TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Sabtu, 15 Juni 2024

Wakapolda Riau Jawab Curhatan Warga Soal Tipiring Hingga Polisi RW


Pekanbaru - Warga Kecamatan Kulim dan Tenayan Raya mencurahkan aspirasi dan unek-unek mereka kepada Wakapolda Riau, Brigjen K Rahmadi, Jumat (14/6/2024). 

Dihadapan sang Jenderal, warga mengeluhkan tingginya kasus pencurian ringan atau tindak pidana ringan (tipiring) di wilayah mereka. Selain itu warga juga menyoroti maraknya aksi begal, warung internet yang buka sampai pagi, permasalahan sampah, peredaran narkoba hingga keberadaan Polisi RW. 

Ketua LKM Kelurahan Tangkerang Timur, Kaharuddin menyebut bahwa keberadaan warnet yang buka hingga larut malam bahkan sampai subuh sangat meresahkan masyarakat. 

"Anak-anak sering nongkrong disana, buka sudah melewati jam. Semua yang bermain disitu rata-rata anak sekolah. Kami berharap ini dapat dibenahi," harapnya. 

Sementara itu, warga Kelurahan Pematang Kapau, Asmiati menyoroti soal tindak pidana ringan (tipiring) yang kerap terjadi di pemukimannya. Dia menyampaikan bahwa saat ini marak terjadi pencurian tabung gas, ayam hingga mesin pompa air. 

"Kami berharap ada solusi dari Polda terkait permasalahan kejahatan kecil ini. Karena berawal dari yang kecil akan timbul yang besar. Karena nampaknya para remaja yang tidak punya pekerjaan sering melakukan hal itu. Kalau tidak kita tindak spertinya tertua menerus dilakukan. Kami berharap ada solusi dari Polda Riau agar hal ini tidak terjadi lagi," ucapnya. 

Menyikapi hal ini, Wakapolda Riau Brigjen K Rahmadi mengatakan, Polda Riau dan jajaran tetap berkomitmen untuk menumpas semua pelaku kejahatan,baik dari yang kecil hinga kasus yang besar. 

"Kami tetap komitmen dalam penegakan hukum dan disisi lain kami juga memberikan pemahaman kepada warga pentingnya menjaga keamanan dan ketentraman di lingkungan masing-masing," kata Brigjen K Rahmad seusai acara Jumat Curhat di objek wisata Alam Mayang, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. 

Dia menjelaskan, pihaknya telah banyak menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat terkait maraknya pencurian skala kampung, tempat-tempat usaha yang buka hingga larut malam bahkan sampai pagi. 

"Kejahatan Tipiring merupakan kejahatan kumulatif, kejahatan ini ancamannya ringan sehingga tidak boleh ada masa penahanan. Selain itu, berkaitan dengan begal, kita sudah perintahkan ke Polres untuk melaksanakan operasi mandiri kewilayahan. Kami juga menerima laporan ada beberapa lokasi menjadi tempat berkumpulnya anak-anak yang telah melanggar batas jam buka. Kami akan berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau untuk mengambil langkah kedepannya," papar Brigjen K Rahmadi. 

Dia menjelaskan, saat ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri cukup tinggi. Agenda Jumat Curhat yang rutin digelar juga sebagai wadah bagi warga untuk menyampaikan inspirasinya. Agenda ini juga mendapat tanggapan positif dan memperoleh tingkat partisipatif yang tinggi pula. 

"Nilai kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan Jumat Curhat di seluruh Indonesia Cukup Tinggi mendekati 78 persen. Artinya dengan kegiatan Jumat Curhat ini mudah-mudahan tujuan kita langsung bertatap muka dengan masyarakat dapat menciptakan situasi dan kondisi aman dan tertib," ungkapnya. 

Brigjen K Rahmadi menyebut, saat ini Polri telah merancang sebuah strategi baru terkait keberadaan dan fungsi dari Polisi RW. "Kita telah meluncurkanbPolisi RA yang bertugas untuk membantu warga untuk memecahkan persoalan-persoalan sosial dan maslaah lain di masyarakat. 

"Karena kalau persoalan sekecil apapun kalau tidak ditangani secara baik tentu akan menjadi sebuah masalah besar. Memang mungkin ada keterbatasan terkait domisili Polisi RW tapi nanti akan kami coba evaluasi lagi," pungkasnya.

Jumat Curhat Kapolres Kepulauan Meranti Bersembang Dengan RT RW Selatpanjang Barat dan Masyarakat Tionghoa


Meranti - Jum'at Curhat Polres Kepulauan Meranti Dengan Forum RT/RW Selatpanjang Barat dan Tokoh Masyarakat Tionghoa. Kegiatan berlangsung di Klenteng Vihara Sejahtera Sakti, Jalan Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti. Jumat, (14/6/2024).

Kegiatan Jumat Curhat dihadiri langsung ole Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawa, S.H , S.IK, M.H, Lurah Selatpanjang Barat Sutrisno, M.Si, Kanit Regident Sat Lantas Polres Kepulauan Meranti IPTU Raden Surtika M, Kanit II Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti IPDA Yosef Hendrawan, S.H, Bhabinsa Selatpanjang Barat PELDA Sumardi, Tokoh Masyarakat RW 1 Selatpanjang Barat Sugiono, dan Para Warga Selatpanjang Barat dan Warga Tionghoa.

Sambutan dan Penyampaian dari Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan S.H , S.IK, M.H, Kegiatan Jum'at Curhat ini yang kita adakan ini bertujuan untuk mendengarkan keluhan dari Masyarakat, saran serta kritik dari masyarakat, untuk membangun kinerja Polri yang lebih baik kedepannya. 

"Terimakasih atas kehadiran Rekan -  rekan Forum RT/ RW di wilayah Selatpanjang Barat yang terdiri dari 17 RT dan 6 RW tentunya mewakili masyarakat setempat sehingga dapat menyampaikan informasi yang kami sampaikan," ucap Kapolres

Sekarang Tahapan Pilkada yaitu pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Serta Bupati dan wakil Bupati akan dilaksanakan Sebentar lagi, saat ini sudah ada beberapa peserta bakal calon yang sudah mengajukan pembuatan SKCK, namun tentunya kedepan makin bertambah calon pesertanya, kita berharap semoga pemimpin yang terpilih nantinya akan membawa Kab. Kepulauan Meranti lebih baik. 

"Pada saat ini sedang  tingginya Fenomena Trend Judi Online, Penipuan mengatasnamakan Hadiah dan Berita HOAX sehingga di himbau kepada masyarakat untuk bijak menggunakan Sosmed," ujar Kapolres

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki Anak Laki - Laki maupun Perempuan untuk selalu mengawasi serta menjaga agar terhindar dari Pergaulan Bebas dan Penyalahgunaan Narkoba. 
"Di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam aspek berlalulintas kurangnya kesadaran pengendara untuk tertib seperti tidak menggunakan helm dan kurangnya kelengkapan dalam berkendara, pada momen ini saya sampaikan kepada teman-teman untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dan tetap mematuhi peraturan berlalulintas serta tetap menggunakan helm saat berkendara," tutup Kapolres. (Humas Polres Meranti)

Cepat Tanggap, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Jenguk Pekerja Kilang Sagu di Meranti yang Terbaring Sakit Selama 6 Bulan


MERANTI - Terkait pemberitaan sebelumnya "Terbaring Sakit 6 Bulan, Perkerja Kilang Sagu di Meranti Tidak Diperhatikan Tokeh, Ketua DPD LSM PKPP Angkat Bicara",  Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kepulauan Meranti cepat tanggap menjenguk Kurniawan, Jum'at (14/06/2024).

Kadisnaker T. Arifin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPD LSM PKPP Kepulauan Meranti, Jamaludin beserta rekan-rekan karena telah memberikan informasi melalui terbitnya pemberitaan tersebut hingga setelah mengetahuinya, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja menempatkan pasien atas nama Kurniawan ke rumah singgah.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Jamaludin beserta rekan-rekan karena dengan adanya informasi ini kami bisa mengetahui cerita dari Saudara Kurniawan, turut prihatin dengan kondisi beliau, semoga secepatnya bisa pulih kembali," tutur T. Arifin saat dijumpai awak media di rumah singgah Suku Akit, Jl. Pemuda Setia yang dibangun semasa mantan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir.


Tak hanya itu, T. Arifin juga mengatakan akan segera melakukan Audiensi kepada pihak pemilik kilang sagu

"Kita upayakan akan memaksimalkan agar pihak pimilik kilang sagu bisa bertanggung jawab, apa lagi Kurniawan sudah bekerja selama 4 tahun," tambah T. Arifin.

Kedatangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja itu membuat Kurniawan merasa lega karena dapat menceritakan nasibnya serta berterima kasih kepada Ketua DPD LSM PKPP beserta rekan-rekan yang juga turut peduli dengan nasib dirinya.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Pak Kadis dan juga Pak Jamal beserta rekan yang telah peduli dengan diri saya," ucap Kurniawan.

Ditempat yang sama, Jamaludin Ketua DPD LSM PKPP Kepulauan Meranti juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja yang telah cepat tanggap atas kejadian yang dialami Kurniawan.

"Terima kasih atas  kepeduliaannya, kami berikan apresiasi kepada pak Kadis karena cepat tanggap dalam hal ini, mudah-mudahan permasalahan ini bisa secepatnya diselesaikan antara pihak pekerja dan pihak kilang sagu," pungkas Jamaludin. (Ferdian)

Kamis, 13 Juni 2024

Diduga Pengadaan Sumur Bor Desa Sanderak Mark Up Dana


Bengkalis - Perkerjaan pengadaan Sumur Bor Desa senderak kecamatan Bengkalis di duga Mark'up.( Penggelembungan Anggaran) Dari  pantauan  awak media ini bersama wartawan Target Riau.com, ,Cebernews.co pada Selasa (4/6/2024) melihat langsung di lokasi perkerjaan tersebut  dengan Anggaran sebesar Rp. 116.857.000.  untuk  13 unit pembuatan Sumur Bor. Bersumber Dana Dana Desa (DD) Tahun 2024.

Dari informasi yang dirangkum menurut salah satu warga sanderak  yang namanya tidak mau dipublikasikan  Dimedia ini mengatakan  bahwa memang perkerjaan Pengadaan Sumur Bor itu sudah dikerjakan oleh pihak desa sebanyak 13 titik ,Akan tetapi sangat disayang kan sekali anggaran sebesar itu seperti tidak masuk akal dan terlalu besar kalau di bagi per unitnya. ujarnya dengan kesal.

Biasanya kalau perkerjaan ditempat kami ini umumnya  pembuatan sumur Bor hanya sebesar 6 juta rupiah, itu pun sudah terima Bersih.

Lanjutnya lagi pengadaan Sumur bor sebanyak 13 unit itu dirasa  tidak tepat sasaran  peruntukan nya. Dikarenakan  yang mendapat sumur bor itu hanya perangkat Desa saja ,Terkesan seakan - akan pekerjaan itu untuk kepentingan Aparat atau perangkat Desa itu sendiri bukan untuk kepentingan  masyarakat, pungkasnya.

sementara pejabat kepala desa sanderak ibu Tari Fitri Sartini, S.Tr. ketika diminta  tanggapan nya pada hari Rabu( 12/6/24) terkait adanya dugaan Penggelembungan Anggaran pembuatan Sumur Bor Tahun 2024  melalui chat WhatsApp Pribadinya mengatakan  bahwa  perkerjaan kami ini sudah sesuai Dengan Rab  dan  kalau bapak tidak sabar menunggu penjelasan dari saya silahkan bapak naikkan beritanya, namun kalau bapak tidak terbukti akibatnya akan membalik ke bapak  jika berita itu tidak Benar,  dengan ketusnya. Seakan- akan perkerjaan sumur Bor tersebut sudah Benar.

Diminta kepada pihak pengawas kecamatan Bengkalis  agar turun ke lokasi  perkerjaan pembuatan Sumur Bor untuk melihat langsung kondisi perkerjaan tersebut.
 
Sampai pemberitaan ini ditayangkan belum ada tanggapan dari pihak pemerintah desa  maupun pj. Kades sanderak. (Tim/Spn)

Pemkab Meranti Siap Sukseskan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting


MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti siap menyukseskan Pencanangan Gerakan Pengukur dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting se-Provinsi Riau.

Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti melalui Kepala Bappedalitbang Dr. Abu Hanifah, saat mengikuti kegiatan tersebut melalui zoom meeting, Kamis (13/6/2024) di Posyandu Melati 1 Desa Banglas Barat.

"Atas nama pemerintah daerah kami siap mendukung dan menyukseskan gerakan serentak pencegahan stunting ini," sebutnya.

Dia juga mengapresiasi pernyataan Pj Gubernur Riau SF. Hariyanto yang akan menggelontorkan bantuan penanganan stunting. Bagi desa sebesar Rp 20 juta/tahun, Posyandu Rp 10 juta/tahun dan Rp 5 juta/tahun untuk PKK.

"Itu semua tentunya dapat menutupi kekurangan angaran kita dalam penanganan stunting di Meranti,” ucap Abu Hanifah. 

Lebih jauh dia menyampaikan, pencanangan itu merupakan kick off yang akan berlanjut ke Posyandu yang tersebar di setiap daerah yang ada di Meranti.


“Akan disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan Dinkes, dan bekerja sama dengan kader Posyandu serta perangkat desa,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Meranti sejauh ini sedang menggodok Peraturan Bupati (Perbup) tentang penurunan stunting di Bagian Hukum Setdakab.

“Nantinya camat, kades dan kader Posyandu tiap 3 bulan sekali mendatangi lokasi stunting, sehingga penanganannya pasti akan lebih efektif,” ungkap Abu Hanifah.

Sementara itu, Pj Gubernur Riau SF. Hariyanto merasa bersyukur dengan kerja sama seluruh pihak, sehingga angka penanggulangan stunting lebih baik di tahun 2023.

“Yakni sebesar 13.6 persen lebih baik dibanding tahun 2022 lalu yaitu 17 persen, turun 3.4 persen. Kita berada diurutan ke-3 terendah se-Indonesia, ini sangat luar biasa,” kata SF. Hariyanto.

Dia juga menegaskan para bupati dan walikota bisa menggunakan anggaran corporate social responsibility (csr) perusahaan yang beroperasi di daerah masing-masing. Hal itu, tambahnya, merupakan instruksi presiden saat kunjungan kerja ke Provinsi Riau belum lama ini.

"Mari kita bersama memberi dukungan untuk pencanangan ini, sehingga angka starting di Provinsi Riau turun di angka 1 digit," harapnya. (Prokopim)

Bupati Asmar Buka O2SN dan FLS2N Jenjang SD/SMP


MERANTI - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar membuka seleksi Olimpiade Olahraga Siswa (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2024. 

Pembukaan diisi dengan pawai dan apel yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (13/06/2024).

Asmar mengatakan, sejalan dengan upaya peningkatan perluasan pemerataan pendidikan, pemerintah akan terus memberikan perhatian lebih pada peningkatan mutu layanan dan daya saing. 

“Oleh karena itu kegiatan ini merupakan concern pemerintah dalam peningkatan mutu siswa untuk menyongsong Meranti maju, cerdas dan bermartabat,” kata Asmar.

Dia menilai upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah tidak hanya saja harus berfokus pada pencapaian kualitas akademik, akan tetapi juga menyangkut aspek non akademik melalui kegiatan ekstra kurikuler.


“Sehingga siswa diharapkan memperoleh learning experience yang utuh dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan dan perkembangannya,” sebut Asmar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti Suardi mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan O2SN dan FLS2N tersebut.

“Terima kasih atas anggaran yang diberikan, semoga memberikan kebaikan terhadap Kepulauan Meranti,” ujar Suardi.

Suardi menambahkan, pada implementasi kurikulum merdeka dan merdeka belajar, Meranti telah mendapat rangking teratas.


“Kita berharap pada O2SN dan FLS2N ini juga memberikan prestasi terbaik di provinsi. Kami mohon wasit transparan dalam memberikan nilai, ini adalah bagian dari membentuk karakter anak anak kita,” lanjutnya.

Ditempat yang sama Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Ira Selda Fitri melaporkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 206 orang siswa dari 9 kecamatan yang ada di Meranti.

“O2SN tingkat SD terdiri dari 61 orang dan SMP 54 orang. Sedangkan FLS2N tingkat SD 53 orang, dan SMP 38 orang,” sebut Ira.

Ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN itu, diantaranya silat, karate, bulutangkis dan atletik serta renang. Sedangkan untuk FLS2N akan dilombakan cabang seni solo song, seni tari pantomim, gambar bercerita, dan kriya anyam, ansambel campuran serta ilustrasi. (Prokopim)

Rabu, 12 Juni 2024

Polres Meranti Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi


Kapolres Kepulauan Meranti pimpin Apel Pencanangan Dan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Apel dilaksanakan di Mako Polres Kepulauan Meranti di Jalan Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Rabu, (12/6/2024).

Kegiatan dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan, S.H,S.I.K, Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Kabag Hukum, Forkompinda Kepulauan Meranti, Kepala Opd Kepulauan Meranti, Para PJU Polres Kepulauan Meranti, Ketua MUI, LAMR, Tokoh Agama, dan Perwakilan Pers yang hadir.

Kapolres AKBP Kurnia Setyawan, S.H, S.I.K menyampaikan Agar dapat mengakselerasi pencapaian 3 sasaran hasil utama tersebut, instansi pemerintah dalam hal ini Polres Kepulauan Meranti perlu membangun pilot project pelaksanaan reformasi birokrasi yang dapat menjadi percontohan penerapan pada unit kerja instansi pemerintah melalui Pembangunan Zona Integritas.


"Terdapat beberapa indikator yang harus dilaksanakan dalam penerapan pelaksanaan manajemen perubahan, yaitu penyiapan dokumen terkait pembentukan tim kerja, penyiapan dokumen terkait rencana pembangunan ZI menuju WBK/WBBM , penyiapan dokumen pelaksanaan terkait perubahan pola pikir dan budaya kerja dengan pimpinan berperan sebagai role model," ucap Kapolres

Tambahnya lagi," Komponen peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan publik pada masing masing instansi pemerintah secara berkala sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat termasuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik," tutupnya. (Humas Polres Meranti)

Pengerjaan Jalan Usaha Tani Oleh Kontraktor CV. Al-Hidayah Pesisir Diduga Asal Jadi


Bantan - Semenisasi Jalan usaha tani Desa selat baru  kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis  diduga  dikerjakan oleh rekanan kontraktor asal jadi tidak memikirkan mutu dan kualitas jalan  untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Pasalnya , Baru saja jalan usaha tani  siap dikerjakan sudah ada yang Retak-Retak, serta permukaan semenisasi pun terlihat memutih,  dan juga Volume ketebalan Beton bervariasi ada yang 15, 14, 13 cm ketika  wartawan ini turun  lokasi perkerjaan tersebut untuk melakukan sosial kontrol   dalam beberapa hari yang lalu.

 sangat disayangkan sekali hasil perkerjaan semenisasi jalan tersebut tidak memuaskan  pada pemburasan / penyiraman minyak aspal di badan jalan terlihat tidak merata dan Terlihat Tipis.

Perkerjaan jalan usaha tani  dikerjakan oleh CV . Al-Hidayah pesisir diawasi Konsultan pengawas CV. Titah paduka konsultan  dengan Anggaran Rp.179.759.304.91 Bersumber Dana APBD Bengkalis tahun 2024.


Kemudian Wartawan ini mencoba menghubungi Rekanan kontraktor  Arifin Nor Ilham melalui WhatsApp Pribadinya untuk  mempertanyakan   seputar perkerjaan tersebut  Jumat 7 Juni  2024 mengatakan nanti kita jumpa  berselang kemudian dia(Red) mengutus kan  kesala satu anggotanya Syamsul untuk berjumpa  sama wartawan ini Disalah satu kedai kopi Bengkalis .

Syamsul mengatakan bahwa perkerjaan kami sudah sesuai dengan Spek, yang mengerjakan jalan tersebut  masyarakat tempatan yaitu  warga kelompok tani, tak mungkin  orang itu kerjanya asal jadi, kilahnya.

Ketika di pertanyakan apa faktor dari keretakan jalan tersebut mungkin faktor alam pak, dan bisa jadi masalah teknis dilapangan, ucapnya dengan santai.

Lanjutnya lagi, kalau masalah keretakan  itu nanti akan kami perbaiki kembali,dari pada Menjadi masalah. Ujarnya.

Kemudian wartawan ini  mendatangi dinas Tanaman Pangan, holtikultura Dan pertenakan kabupaten Bengkalis ,Rabu 12 Juni 2024 sangat disayang kan sekali  PPTK dan KPA nya tidak ada dikantor.

Sampai pemberitaan ini ditayangkan belum juga ada tanggapan dari dinas terkait.(Bersambung).(SPN)

Pemkab Meranti Sambut Kedatangan Kajati Riau di Selatpanjang


MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Akmal Abbas di Kota Selatpanjang, Selasa (11/6/2024).

Rombongan Kajati Riau tiba sekitar pukul 12.00 WIB di Pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang, dan disambut unsur Forkopimda, tokoh adat dan tokoh masyarakat Kepulauan Meranti.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar diwakili Kepala Bappedalitbang Dr. Abu Hanifah, menyampaikan kunjungan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat dan Pemkab Kepulauan Meranti.


"Selamat datang dan terima kasih kami ucapkan kepada Kajati Riau Bapak Akmal Abbas atas kunjungannya di Kepulauan Meranti," ucapnya.

Abu Hanifah juga menyampaikan salam dari Bupati H. Asmar dan Sekda Bambang serta pejabat teras Pemkab Kepulauan Meranti lainnya yang tidak bisa hadir. Diketahui Asmar sedang melaksanakan kunjungan ke Kementerian Desa di Jakarta, sedangkan belasan pejabat lain sedang mengikuti evaluasi jabatan di Pekanbaru.

"Atas nama pemerintah kabupaten, kami berharap momentum ini dapat memperkuat kerja sama dan silaturahmi antara Kejati Riau dan Pemkab Meranti," harapnya.

Selama di Selatpanjang, Kajati Riau dan rombongan mengunjungi sejumlah fasilitas dan pelayanan di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti. Kemudian juga dilakukan makan malam bersama Forkopimda yang diakhiri penyerahan cendera mata. (Prokopim)

Kisah Polwan Bantu Jemaah Haji Saat Cuaca Panas di Arab Saudi


Aceh - Polri mengirimkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Ketujuh Polwan ini bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag) guna melayani dan mendampingi jemaah haji asal Indonesia.

Salah satu petugas haji Polwan berbernama AKP Niswah Wara Pratidina menceritakan pengalamannya saat bertugas. Salah satunya yakni membantu jemaah haji yang mengalami kendala cuaca panas.

AKP Niswah menceritakan pada saat itu dirinya sedang bertugas di Masjid Nabawi. Cuaca di sana sekitar pukul 45-46 derajat. Guna mendinginkan cuaca, para petugas menyemprotkan air ke antrean masuk Raudah.

"Hal tersebut dilakukan agar jemaah tetap dingin dan tidak kepanasan," kata Niswah.

Pada saat itu, ada seorang pria lansia yang terjatuh. Dirinya pun bersama petugas lainnya dengan sigap mengevakuasi menggunakan kursi roda.

Diduga, kata Niswah, lansia tersebut mengalami gejala suhu tubuh yang tinggi. Para petugas langsung menyiram tubuh sang kakek dengan air.

"Tim petugas langsung mengecek tensi, saturasi oksigen, dan diberi minum larutan oralit," katanya.

Dirinya bersama tim kesehatan lainnya pun berusaha membuat pria tersebut tetap sadar dengan memindahkannya ke tempat yang lebih teduh.

"Saya tutupin bapak itu pakai tubuh saya biar tidak kena sinar matahari langsung. Sampai badan saya juga basah keringat. Lalu saya payungin sambil semprotin air," ucapnya.

Akhirnya setelah kesadaran lansia berangsur membaik, petugas meminta untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Namun, lansia tersebut bersikukuh untuk tetap masuk ke dalam Raudah.

"Akhirnya kita minta istirahat dulu sambil kita pijat-pijat dulu. Sudah segar terus tim kesehatan Saudi datang dan bilang keadaan bapaknya sudah segar dan bisa masuk Raudah," katanya.

Ia pun menyebut mayoritas kasus yang melanda jemaah haji adalah gejala suhu tubuh tinggi hingga membuat lemas. Untuk itu, ia mengimbau jemaah untuk selalu mencukupi asupan makanan dan rutin menghidrasi tubuh dengan cara rajin minum air putih, tidak memaksakan diri beribadah di Masjid ketika kurang fit atau kelelahan

"Banyak gejala suhu tubuh tinggi akibat cuaca panas. Alhamdulilah semuanya ditangani dengan baik dan cepat pada saat itu juga," katanya. (I)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi