TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Selasa, 23 Juni 2026

Bupati Asmar Sambangi Bappenas, Kejar Restu APBN 2027 Untuk Meranti


Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambangi Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI di Jakarta, Senin (22/6/2026). Kedatangan orang nomor satu di Kepulauan Meranti ini untuk memperjuangkan kucuran dana APBN 2027 guna menggenjot infrastruktur di wilayah perbatasan tersebut.

Rombongan Pemkab Meranti diterima langsung oleh Direktur Pembangunan Indonesia Barat Kementerian PPN/Bappenas, Dr. rer. nat. Jayadi, S.Si., M.S.E., M.A., di Gedung Bappenas, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Asmar menegaskan, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat Meranti harus agresif menjemput bola ke pemerintah pusat. Sinergi dengan APBN dinilai menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

“Kita menyadari tanpa dukungan dari provinsi dan pemerintah pusat, Meranti dengan keterbatasan anggaran saat ini akan kesulitan membangun daerah,” ujar Asmar dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Potensi Raksasa yang Terganjal Infrastruktur

Asmar memaparkan bahwa Kepulauan Meranti memiliki posisi yang sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Malaysia, Meranti juga memegang status Kawasan Strategis Nasional serta kawasan afirmasi 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Secara potensi ekonomi, daerah ini kaya akan minyak, gas bumi, timah, hingga komoditas sagu, kelapa, kopi, dan budidaya kakap putih. Namun, potensi raksasa ini belum maksimal karena dihambat masalah klasik: infrastruktur dasar.

“Terbatasnya air bersih, listrik, telekomunikasi, akses jalan, jembatan, pelabuhan, serta layanan kesehatan dan pendidikan membuat pertumbuhan ekonomi kita masih tertinggal dibanding daerah lain di Riau,” ungkapnya.
Belum lagi, ancaman abrasi pantai yang mengikis batas negara serta regulasi Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) yang mengunci sekitar 362 ribu hektare daratan Meranti dari pemanfaatan optimal.

Rentetan Usulan Meranti ke Pusat

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Pemkab Meranti menyodorkan sejumlah program prioritas ke Bappenas untuk diadopsi ke APBN 2027. Berikut daftarnya:

Pendidikan & Kesehatan: Renovasi sekolah terdampak abrasi di pesisir, pembangunan puskesmas di tiga pulau besar, beserta pengadaan alkes dan fasilitas sanitasi.

Konektivitas & Perhubungan: Peningkatan jalan, jembatan, serta kelanjutan pembangunan Pelabuhan Dorak untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pertanian & Pangan: Pengadaan alsintan, jaringan irigasi, cetak sawah, hingga industri hilir berbasis sagu dan kelapa demi ketahanan pangan nasional.

Permukiman: Program Rumah Layak Huni (RLH) untuk masyarakat miskin.

Kebijakan Tata Ruang: Pendampingan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Tanjung Kedabu dan peninjauan kembali kebijakan lahan gambut (PIPPIB).

Respons Lampu Hijau dari Bappenas
Gayung bersambut, Kementerian PPN/Bappenas memberikan respons positif. Direktur Pembangunan Indonesia Barat Bappenas, Dr. Jayadi, memastikan isu yang dibawa Meranti segaris dengan komitmen pusat.

“Sesuai RPJMN 2025-2029, persoalan aksesibilitas dan konektivitas di kawasan daerah tertinggal menjadi prioritas nasional, sehingga dukungan untuk Meranti sangat besar,” tegas Jayadi.

Jayadi menambahkan, selain konektivitas, penanganan irigasi pertanian dan ancaman abrasi pantai di Meranti akan menjadi atensi khusus pemerintah pusat untuk segera ditindaklanjuti.

Mendengar komitmen tersebut, Asmar mengapresiasi lampu hijau dari Bappenas. Ia berharap kolaborasi ini menjadi titik balik kemajuan wilayahnya.

“Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju Meranti Unggul, Agamis, dan Sejahtera,” tutup Asmar.

Dalam kunjungan kerja ini, Bupati Asmar turut didampingi Kepala Bappeda Dr. Abu Hanifah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irmansyah, Kepala DKPP Ifwandi, Staf Ahli Bupati Randolf, Kepala Disperkim Agustiono, Kepala Disdik Tunjiarto, serta perwakilan Dinas PUPR dan Diskominfo Kepulauan Meranti.

Hari Bhayangkara Ke-80 Polres Meranti Hadirikan Sumur Bor Prioritas Air Bersih Selatpanjang Timur


MERANTI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan program bantuan penyediaan air bersih bagi masyarakat dengan membangun sumur bor di Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (22/6/2026).

Memasuki hari kedua pengerjaan, progres pembangunan sumur bor yang berlokasi di halaman belakang Kantor Lurah Selatpanjang Timur, Jalan Dorak Nomor 38, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti IPTU Roly Irvan, S.H., M.H., bersama KBO Satintelkam IPTU Mada Surya Darmawan, Kanit Intelkam Polsek Tebing Tinggi AIPTU Hans Riduab Hutapea, S.H., M.H., Ps Kasubsi PIDM Si Humas Polres Kepulauan Meranti Bripka Devi Firmansyah, Briptu Wahyudi Janil Dalimuthe, S.H., Bripda Reynaldi Hutajulu serta personel Polsek Tebing Tinggi Bripda Suendra.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Intelkam IPTU Roly Irvan mengatakan, program sumur bor tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang selama ini masih sangat bergantung pada penampungan air hujan.

"Estimasi penerima manfaat dari pembangunan sumur bor ini sebanyak 100 kepala keluarga yang berada di Jalan Dorak Nomor 38, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi. Kedalaman pengeboran sumur direncanakan mencapai 75 meter," ujar IPTU Roly Irvan.

Ia menjelaskan, sumur bor tersebut menggunakan pipa sedot berukuran 2,5 inci dengan mesin pompa air berkapasitas 20 liter per menit. Selain itu, akan dibangun tandon atau tangki penampung air berkapasitas 1.000 liter dengan ketinggian sekitar 2,5 meter. Seluruh pengerjaan diperkirakan selesai dalam waktu lima hari.

Pada hari kedua pelaksanaan, pengeboran telah menggunakan 10 batang pipa besi dengan panjang masing-masing enam meter. Kedalaman pengeboran telah mencapai lebih dari 60 meter, sementara progres pembangunan secara keseluruhan diperkirakan telah mencapai sekitar 20 persen.

Menurut IPTU Roly Irvan, kebutuhan air bersih di Kabupaten Kepulauan Meranti tergolong sangat krusial mengingat kondisi geografis daerah yang terdiri dari pulau-pulau kecil dengan karakteristik lahan rawa dan gambut, sehingga sebagian besar masyarakat masih mengandalkan penampungan air hujan sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari.

"Program bantuan pembangunan sumur bor dan distribusi air bersih ini merupakan wujud bakti sosial Polres Kepulauan Meranti dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan akses terhadap air bersih," jelasnya.

Melalui program tersebut, Polres Kepulauan Meranti tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih yang berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Muhammad Latif latau biasa di sapa le Gito selaku ketua RW Selat panjang Timur mengucapkan terimakasih kepada Polres Kepulauan Meranti atas membagun Sumur Bor di Kelurahan Selatpanjang Timur.

" Semoga dengan dibagunya sumur Bornya ini, masyarakat bisa menikmati air Bersih dengan baik, juga tentunya bermamfaat saat musim kemarau panjang terimakasih Polres Meranti," ucapnya.

Sementara itu, Suhaimi Kasi Kestra Selatpanjang Timur juga mengapresiasi Polres Kepulauan Meranti dengan terbagunya Sumur Bor yang ada dibelakang Kantor Lurah8 Selatpanjang Timur tentunya bermamfaat sekali bagi Masyarakat..

" Program Kapolda Riau, yang dilaksanakan Polres Kepulauan Meranti bermafaat sekali bagi Masyarakat Selatpanjang Timur, Kami atas nama Kelurhan sungguh Sanggat berterimakasih Kepada Polres Kepulauan Meranti,"bebernya.(Humas Polres Meranti).

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Perkebunan Cabai Warga


MERANTI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Mekar Baru, Polsek Rangsang Barat, melaksanakan peninjauan dan pengecekan tanaman Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) jenis cabai milik warga di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis (18/6/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan H. Ali Parit Besar tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Mekar Baru, Bripka Benny Dwi Putra. Peninjauan dilakukan terhadap lahan Pekarangan Pangan Bergizi milik Amran, yang membudidayakan sebanyak 30 bibit cabai dalam polybag.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang Barat, IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., menyampaikan kalau Tanaman cabai tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga serta dijual kepada pedagang di sekitar Kecamatan Rangsang Barat, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi pemiliknya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan cabai berjalan optimal. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.

Selain melakukan pemantauan fisik tanaman, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi kepada warga terkait perawatan tanaman, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga upaya pencegahan hama dan penyakit tanaman. Pemanfaatan lahan kosong juga terus didorong agar dapat menjadi sumber pangan dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polsek Rangsang Barat berharap ketersediaan bahan pangan nabati di tingkat desa dapat tetap terjaga sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Kegiatan peninjauan berlangsung dengan aman dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Kamis, 18 Juni 2026

Peringatan 1 Muharram 1448 H PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Berlangsung Khidmat


Aceh Timur -  Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Karyawan dan masyarakat sekitar kebun julok rayeuk utara bersama Manajer berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.

 Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan,dan di Hadiri oleh Manajer Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama. 

Turut hadir dalam acara tersebut Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama 
Humas dan karyawan/karyawati yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai sejarah, budaya, dan keagamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Agoung Gedhe Pratama menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri serta memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Agoung Gedhe Pratama juga menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah para ulama yang telah berjasa dalam penyebaran Islam di Aceh.

Momentum penting 1 Muharram ini bukan hanya menjadi ajang mengenang jasa dan perjuangan beliau, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada generasi penerus," ujar manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama. 

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, zikir dan doa bersama, tausiah agama, serta pembacaan ayatsuciAl-Qur'an.

Karyawan dan Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Peringatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, menjaga persatuan umat, serta melestarikan nilai-nilai islami dan budaya Aceh sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang. (***)

Selasa, 16 Juni 2026

Peringatan 1 Muharram 1448 H Dan Haul Sultan Alaidin Said Maulana Abdul Syah ke-1224 Berlangsung Khidmat


Aceh Timur -  Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Haul Sultan Alaidin Said Maulana Abdul Syah ke-1224 berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan dari berbagai daerah.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si,
Kapolres Aceh Timur yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai sejarah, budaya, dan keagamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri serta memperkuat persatuan dan kebersamaan. 

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah para ulama dan sultan yang telah berjasa dalam penyebaran Islam di Aceh.

"Haul Sultan Alaidin Said Maulana Abdul Syah bukan hanya menjadi ajang mengenang jasa dan perjuangan beliau, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada generasi penerus," ujar Iskandar Usman Al-Farlaky.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, zikir dan doa bersama, tausiah agama, serta pembacaan sejarah perjuangan Sultan Alaidin Said Maulana Abdul Syah. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Peringatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, menjaga persatuan umat, serta melestarikan sejarah dan budaya Aceh sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang.

Kamis, 11 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan


MERANTI- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bantar melaksanakan kegiatan panen cabai rawit bersama warga pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Utama, Dusun Mawar, Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Bantar, Brigadir Niko H. Manurung, S.E., bersama petani cabai rawit, Azmi Hakim, yang memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 500 meter persegi untuk budidaya tanaman pangan, seperti cabai rawit dan terong.

Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. Selain itu, sebagian hasil panen dijual kepada pedagang di sekitar Kecamatan Rangsang Barat guna menambah pendapatan keluarga.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang Barat, IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan panen yang dilakukan bersama masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong kemandirian pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif.


Dari kegiatan tersebut diperoleh sejumlah hasil positif, antara lain terlaksananya panen cabai rawit sebagai implementasi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, serta upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan kosong.

Selain itu, hasil panen membantu keluarga petani dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi motivasi bagi warga lain untuk mengelola lahan tidur menjadi lahan yang lebih produktif.

Kegiatan panen turut dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Di sisi lain, kegiatan ini juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan pangan bergizi yang berasal dari hasil kebun masyarakat.

Kegiatan panen cabai rawit berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Jumat, 05 Juni 2026

Manager Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama Hadir Di Saat Bupati Resmikan Jalan Desa Alue Ie Mirah


Aceh Timur - Jalan Desa Penghubung antara Alue Ie Mirah dan Desa Blang Nisam yang rusak parah puluhan tahun  kini telah di perbaiki oleh Pengkab Aceh Timur dan setelah selesai langsung diresmikan oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,S.H.I, M.S.I.

Peresmian jalan desa Alue Ie Mirah  yang berbahan aspal  dengan panjang jalan kurang lebih 1447 meter tersebut, di sambut meriah oleh masyarakat dan seluruh Keuchik Alue Ie Mirah ditandai dengan pemotongan pita dan tari tarian adat Aceh. 

Manager PTPN IV Regional VI kebun julok rayeuk utara Agoung Gedhe Pratama mengatakan ke awak media  bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu komitmen Perusahaan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat 

Sebab, kemudahan akses dalam bertransportasi menjadi salah satu upaya dalam memajukan suatu desa maupun daerah. 

Menurut manager PTPN IV Regional VI"kebun julok rayeuk utara mengatakan Semua orang butuh jalan untuk transportasi berjalan kemana saja. Sehingga, yang dibutuhkan jalan nyaman, kalau dilewati tidak berlubang kalau malam ada lampu penerangannya (PJU) cukup, sehingga tidak gelap. Hal inilah yang diinginkan masyarakat," ungkap Manajer Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama pada hari Selasa (2/6/2026) siang.

Manager kebun julok rayeuk utara Agoung Gedhe Pratama juga menambahkan,kami hadir untuk masyarakat dan siap membantu pemerintah Aceh Timur. 

Agoung Gedhe Pratama juga menyampaikan dengan adanya infrastruktur jalan yang semakin mantap, maka akan berdampak pada peningkatan konektivitas antar desa dan ekonomi masyarakat Alue Ie Mirah, juga bermanfaat untuk Akses karyawan kami dalam bertujuan ke kebun mencari nafkah ke keluarganya.

Sehingga untuk mendukung hal tersebut, PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara bersama Bupati berkomitmen untuk terus menggenjot peningkatan kualitas infrastruktur di wilayahnya. Adapun salah satu target yang dimiliki PTPN IV Regional VI adalah dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur,dan Jembatan  juga kesejahteraan karyawan dan masyarakat. 
Manager kebun julok rayeuk utara Agoung Gedhe Pratama 
 menambahkan dengan adanya peningkatan infrastruktur yang semakin baik diwilayahnya, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

"Harapannya, kalau infrastrukturnya bagus, ekonomi nanti akan mengikuti. Kalau masyarakat banyak berlalu lalang dengan kenyamanan jalan yang bagus dan pasti  dari desa lain melewati Alue Ie Mirah terus tau jalannya bagus, akhirnya bisa mampir beli-beli dan segala macam, maka itu akan meningkatkan ekonomi masyarakat desa Alue ie Mirah pungkasnya.

Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama juga berterima kasih kepada Bapak Bupati Aceh Timur yang telah mendukung proses percepatan jalan desa Alue Ie Mirah dan di ketahui pada dasarnya berlubang dan sekarang masyarakat bisa menikmati keindahan jalan tersebut. 

Bupati Asmar Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Iklim Ekstrem


MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Siaga Bencana Karhutla Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di Halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Kamis (4/6/2026).

Apel siaga yang dilaksanakan bersama Polres Kepulauan Meranti itu menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau dan fenomena Super El Nino yang diperkirakan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci utama dalam mencegah dan menangani karhutla. Menurutnya, fenomena iklim ekstrem berpotensi memicu cuaca panas berkepanjangan, kekeringan, dan berkurangnya curah hujan yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, hingga aktivitas perekonomian.

“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita menghadapi tantangan iklim ekstrem dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak,” ujar Bupati Asmar.

Ia menyampaikan, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu wilayah di Provinsi Riau yang memiliki kerentanan terhadap karhutla, sehingga langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.

Melalui apel siaga tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar upaya penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi.


Bupati Asmar mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, hingga masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta lebih peduli terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Untuk memperkuat deteksi dan pencegahan dini, Bupati juga meminta peran aktif seluruh unsur di tingkat kecamatan dan desa, termasuk camat, lurah, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

“Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang kuat dari seluruh stakeholder agar potensi bencana dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Bupati Asmar menginstruksikan seluruh petugas dan instansi terkait untuk tetap siaga serta memastikan seluruh peralatan penanggulangan kebakaran selalu dalam kondisi siap operasional.

“Mari jadikan apel siaga ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti dari ancaman karhutla. Dengan kesiapsiagaan, disiplin, dan kerja sama yang solid, kita optimistis mampu menghadapi tantangan iklim ekstrem dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya.

Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, perangkat daerah, pihak swasta, serta berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. (***)

Rabu, 03 Juni 2026

Tingkatkan Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat Bupati Aceh Timur Resmikan Jalan Desa Alue Ie Mirah


Aceh timur - Jalan Desa Penghubung antara Alue Ie Mirah dan Desa Blang Nisam yang rusak parah puluhan tahun  kini telah di perbaiki oleh Pengkab Aceh Timur dan setelah selesai langsung diresmikan oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,S.H.I, M.S.I.

Peresmian jalan desa Alue Ie Mirah  yang berbahan aspal  dengan panjang jalan kurang lebih 1447 meter tersebut, di sambut meriah oleh masyarakat dan keuchik Alue Ie Mirah Romi Syahputra, SH, MH, ditandai dengan pemotongan pita dan tari tarian adat Aceh. 

Dalam sambutannya Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengungkapkan, bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebab, kemudahan akses dalam bertransportasi menjadi salah satu upaya dalam memajukan suatu desa maupun daerah.

"Semua orang butuh jalan untuk transportasi berjalan kemana saja. Sehingga, yang dibutuhkan jalan nyaman, kalau dilewati tidak bergelombang dan kalau malam ada lampu penerangannya (PJU) cukup, sehingga tidak gelap. Hal inilah yang diinginkan masyarakat," ujar Bupati AcehTimur, Selasa (2/6/2026) siang.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I ,M.S.I,  juga menambahkan, dengan adanya infrastruktur jalan yang semakin mantap, maka akan berdampak pada peningkatan konektivitas antar desa dan ekonomi di Alue Ie Mirah. 

Sehingga untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Aceh Timur berkomitmen untuk terus menggenjot peningkatan kualitas infrastruktur di wilayahnya. Adapun salah satu target yang dimiliki Pemkab Aceh Timur adalah dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur, 

"Kita sudah memiliki peta jalan mana saja yang menjadi prioritas kami untuk yang harus diselesaikan," jelasnya.

Orang nomor satu di Aceh Timur itu  juga mengatakan dengan adanya peningkatan infrastruktur yang semakin baik diwilayahnya, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

"Harapannya, kalau infrastrukturnya bagus, ekonomi nanti akan mengikuti. Kalau masyarakat banyak berlalu lalang dengan kenyamanan jalan yang bagus dan pasti  dari desa lain melewati Alue Ie Mirah terus tau jalannya bagus, akhirnya bisa mampir beli-beli dan segala macam, maka itu akan meningkatkan ekonomi masyarakat desa Alue ie Mirah pungkasnya.

Diketahui, pada peresmian desa jalan Alue Ie Mirah  juga turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Muslem ,ST,M.Si Kepala Satpol-PP Teuku Amran, SE., MM. Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa kecamatan Indra Makmu,Tokoh Masyarakat, Tokoh pemuda. (I)

Senin, 01 Juni 2026

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan


MERANTI – Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (1/6/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Maitertika, S.H., M.H., para Pejabat Utama, perwira, serta seluruh personel Polres Kepulauan Meranti.

Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam amanatnya, Kapolres Kepulauan Meranti menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Kapolres menyampaikan bahwa Pancasila telah membuktikan ketangguhannya sebagai pedoman dan landasan moral bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global yang penuh dinamika.

“Indonesia bukan hanya menjadi penonton di kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, bangsa ini memiliki tanggung jawab untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pancasila menjadi fondasi bagi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif,” ujarnya.

Kapolres juga mengajak seluruh personel Polri dan generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam setiap kebijakan publik yang berpihak kepada keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta menjadi benteng dalam menghadapi berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, dan perpecahan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa di republik yang kita cintai,” tegas Kapolres.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan laporan akhir Komandan Upacara. Usai kegiatan, dilaksanakan penyerahan bibit pohon dari Kapolda Riau kepada personel Polres Kepulauan Meranti yang berulang tahun.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh personel Polri dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(humas polres meranti)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi