TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Sabtu, 05 September 2026

PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Salurkan Bantuan Bola Voli dan Bola Kaki untuk Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara


ACEH TIMUR – PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar melalui pemberian bantuan sarana olahraga berupa bola voli dan bola kaki kepada Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara,Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda di lingkungan desa  sekitar kebun julok Rayeuk utara.

Bantuan diterima langsung oleh Kepala Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara, Haris Purnama. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih  kepada pihak PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang olahraga.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, atas bantuan bola voli dan bola kaki ini. 

Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama para pemuda yang aktif dalam kegiatan olahraga,” ujar Haris Purnama.

Menurutnya, sarana olahraga tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk meningkatkan semangat berolahraga sekaligus mempererat hubungan tali silaturahmi dan kekompakan antar warga.

Kepala Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara  Haris Purnama berharap kerja sama dan kepedulian antara pihak perkebunan dengan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dengan baik serta memberikan manfaat bagi kemajuan desa.

Sementara itu, Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk mendukung kegiatan olahraga masyarakat dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat serta berprestasi di bidang olahraga.

Pemberian bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

Agoung Gedhe Pratama juga berharap semoga bantuan ini bermanfaat dan berkah , dengan adanya bantuan ini pemuda Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara kedepannya bisa ikut pertandingan bola kaki dan bola Voli yang di buat oleh pemerintah kabupaten Aceh Timur yaitu antar Kecamatan.(I)

Jumat, 04 September 2026

Bersama Tim SAR, Polairud Polres Meranti Respons Cepat Kecelakaan Dua Kapal di Selat Air Hitam


MERANTI - Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti bersama Tim SAR Gabungan  bergerak cepat menangani kecelakaan laut yang melibatkan SB Eagle 11 dan SB Four Brother 03 di perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.

Kecelakaan terjadi saat SB Eagle 11 bertolak menuju salah satu APMS di Selatpanjang untuk mengisi bahan bakar. Sekitar 10 menit setelah berlayar, kapal tersebut bertabrakan dengan SB Four Brother 03 hingga kapal tersebut terbalik.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Abdul Roni, S.H., mengatakan personel langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kecelakaan.

"Kurang lebih satu menit kemudian anggota Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti mendatangi lokasi kejadian dan melakukan upaya penyelamatan terhadap kru SB Four Brother," ujar Abdul Roni.

Namun, kru SB Four Brother 03 belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Dalam pencarian awal, petugas menemukan sejumlah barang yang mengapung, yakni kursi kapal, empat buah busa alas kursi, lifebuoy, life jacket, kayu palet serta sepasang sandal.

Sementara itu, SB Eagle 11 diketahui berjumlah 5 orang. Sebelum kecelakaan, SB Eagle 11 berangkat dari Pelabuhan Mengkapan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, sekitar pukul 13.00 WIB menuju Bengkel Akian di Selatpanjang untuk memperbaiki busi kapal. Setelah selesai sekitar pukul 15.00 WIB, kapal melanjutkan perjalanan menuju APMS.

Tubrukan terjadi di posisi koordinat N 1.0205° dan E 102.7066°. Berdasarkan laporan awal, SB Four Brother 03 berada di arah lambung kiri SB Eagle 11 sebelum tubrukan terjadi.

"Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya peristiwa tubrukan," kata Abdul Roni.

Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar, Basarnas dan Pos TNI AL Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan operasi SAR mencari kru dan SB Four Brother 03. (Humas Polres Meranti).

Bupati Kepulauan Meranti Terima Kunjungan Dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau


SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menerima kunjungan rombongan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau di Rumah Dinas Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (3/9/2026).

Turut Mendampingi Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Kadis Disperindag Marwan, SE, Plt Kadis Koperasi Eko Priyono, M.Si, Plt Kadis Kominfo, Sukri, SE dan Kabag Prokopim  

Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas peluang kolaborasi antara UIN Suska Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya dalam bidang akademik, kajian, pengembangan potensi daerah, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak UIN Suska Riau ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih dan selamat datang. Mudah-mudahan nanti bisa berkolaborasi antara UIN dengan Pemkab Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.

Menurutnya, salah satu potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi tersebut adalah sektor sagu. Kabupaten Kepulauan Meranti dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sagu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Asmar juga memperkenalkan sagu sebagai bagian dari identitas dan tradisi masyarakat Meranti. Ia bahkan mengajak rombongan UIN Suska Riau untuk mencicipi makanan berbahan dasar sagu sebagai bagian dari pengalaman selama berada di daerah tersebut.

“Tradisi di sini, makanan tradisinya sagu. Meranti ini salah satu daerah penghasil sagu terbesar,” katanya.

Sementara itu, perwakilan UIN Suska Riau, Rasmon, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan untuk bersilaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Menurutnya, UIN Suska Riau memiliki tim survei dan kajian yang dapat mendukung pemerintah daerah dalam memperoleh data serta rekomendasi untuk penyusunan kebijakan.

“Niatan kami hari ini yang pertama bersilaturahmi ke Pak Bupati, temu sapa, kemudian mungkin ada hal-hal lain yang bisa kita kolaborasikan, terutama terkait bidang akademik dan kajian-kajian,” ujarnya.


Ia menambahkan, pihak UIN Suska Riau juga membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, termasuk kemungkinan pemberian beasiswa bagi aparatur atau putra-putri daerah Kepulauan Meranti untuk melanjutkan pendidikan pada program studi yang relevan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur CSAD UIN Suska Riau, Dr. Ade Ria Nirmala, SE., MM., menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan kajian terhadap sejumlah potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (4/9/2026).

Ia mengatakan, terdapat sejumlah potensi unggulan yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Harapan kami, 10 unggulan dan potensi ini bisa menjadi salah satu referensi bagi Pemkab Meranti untuk membuat sebuah kebijakan,” jelas Ade.

Menurutnya, penetapan produk atau sektor unggulan daerah penting agar pengembangannya tidak hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah (OPD). Sebaliknya, seluruh OPD dapat berkolaborasi sesuai tugas dan kewenangannya untuk mendukung pengembangan potensi tersebut.

Ia mencontohkan sejumlah daerah di Riau yang telah menetapkan produk unggulan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah daerah.

“Jangan sampai UMKM ini hanya menjadi pekerjaan dinas UMKM saja. Tujuannya adalah bagaimana kebijakan terhadap sektor unggulan itu bisa menjadi kolaborasi semua OPD,” katanya.

FGD tersebut diharapkan dapat menghasilkan masukan konkret mengenai arah kebijakan Pemkab Kepulauan Meranti dalam mengembangkan berbagai potensi daerah, termasuk sektor UMKM, ekonomi lokal, pendidikan, dan komoditas unggulan.

Ade berharap pemerintah daerah dapat melihat hasil kajian tersebut secara komprehensif, sehingga program maupun kebijakan yang telah berjalan dapat semakin diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki potensi menjadi unggulan daerah.

Pada agenda FGD tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti juga dijadwalkan diwakili Sekretaris Daerah. Sementara Bupati Asmar tidak dapat hadir karena memiliki agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Pertemuan antara UIN Suska Riau dan Pemkab Meranti ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kajian berbasis data sekaligus mendorong kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. (***)

Usung Semangat “Bermutu, Beretika, Berkarakter”, DPD PERADI Profesional Pekanbaru Resmi Dilantik untuk Masa Bakti 2026–2031


PEKANBARU |  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI Profesional) Pekanbaru resmi menggelar pelantikan jajaran kepengurusan untuk masa bakti 2026–2031.

Pelantikan yang berlangsung di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (3/9/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi profesi advokat di Pekanbaru dan sekitarnya.

Dengan mengusung tema “Bermutu, Beretika, Berkarakter”, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga memiliki komitmen terhadap peningkatan kompetensi, penegakan kode etik dan penguatan karakter profesi.

Dalam susunan kepengurusan yang didokumentasikan pada momentum pelantikan tersebut, sejumlah tokoh dan praktisi hukum tergabung dalam jajaran Dewan Penasehat dan Dewan Kehormatan.

Dewan Penasehat :
Jabatan Ketua Dewan Penasehat diamanahkan kepada Rahmat Zaini, S.H.
Sementara jajaran anggota Dewan Penasehat terdiri dari:
1. Adi Irma, S.H.
2. Armilis Ramini, S.H.
3. Tommy Karya, S.H., M.H.
4. Syarifuddin, S.H.
5. Mahadar, S.H.
6. M. Nasrul Hanafial, S.H.
7. Muhammad Kamil, S.H.
8. Dr. Syahrizal Diko, S.H., M.H.
9. Dr. Khairi, S.Sy., M.H.


Dewan Kehormatan :
Sementara itu, jabatan Ketua Dewan Kehormatan dipercayakan kepada Prof. Dr. Ardiansah, S.H., M.Ag., M.H.

Jajaran anggota Dewan Kehormatan terdiri dari:
1. Wishadianto, S.H., M.H.
2. Dr. H. Makfuzat Zein, S.H., M.H., S.Psi.
3. Dr. M. Fadly Daeng Yusuf, S.H., S.E., M.H.
4. Isna Fatimah Arbainah, S.H., M.H.
5. Dr. H. Hasan Basri, S.Ag., S.H., M.H., C.M.
6. Dr. Irfansyah, S.Pi., S.H., M.H.
7. Dr. Andrizal, S.H., M.H.
8. H. Mhd. Jalnus, S.H., M.H.
9. Dr. Muhammad Kamalin, S.H., M.Sy.
10. Dr. M. Alpi Syahputra, S.H., M.H., CPL.
11. Floridia Herawati, S.H.


Secara keseluruhan, berdasarkan dokumen susunan kepengurusan yang ditampilkan, struktur kepengurusan DPD PERADI Profesional Pekanbaru periode 2026–2031 mencakup 137 personel.

Keberadaan para tokoh dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika profesi hukum yang semakin kompleks.

Dalam konteks penegakan hukum, profesi advokat memiliki posisi yang strategis. Advokat tidak hanya berperan memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari sistem penegakan hukum yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga prinsip keadilan dan kepastian hukum.

Karena itu, semangat “Bermutu, Beretika, Berkarakter” menjadi landasan penting bagi kepengurusan yang baru dilantik. Profesionalisme harus berjalan seiring dengan integritas, sementara kompetensi harus disertai dengan kesadaran terhadap kode etik dan tanggung jawab moral.

Salah seorang anggota Dewan Kehormatan, Dr. Irfansyah, S.Pi., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan tersebut. Ia menilai momentum ini harus menjadi titik awal untuk membangun organisasi advokat yang semakin profesional dan berintegritas.

“Pelantikan ini bukan sekadar pengukuhan sebuah struktur kepengurusan. Lebih dari itu, ini merupakan amanah bersama untuk menjaga kehormatan profesi advokat dan membangun organisasi yang benar-benar mampu memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum,” ujar Dr. Irfansyah.

Menurutnya, kualitas seorang advokat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam memahami hukum, tetapi juga oleh etika dan karakter dalam menjalankan profesinya.

 “Kompetensi, etika dan integritas harus menjadi satu kesatuan. Ketika ketiga nilai tersebut dijalankan secara konsisten, maka kepercayaan masyarakat terhadap profesi advokat akan semakin kuat,” tegasnya.

Dengan telah dilantiknya jajaran kepengurusan DPD PERADI Profesional Pekanbaru masa bakti 2026–2031, seluruh pengurus diharapkan mampu membangun solidaritas organisasi serta menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan profesi advokat.

Pelantikan tersebut menjadi awal dari perjalanan baru DPD PERADI Profesional Pekanbaru untuk membangun organisasi yang bermutu dalam kompetensi, beretika dalam menjalankan profesi dan berkarakter dalam memperjuangkan keadilan. (***)

Kamis, 03 September 2026

Rp307 Juta Melayang, Polres Meranti Tangkap Terduga Pelaku Janji Lolos Polri


MERANTI - Harapan seorang warga Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mengantarkan anaknya menjadi anggota Polri justru berujung perkara hukum. Sejak 2020, korban disebut telah menyerahkan uang secara bertahap kepada Z (45), yang mengaku mampu membantu kelulusan anaknya dalam seleksi Polri.

Setelah kasus tersebut dilaporkan pada 2025, perjalanan perkara berlangsung cukup panjang. Z bahkan disebut dua kali mangkir dari panggilan kepolisian dan sempat kabur di beberapa kota besar di indonesia, Sat Reskrim tidak tinggal diam lalu sempat dikejar di Jakarta dan Z sempat melarikan diri. Hingga akhirnya, keberadaannya terdeteksi di Selatpanjang pada Senin (31/8/2026) dan langsung diamankan polisi.

Polres Kepulauan Meranti kemudian menetapkan Z sebagai tersangka dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan pada 1 September 2026.

Kasus ini bermula pada Desember 2020 ketika korban MN mencari bantuan agar anaknya dapat mengikuti seleksi Polri. Melalui seorang saksi berinisial SP, MN kemudian bertemu dengan Z.

Dalam pertemuan itu, Z disebut mengaku memiliki rekan di Mabes dan menyanggupi membantu proses kelulusan. Korban yang percaya kemudian mengirimkan uang sebanyak dua kali sebesar Rp150 juta pada Desember 2020. Permintaan uang kembali muncul menjelang proses seleksi. Korban kemudian menyerahkan tambahan Rp10 juta.

Pada 2021, anak korban mengikuti proses seleksi Bintara Polri di Pekanbaru. Namun hasilnya tidak sesuai harapan karena dinyatakan gagal. Di tengah proses tersebut, Z kembali meminta Rp50 juta dengan alasan untuk membantu kelulusan.

Karena masih berharap anaknya berhasil, korban kembali mengirimkan uang sebesar Rp40 juta pada 1 September 2021. Meski telah menyerahkan uang tambahan, hasil seleksi tetap tidak berubah.

Z kemudian menawarkan jalur Akademi Kepolisian (Akpol). Korban disebut ditawari bantuan dengan kebutuhan dana yang disebut mencapai Rp800 juta. Z juga menyampaikan bahwa sebelum seleksi diperlukan bimbingan dan pemeriksaan kesehatan di Jakarta.

Korban yang masih berharap kemudian kembali menyerahkan uang hingga total Rp100 juta untuk keperluan tersebut. Namun anak korban akhirnya tidak melanjutkan proses seleksi setelah merasa diabaikan oleh Z.

Perjalanan tersebut berlanjut pada 2023 ketika anak korban kembali mengikuti seleksi Bintara Polri. Z kembali meminta uang sebesar Rp7 juta dengan alasan untuk membantu melancarkan kelulusan.

Namun hasilnya kembali tidak sesuai harapan. Anak korban dinyatakan tidak lulus dengan alasan adanya kelainan pada bagian rahang.

Dari rangkaian penyerahan uang sejak 2020 hingga 2023 tersebut, total uang yang disebut telah diterima Z mencapai Rp307 juta.

Setelah beberapa kali upaya tidak membuahkan hasil, korban meminta uang tersebut dikembalikan. Z disebut berjanji akan mengembalikannya dalam waktu satu bulan. Namun janji itu tidak terealisasi.

"Z menjanjikan akan mengembalikan uang tersebut dalam jangka waktu satu bulan. Namun setelah ditunggu, uang tersebut tidak dikembalikan," jelas Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Korban akhirnya melaporkan perkara tersebut ke Polres Kepulauan Meranti pada 11 April 2025. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Dalam prosesnya, Z dua kali tidak memenuhi panggilan kepolisian. Polisi baru mengamankan Z setelah memperoleh informasi bahwa dirinya berada di Selatpanjang pada 31 Agustus 2026.

Setelah pemeriksaan terhadap saksi, calon tersangka, penelaahan alat bukti serta gelar perkara, polisi menetapkan Z sebagai tersangka.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, alat bukti surat, pemeriksaan terhadap calon tersangka serta hasil gelar perkara, terhadap Z ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan," ujar Gede Adi.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa bukti setor, bukti transfer dan print out rekening yang berkaitan dengan transaksi perkara tersebut. Z disangkakan melanggar Pasal 492 KUHP dan atau Pasal 486 KUHP.

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku mampu menjamin kelulusan seleksi Polri.

"Proses penerimaan TNI dan Polri memiliki mekanisme resmi. Masyarakat jangan mudah percaya dengan pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang,"tegasnya.

Gede Adi juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan dugaan tindak pidana melalui layanan kepolisian.

"Masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 Polri apabila membutuhkan bantuan, menemukan adanya gangguan keamanan maupun mengetahui dugaan tindak pidana. Layanan ini dapat digunakan untuk menyampaikan laporan kepada kepolisian," tegasnya. (Humas Polres Meranti).

Resmi Daftarkan Keberadaan Organisasi ke Kesbangpol, DPC LSM KPK RI Meranti Perkuat Legalitas Kelembagaan


KEPULAUAN MERANTI | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (LSM KPK RI) Kabupaten Kepulauan Meranti secara resmi telah menyampaikan dan mendaftarkan keberadaan kepengurusan organisasinya kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Meranti,Rabu (2/9/26).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus sebagai upaya menertibkan administrasi dan memperkuat keberadaan kelembagaan organisasi di tingkat daerah.

Ketua DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti, Jamaludin, mengatakan bahwa penyampaian keberadaan organisasi kepada Kesbangpol merupakan bagian penting dalam membangun kelembagaan yang tertib secara administrasi serta membuka ruang koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami telah secara resmi menyampaikan keberadaan dan kepengurusan DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti kepada pihak Kesbangpol. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjalankan organisasi secara tertib administrasi, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Jamaludin

Menurutnya, dengan telah disampaikannya keberadaan organisasi secara resmi, DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti siap membangun sinergi dan komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran LSM KPK RI di Kabupaten Kepulauan Meranti membawa komitmen untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan bertanggung jawab.

DPC LSM KPK RI, kata Jamaludin, berkomitmen untuk ikut mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan pelayanan publik yang menjadi kepentingan masyarakat.

“Dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi, kami akan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme, objektivitas, serta menjunjung tinggi hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Jamaludin juga menyampaikan bahwa seluruh kelengkapan administrasi kelembagaan telah dipersiapkan dan disampaikan sesuai dengan kebutuhan administrasi organisasi, termasuk dokumen kepengurusan, program kerja, serta kelengkapan administrasi lainnya.

Dengan telah resminya penyampaian dan pendaftaran keberadaan organisasi tersebut, DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan dapat menjalin koordinasi yang semakin baik dengan berbagai pihak dalam menjalankan program dan kegiatan organisasi.

Ke depan, DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti juga berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi dan menerima aspirasi masyarakat, khususnya terkait berbagai persoalan yang memerlukan perhatian serta pengawasan bersama sesuai dengan mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

Jamaludin berharap seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun masyarakat, dapat memberikan dukungan terhadap keberadaan dan program kerja DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dapat bersama-sama membangun komunikasi dan sinergi yang baik. DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti siap menjalankan tugas, fungsi, program kerja, dan kegiatan organisasi sesuai amanah serta arahan Dewan Pimpinan Pusat LSM KPK RI,” pungkas Jamaludin. (***)

Rabu, 02 September 2026

Pemkab Aceh Timur Gelar HARDIKDA ke-67 di Lapangan Rantau Panjang Peureulak


ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) ke-67 yang dipusatkan di Lapangan Rantau Panjang, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (2/9/2026).

Peringatan HARDIKDA ke-67 tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat serta komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.S.I., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Gubernur Aceh.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa peringatan HARDIKDA bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat tekad dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter, kreatif, mandiri, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
“Peringatan HARDIKDA bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menyiapkan generasi Aceh yang berakhlak, kreatif, mandiri, serta mampu menguasai teknologi,” demikian amanat yang dibacakan Bupati Aceh Timur.
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Aceh yang mengedepankan nilai-nilai Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.

Melalui peringatan HARDIKDA ke-67, seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan terus meningkatkan sinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, inklusif dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Pemerintah daerah juga diharapkan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik, sarana dan prasarana pendidikan, serta pengembangan kompetensi peserta didik agar mampu bersaing di era digital.

Peringatan HARDIKDA di Lapangan Rantau Panjang Peureulak turut menjadi ajang untuk membangkitkan semangat para guru, tenaga kependidikan, pelajar, serta seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjadikan pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.

Dengan semangat HARDIKDA ke-67, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan serta mencetak generasi muda yang berilmu, berkarakter, berakhlak dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Segera Legalkan Kelembagaan, DPC LSM KPK RI Kabupaten Meranti Akan Sampaikan Keberadaannya Secara Resmi ke Kesbangpol


Sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia, pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat - Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (LSM KPK RI) Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan akan segera menyampaikan keberadaan kepengurusannya secara resmi ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Meranti 

Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan legalitas administratif kelembagaan di tingkat daerah, sekaligus menjalin sinergi kemitraan yang baik antara lembaga kontrol sosial dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), serta unsur Forkopimda setempat.

Ketua DPC LSM KPK RI Kabupaten Meranti  Jamaludin, menegaskan bahwa pelaporan keberadaan dan penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) atau dokumen pelantikan kepengurusan merupakan prosedur wajib bagi setiap organisasi masyarakat maupun LSM.

"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran DPC LSM KPK RI di Kabupaten Kepulauan Meranti ini sah secara hukum, legal secara administratif, dan siap bersinergi. Dalam waktu dekat, jajaran pengurus akan mendatangi Kantor Kesbangpol untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan berkas susunan pengurus ," ujar Jamaludin dalam keterangannya, Rabu,02/09/26.

Ia menambahkan, kehadiran LSM KPK RI di daerah ini memiliki misi kuat untuk mengawal jalannya roda pemerintahan yang bersih, transparan, serta ikut serta membantu penegak hukum dalam mengawasi penggunaan anggaran dan pelayanan publik agar terhindar dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).


Sementara itu, Jamaludin menyampaikan juga bahwa seluruh kelengkapan dokumen seperti Akta Pendirian, SK Kepengurusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), program kerja, hingga domisili sekretariat telah rampung disiapkan.

Berkas administrasi sudah 100 persen siap. Kami berharap, setelah pelaporan resmi ini diterima oleh pihak Kesbangpol Kabupaten Meranti, koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial ke depan dapat berjalan dengan lebih baik, objektif, dan konstruktif," pungkas Jamaludin.

Dengan dilakukannya audiensi dan penyampaian berkas resmi ke Kesbangpol nanti, DPC LSM KPK RI Kabupaten Kepulauan Meranti siap menancapkan komitmen untuk aktif bekerja dan membuka ruang pengaduan masyarakat yang ingin melaporkan indikasi penyimpangan atau dugaan tindak pidana korupsi di wilayah hukum setempat.

Saya berharap semua masyarakat dan pemerintah sebagai pemangku kepentingan publik baik lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat memberikan dukungannya   demi terlaksnanya kami dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta program kerja dan kegiatan dengan baik sesuai yang diamanah dan diarahkan oleh  Dewan Pimpinan Pusat ( DPP )  LSM KPK - RI, tutup Jamaludin. (Fikar)

Senin, 31 Agustus 2026

Program JALUR Polairud Meranti Bawa Bantuan hingga Pesan Pilkades dan Karhutla


MERANTI - Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) kembali membawa personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kepulauan Meranti menyambangi masyarakat pesisir. Kali ini, warga Dusun Cemaning, Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, menjadi sasaran kegiatan yang digelar Minggu (30/8/2026).

Perjalanan menuju kawasan tersebut dilakukan menggunakan armada patroli KP-1006. Kehadiran personel tidak hanya untuk menyapa masyarakat, tetapi juga membawa sejumlah layanan dan bantuan yang dibutuhkan warga pesisir.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Abdul Roni, S.H., mengatakan JALUR menjadi salah satu cara Polri mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah pesisir dan memiliki keterbatasan akses.

"Program JALUR ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk menjangkau langsung masyarakat pesisir. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga ketika mereka membutuhkan pelayanan dan kepedulian," kata Abdul Roni kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sat Polairud menjalankan sejumlah program, di antaranya Sambang Nusa Presisi, Peduli Ekonomi Pesisir, Klinik Terapung dan Pustaka Terapung.

Sebanyak 50 warga menerima bantuan sembako berupa beras, telur dan mi instan. Sementara anak-anak pesisir mendapat kesempatan membaca melalui Pustaka Terapung sekaligus menerima alat tulis. Tim Si Dokkes juga memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan pemberian vitamin.

Selain pelayanan sosial, personel turut menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Warga diingatkan agar menjaga keamanan dan persaudaraan selama tahapan Pilkades, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

"Jangan mudah terprovokasi dan mari kita bersama-sama menjaga situasi tetap aman, terutama dalam pelaksanaan Pilkades. Perbedaan pilihan jangan sampai menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat," pesan Abdul Roni.

Pesan lain yang disampaikan berkaitan dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

"Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kalau menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani sejak dini," ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan kepolisian, warga juga diingatkan dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan kehadiran atau pelayanan kepolisian.

Abdul Roni menegaskan, kondisi geografis Kepulauan Meranti yang banyak terdiri dari wilayah perairan tidak boleh menjadi penghalang bagi polisi untuk hadir di tengah masyarakat.

"Medan dan jarak bukan alasan untuk tidak hadir. Justru masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan sulit dijangkau harus menjadi perhatian kita," tegasnya. (Humas Polres Meranti)

Usung Lima Misi Strategis, Fadli Siap Bawa Insit Maju Rakyat Sejahtera


MERANTI - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai menghadirkan gagasan dan arah pembangunan yang ditawarkan para kandidat.

Calon Kepala Desa Insit nomor urut 3, Fadli tampil dengan visi besar untuk membawa perubahan dan kemajuan desa melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan yang merata, serta penguatan peran masyarakat dan generasi muda.

Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (31/8/2026), Fadli menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilkades bukan semata-mata untuk menduduki jabatan kepala desa, melainkan membawa semangat pengabdian serta harapan baru bagi kemajuan Desa Insit.

“Terwujudnya Desa Insit  yang Maju, Berdaya, Berkelanjutan, dan Berakhlak Mulia melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan, Pembangunan yang Merata dan Pasilitas Umum, Berkeadilan, serta Penguatan Generasi Muda yang Unggul dan Berprestasi.”

Visi tersebut menjadi landasan bagi Lima misi utama yang telah dirumuskan sebagai arah pembangunan Desa Insit  untuk masa mendatang.

Pada sektor pemerintahan,Fadli berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif. Keterbukaan informasi serta musyawarah dengan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

Dalam bidang pembangunan, ia menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur hingga ke seluruh wilayah desa. Pembangunan, menurutnya, harus dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat, kondisi setiap dusun, serta skala prioritas yang jelas dan berkeadilan.

Tidak hanya pembangunan fisik,Insi  juga menaruh perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Potensi UMKM, produk unggulan desa, dan sumber daya lokal diharapkan dapat dikembangkan secara bijaksana untuk menciptakan masyarakat yang semakin mandiri dan berdaya,Saing

Di bidang keagamaan, calon nomor urut 3 ini mengusung program pembinaan generasi Qur’ani. Dukungan terhadap kegiatan MTQ dan berbagai aktivitas keagamaan masyarakat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang memiliki karakter, akhlak, dan nilai spiritual yang kuat.

Perhatian terhadap pelestarian budaya Melayu  dan suku yang berada di desa Insit juga menjadi salah satu agenda yang ditawarkan Fadli  juga memandang seni dan budaya lokal sebagai identitas yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui dukungan terhadap kelompok kesenian serta ruang kreativitas masyarakat.

Sementara itu, kaum muda mendapat perhatian khusus dalam program yang diusungnya. Insit berkomitmen membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pemuda untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa, termasuk mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga sebagai sarana pengembangan potensi, kreativitas, kebersamaan, dan aktivitas positif.

Menurut Insit, pembangunan desa yang ideal tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh aspek ekonomi, pendidikan, keagamaan, kebudayaan, serta pembangunan sumber daya manusia.

Ia berharap masyarakat Insit  dapat menggunakan momentum Pilkades sebagai ruang demokrasi untuk menentukan arah masa depan desa selama enam tahun ke depan.

“Pilkades ini adalah momentum kita bersama untuk menentukan arah Desa Insit  Enam tahun ke depan. Mari kita wujudkan desa yang maju, berdaya, berkelanjutan, dan berakhlak mulia,” ujar Fadli.

Dengan membawa visi “Insit  Maju, Rakyat sejahtera dan Berkelanjutan Fadli berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat untuk bersama-sama membangun desa menuju masa depan yang lebih baik, dengan pemerintahan yang terbuka, pembangunan yang merata, serta masyarakat yang semakin mandiri dan sejahtera.

Ini lima Misi strategis calon nomot Urut 3 Desa insit.
 
  1. pemerintah jujur dan Tranpara pengelola dana desa Terbuka dan dapat dipertangungjawaban .
  2. pembangunan Tepat sasaran penhutamakan jalan pasilitas umum dan kebutuhan masyarakat.
  3. Ekonomi Masyarakat Meningkatkan,dan mendukung UMKM Pertanian Nelayan dan usaha Masyarakat.
  4. Melayan Cepat dan Adil ,Melayani Masyarakat Tanpa membeda bedakan.
  5. Pemuda dan peremuan Berdaya Saing Membuka Ruang untuk keratifitas olah raga ,pendidikan dan usaha. 
(Fikar)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi