah sebagai Kapolres Kepulauan Meranti serta berharap dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Saya beserta keluarga mohon diterima menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Kepulauan Meranti. Kami menyadari sebagai manusia biasa tentu memiliki kekurangan, karena itu kami sangat mengharapkan bimbingan, dukungan, dan kerja sama dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tugas dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., C.BJ., C.EJ., turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres baru.

Melalui pantun Melayu, ia mengajak Kapolres baru untuk menjadi bagian dari masyarakat Meranti yang dikenal hidup rukun dalam keberagaman.

"Pergi ke ladang membawa Nyiru, untuk menampi beras dan padi. Selamat datang Kapolres yang baru, di tanah jantan Kepulauan Meranti."

Menurutnya, masyarakat Kepulauan Meranti merupakan masyarakat yang majemuk, namun tetap mampu menjaga persatuan dan keharmonisan antarsuku berkat kuatnya nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang diwariskan secara turun-temurun.

Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momen tersebut ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, serta doa sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolres lama sekaligus harapan agar Kapolres baru dapat mengemban amanah dengan baik serta terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

PPTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Salurkan Bantuan TJSL Rp30 Juta untuk Pembangunan Tanggul Pencegahan Banjir di Desa Pelita Sagup Jaya


Aceh Timur – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan sebesar Rp30.000.000 untuk pembangunan tanggul pencegahan banjir di Desa Pelita Sagup Jaya, kecamatan Indra Makmur ,Kabupaten Aceh Timur.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh manajemen kebun yang dipimpin langsung oleh Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama,dan ketua SPBUN unit Kebun Julok Rayeuk Utara, Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap mengancam kawasan desa, terutama saat curah hujan tinggi.

Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, mengatakan bahwa bantuan TJSL merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Ketua SPBUN juga berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan tanggul sehingga mampu mengurangi dampak banjir dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Desa Pelita Sagup Jaya,"Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, ujar Manajer PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara. 

Tokoh Masyarakat Sartiman dan juga anggota DPRK Aceh Timur ,
Masyarakat dan pemerintah desa, menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara atas kepedulian yang ditunjukkan melalui program TJSL tersebut.

 Mereka berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Program TJSL PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat serta meningkatkan ketahanan desa terhadap bencana banjir.

15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla


PEKANBARU - Bhayangkara Run 2026 resmi digelar di Kota Pekanbaru, Minggu (19/7/2026), dengan diikuti sebanyak belasan ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. 

Ajang lari terbesar di Sumatera ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mengusung pesan kuat tentang pelestarian lingkungan melalui tema “Run with Purpose, Move Forward with Riau” yang diangkat dalam gerakan Riau Lawan Karhutla.

Ribuan peserta dilepas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana di depan Mapolda Riau. 

Pelepasan dilakukan secara bertahap, dimulai pukul 05.30 WIB untuk kategori Half Marathon (21K), dilanjutkan pukul 06.00 WIB untuk kategori 10K dan 5K.

Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Selain berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 juga diikuti pelari internasional dari Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura, memperkuat posisi event ini sebagai salah satu ajang olahraga lari berskala internasional yang terus berkembang di Indonesia.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.511 pelari mengikuti kategori 21K, 5.000 pelari pada kategori 10K, dan 7.569 pelari pada kategori 5K, sehingga total peserta mencapai 15.080 orang.

Tidak sekadar menjadi ajang olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan melalui implementasi Green Policing yang selama ini menjadi program unggulan Polda Riau. 

Sebagai simbol komitmen tersebut, setiap peserta menerima boneka anak gajah Nona Seroja, ikon konservasi satwa liar di Riau, serta bibit pohon Trembesi yang diharapkan ditanam sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, Riau Bhayangkara Run 2026 merupakan salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Melalui tema Riau Lawan Karhutla, mari kita bersama-sama menjaga gajah, menjaga harimau, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari,” kata Herry.


Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum tersebut sebagai awal membangun semangat positif dan mempererat kebersamaan.

“Hari ini kita berkumpul untuk menjadi lebih baik. Mari kita lupakan semua pikiran buruk dan bergerak bersama membangun energi positif. Terima kasih kepada seluruh runners yang telah hadir dan menjadi bagian dari gerakan ini,” ujarnya.

Kapolda juga menyinggung suasana sejuk yang menyelimuti Kota Pekanbaru usai hujan pada malam sebelumnya sebagai pengingat bahwa alam akan memberikan manfaat apabila dijaga bersama.

“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Seperti hujan yang turun tadi malam sehingga udara pagi ini menjadi sejuk. Itu adalah pengingat bahwa manusia dan alam harus hidup berdampingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilainya mampu memadukan olahraga dengan kampanye penyelamatan lingkungan.

Menurutnya, tema Riau Lawan Karhutla menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun menjadi perhatian di Provinsi Riau.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Riau Bhayangkara Run 2026. Melalui kegiatan ini kita menyampaikan pesan bahwa kita bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan demi menjaga Riau tetap hijau,” ujar SF Hariyanto.

Selain menghadirkan kompetisi lari, Riau Bhayangkara Run 2026 juga menjadi pesta rakyat yang dipadati berbagai aktivitas pendukung, termasuk bazar UMKM, hiburan, serta penampilan musisi nasional Ndarboy Genk dan Charlie Van Houten yang memeriahkan suasana bersama ribuan peserta dan masyarakat di lapangan Mapolda Riau.

Melalui penyelenggaraan tahun ini, Riau Bhayangkara Run tidak hanya memperkuat citra Riau sebagai destinasi sport tourism, tetapi juga menjadi media edukasi publik bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif membangun kesadaran kolektif untuk menjaga hutan, melindungi satwa liar, serta memperkuat komitmen bersama mewujudkan lingkungan yang lestari.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Layanan Kepolisian 110.

Hormat kami,
A.n Kabid Humas Polda Riau
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Riau 
AKBP Rudi A. Samosir, S.E.,M.Si.

Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau

Sabtu, 18 Juli 2026

Disambut Meriah dengan Tradisi Melayu, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Tiba di Kepulauan Meranti


SELATPANJANG - Kehadiran Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, disambut hangat oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan saat tiba di Pelabuhan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat (17/7/2026) sore.

Prosesi penyambutan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB berlangsung khidmat dengan mengangkat kearifan lokal Melayu sebagai simbol penghormatan kepada pimpinan baru Polres Kepulauan Meranti. Sejumlah pejabat daerah, personel Polri, hingga tamu undangan turut hadir menyambut kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Kepulauan Meranti tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD H. Khalid Ali, S.E., Kajari Kepulauan Meranti Ricky Makado, S.H., M.H., Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf. Rusli Dongoran, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah, S.H., Ketua I TP PKK Kepulauan Meranti Sriyana Muzamil, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, para pejabat utama Polres, para kapolsek, pengurus Bhayangkari, serta undangan lainnya.

Setibanya di Pelabuhan Tanjung Harapan sekitar pukul 16.50 WIB, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita disambut langsung oleh Bupati H. Asmar melalui prosesi pemasangan tanjak dan pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan secara adat Melayu.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi menerima buket bunga yang diserahkan Ketua I TP PKK Kepulauan Meranti Sriyana Muzamil. Suasana penyambutan semakin semarak dengan iringan kompang yang mengiringi langkah keduanya menuju area pelabuhan.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tradisi tabur beras kunyit oleh personel Polres Kepulauan Meranti bersama para tamu undangan sebagai simbol doa dan harapan agar kepemimpinan baru membawa keberkahan, keselamatan, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas. Penyambutan juga dimeriahkan dengan atraksi silat tradisional yang menjadi bagian dari budaya Melayu.

Usai rangkaian penyambutan, sekitar pukul 17.00 WIB, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari melanjutkan perjalanan menuju Hotel Grand Indobaru untuk mengikuti kegiatan coffee break bersama Bupati Kepulauan Meranti, jajaran Forkopimda, dan pejabat utama Polres Kepulauan Meranti sebagai ajang silaturahmi dan mempererat sinergi antarinstansi.

Kegiatan penyambutan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran unsur Forkopimda, instansi pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen lainnya mencerminkan dukungan terhadap kepemimpinan baru di Polres Kepulauan Meranti.

Momentum tersebut juga menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polres Kepulauan Meranti dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, TNI, kejaksaan, instansi vertikal, serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel Polres Kepulauan Meranti melakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup serta monitoring di seluruh rangkaian acara. Secara keseluruhan, kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Bawa Aspirasi Meranti ke RI 2, Jani Pasaribu Diskusi Strategis Bersama Wapres Gibran Rakabuming


PEKANBARU - Langkah taktis dan strategis terus ditunjukkan oleh Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Jani Pasaribu. Dalam upaya memperkuat sinergi pembangunan daerah, legislator muda ini menghadiri agenda silaturahmi dan makan siang eksklusif bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Restoran Pondok Patin, Jalan Sudirman, Pekanbaru, pada Jumat (17/07/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi momentum penting bagi kemajuan Kepulauan Meranti. Kehadiran Jani Pasaribu di lingkaran utama Wapres menegaskan komitmen kuatnya untuk membawa suara dan kebutuhan masyarakat kepulauan langsung ke pusat kekuasaan.

Agenda strategis ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DPW PSI Provinsi Riau, Kelmi Amri, bersama jajaran pengurus DPW serta beberapa Ketua DPD PSI Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Bagi Jani Pasaribu, pertemuan tatap muka dengan Wapres Gibran bukan sekadar agenda seremonial belaka. Momen ini dimanfaatkannya secara maksimal untuk menyelaraskan arah pembangunan nasional agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di daerah terluar seperti Kepulauan Meranti.

Saat dikonfirmasi seusai pertemuan, Jani Pasaribu mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas keterbukaan Wapres Gibran dalam berdiskusi secara santai namun sarat akan substansi pembangunan.

"Pertemuan hari ini bukan sekadar jamuan makan siang biasa, melainkan simbol kebersamaan dan penguatan komitmen kita di daerah. Kita ingin terus bergerak maju bersama untuk memperjuangkan kemajuan bangsa, khususnya memastikan daerah Kepulauan Meranti mendapat perhatian lebih di level nasional," tegas Jani Pasaribu dengan penuh optimis.

Di bawah kepemimpinan Jani Pasaribu, DPD PSI Kepulauan Meranti berkomitmen penuh untuk menjadi motor penggerak dan pengawal program-program strategis nasional di daerah. Langkah ini dinilai sangat penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

Ketua DPW PSI Provinsi Riau, Kelmi Amri, turut memberikan apresiasi atas soliditas yang ditunjukkan oleh pengurus daerah, khususnya Jani Pasaribu, yang dinilai aktif menjemput bola demi kemajuan daerah pemilihannya.

Acara penuh kehangatan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan kekuatan barisan PSI di Riau. Dengan sinergi yang makin kokoh ini, jajaran legislatif dan kader PSI di daerah siap hadir memberikan dampak nyata yang langsung menyentuh masyarakat.

"Maju Bersama PSI, Untuk Indonesia!" (Red)

Daya Tampung 120, SMPN 3 Selatpanjang Hanya Terima 36 Siswa Baru


MERANTI - SMP Negeri 3 Selatpanjang hanya menerima 36 siswa baru pada PPDB Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah itu masih jauh dari daya tampung yang disediakan.

Kepala SMPN 3, Hastuti, menyampaikan data tersebut kepada Targetriau..com, Kamis 17 Juli 2026.

Daya tampung 120. Jumlah pendaftar 36. Jumlah diterima 36,” ujar Hastuti.

Hanya Buka 2 Jalur.  
Dari total 36 siswa yang diterima, 34 orang berasal dari Jalur Domisili atau Zonasi. Sementara Jalur Afirmasi hanya 2 orang. 

Untuk Jalur Prestasi dan Jalur Mutasi tahun ini tidak ada pendaftar di SMPN 3.

Dengan jumlah 36 siswa, maka SMPN 3 hanya membuka 2 rombongan belajar.

Kami hanya dapat 2 kelas, alhamdulillah,” kata Hastuti.

Jadwal Pengumuman. 
Kepsek menambahkan, proses konfirmasi dan pengumuman hasil PPDB SMPN 3 akan dilakukan pada 19 Juli 2026.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan PPDB di SMPN 3 berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. (Ade Putra)

Jumat, 17 Juli 2026

Plt. Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkomitmen mewujudkan keterbukaan informasi publik. Salah satunya melalui pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi publik secara resmi, akurat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti, Sukri, SE, mengatakan setiap warga negara memiliki hak memperoleh informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“PPID hadir untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi publik. Kami siap melayani setiap permohonan informasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Sukri.

Menurutnya, melalui mekanisme PPID, masyarakat akan memperoleh informasi yang telah diverifikasi sehingga akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan memiliki kepastian hukum. Di sisi lain, mekanisme tersebut juga memastikan informasi yang dikecualikan tetap terlindungi sesuai peraturan perundang-undangan.

Sukri menegaskan penggunaan layanan PPID bukan untuk membatasi akses informasi masyarakat. Sebaliknya, PPID menjadi jalur resmi agar informasi yang diterima benar, lengkap, dan berasal dari sumber yang berwenang.

“Kami ingin masyarakat memperoleh informasi yang benar dari sumber resmi pemerintah. Dengan begitu, kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat diminimalkan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Setiap informasi sebaiknya dipastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui sumber resmi pemerintah.

Pemkab Kepulauan Meranti, lanjut Sukri, akan terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik melalui PPID agar semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Prosedur Permohonan Informasi Publik melalui PPID Kabupaten Kepulauan Meranti

Masyarakat yang membutuhkan informasi publik dapat mengajukan permohonan melalui PPID dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Mengajukan permohonan informasi melalui surat atau mengisi formulir permohonan dengan melampirkan identitas serta menjelaskan informasi yang dibutuhkan.
  2. PPID menerima dan mencatat permohonan serta memberikan tanda bukti penerimaan atau nomor registrasi.
  3. PPID melakukan verifikasi terhadap permohonan untuk memastikan informasi yang diminta berada dalam penguasaannya dan termasuk informasi yang dapat diberikan.
  4. PPID memberikan tanggapan paling lambat 10 hari kerja sejak permohonan diterima. Apabila diperlukan, jangka waktu dapat diperpanjang paling lama 7 hari kerja dengan pemberitahuan tertulis beserta alasannya.
  5. Informasi disampaikan kepada pemohon dalam bentuk salinan fisik, digital, atau kesempatan melihat dokumen. Jika permohonan ditolak, PPID akan menjelaskan alasan penolakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  6. Apabila belum puas terhadap jawaban PPID, pemohon dapat mengajukan keberatan kepada Atasan PPID.
  7. Jika keberatan tidak memperoleh penyelesaian, pemohon dapat menempuh penyelesaian sengketa informasi sesuai mekanisme yang berlaku.

BKPSDM Meranti Konfirmasi Belasan PPPK Paruh waktu (PW) Mundur Usai Terima SK, Alasan Ikut Suami dan Kerja di Luar Daerah


MERANTI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kabupaten Kepulauan Meranti membenarkan adanya belasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK Paruh waktu (PW) yang mengundurkan diri setelah menerima Surat Keputusan pengangkatan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti Kepada Wartawan menanggapi surat konfirmasi resmi yang dilayangkan, Kamis 16 Juli 2026.

Jumlahnya masih sama seperti yang diberitakan media ," ujar BKPSDM.


Alasan Beragam, Dominan Faktor Keluarga.

Menurut Kaban, alasan pengunduran diri para PPPK Paruh waktu (PW)
tersebut tidak sama. Sebagian besar dipicu faktor keluarga dan pekerjaan lain.

Alasan beragam, ada karena ikut suami, mendapat pekerjaan lain di luar daerah ," jelasnya.

Faktor pindah domisili mengikuti pasangan dan menerima tawaran kerja dengan gaji lebih tinggi di luar Meranti menjadi penyebab utama. Kondisi ini cukup umum terjadi pada PPPK Paruh waktu (PW) yang baru diangkat.

Sebagian Besar Terdampak di Setda. 
Terkait sebaran OPD yang terdampak, Kaban menyebut pengunduran diri tidak hanya terjadi di satu instansi.

"Dari beberapa OPD, sebagian besar di Setda ," ungkapnya.

Meski demikian, ia belum merinci secara detail formasi dan jabatan yang ditinggalkan para PPPK Paruh waktu (PW) tersebut.

Formasi Kosong Masih Bisa Ditangani.  
BKPSDM memastikan pelayanan di OPD terdampak tidak terganggu meski ada kekosongan. 

"Karena masih bisa dikerjakan oleh tenaga yang ada, sampai saat ini masih aman," (Red)

Rapat Banggar DPRD Provinsi Riau Memanas, Indra Gunawan dan Parian Ikhwan Diduga Baku Hantam


PEKANBARU - Rapat Badan Anggaran atau Banggar DPRD Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung DPRD Riau, Kamis 16 Juli 2026, diwarnai keributan.

Dua kubu anggota DPRD, yang disebut kubu Indra Gunawan dan kubu Parian Ikhwan, terlibat adu mulut yang berujung saling dorong dan baku hantam di ruang rapat.

Keributan terjadi saat pembahasan alokasi anggaran dan program kegiatan di sejumlah OPD. Adu argumen antar fraksi yang sudah berlangsung alot memicu ketegangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, suasana sempat tidak kondusif. Sejumlah anggota lainnya dan petugas keamanan berusaha melerai keributan agar rapat tidak semakin ricuh.

Saling Tuding Soal Anggaran.
Sumber internal DPRD menyebutkan, perselisihan dipicu perbedaan pandangan terkait prioritas penggunaan anggaran. Kubu Indra Gunawan dan kubu Parian Ikhwan disebut memiliki pandangan berbeda dalam menentukan pos-pos belanja.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan DPRD Riau maupun dari Indra Gunawan dan Parian Ikhwan terkait insiden tersebut.

Tuntut Kedewasaan Berpolitik.
Peristiwa ini mendapat sorotan publik. Masyarakat menilai wakil rakyat seharusnya memberi contoh kedewasaan dalam berpolitik dan berdebat, bukan dengan cara kekerasan di ruang sidang.

Pimpinan DPRD Riau diharapkan segera mengambil langkah tegas agar pembahasan anggaran APBD 2026 dapat berjalan lancar, transparan, dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Media masih berupaya mengkonfirmasi kronologi lengkap dan sanksi yang akan diberikan kepada anggota yang terlibat

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi