TARGET RIAU: Bengkalis
Tampilkan postingan dengan label Bengkalis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bengkalis. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Januari 2026

Polemik Terkait Anggota BPD Rangkap Jabatan PPPK, Kadis PMD Bengkalis Ismail: Tidak Ada Larangan


BENGKALIS - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis menyebut tidak ada larangan bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merangkap jabatan menjadi ASN/PNS/PPPK.

Hal ini disampaikan Kadis PMD Bengkalis Drs. H. Ismail, MP kepada media pada, Minggu (25/01/2026) saat diwawancarai terkait Polemik rangkap jabatan salah seorang oknum anggota BPD di Bengkalis yang diduga rangkap sebagai PPPK.

"Dalam aturan yg ada tentang BPD, tdk ada larangan anggota BPD dr yg berprofesi PNS atau PPPK. Tks," tulisnya singkat.
Ditanyakan soal apakah benar di Kabupaten Bengkalis terdapat beberapa orang anggota BPD di beberapa Desa merangkap jabatan sebagai ASN dan PPPK, Kadis PMD Ismail belum menjawab.

Penelusuran media dari salah seorang narasumber yang merupakan salah seorang anggota BPD di Kabupaten Bengkalis yang ingin namanya dirahasiakan kepada media mengatakan bahwa terdapat beberapa anggota BPD yang merangkap jabatan sebagai PPPK/PNS.

"Ditempat lain juga banyak yang rangkap jabatan, disini (kabupaten Bengkalis) banyak anggota BPD yang merangkap jabatan sebagai PPPK bahkan adapula yang sebagai PNS, kalau memang tidak boleh, semua juga harus tidak boleh," ucapnya.

Hal ini sangat bertentangan dengan UU No. 6 Tahun 2014, UU 3 Tahun 2024, dan Permendagri 110 Tahun 2016) menegaskan bahwa anggota BPD adalah jabatan publik yang tidak boleh merangkap dengan jabatan ASN.

Dan Larangan ini melanggar disiplin ASN (PP 94/2021) dan aturan BPD (Permendagri 110/2016), di mana PPPK wajib memilih salah satu jabatan.

Diberitakan sebelumnya Seorang oknum anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pangkalan Batang Barat Kecamatan Bengkalis Syaharudin Diduga Rangkap jabatan sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Bengkalis.

Dan mendapat sorotan dari Lembaga Pemantau Kebijakan Pemerintah (LP- KPK) Provinsi Riau, dan meminta agar Bupati Bengkalis untuk mencopot Syaharudin sebagai anggota BPD Pangkalan Batang Barat. (Red)

Selasa, 20 Januari 2026

Anggaran PAUD Rp. 25 Juta Dipertanyakan, Dugaan Mark Up Dana Desa Mengemuka di Kelemantan Barat


BENGKALIS - Dugaan mark up anggaran Dana Desa kembali mencuat di Kabupaten Bengkalis. Sejumlah pekerjaan yang dibiayai oleh pemerintah melalui Dana Desa. Seperti Pelaksanaan  pekerjaan proyek pembangunan pagar PAUD Pelita Hati didusun kanjau RT,2 ,RW,1  , Pelaksanaan kegiatan proyek semenisasi jalan suka jadi dusun kanjau RT,1 RW1 dan kegiatan lainnya. 

Kali ini sorotan tertuju pada proyek rehabilitasi Gedung PAUD Sayangku di Desa Kelemantan Barat, Kecamatan Bengkalis, yang menelan anggaran hingga Rp 25 juta pada Tahun Anggaran 2025.
Proyek yang berlokasi di RT 001/RW 002, Dusun Batin Mega tersebut hanya mencakup pekerjaan pemasangan keramik ruangan berukuran 5 x 5 meter, peninggian lantai sekitar 20 sentimeter, penggantian satu kusen jendela, serta pengecatan ulang ruangan. Namun, nilai anggaran yang dikucurkan dinilai tidak sebanding dengan volume pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan perhitungan harga pasar, pemasangan keramik untuk ruangan seluas 25 meter persegi umumnya hanya membutuhkan biaya sekitar Rp. 3,7 juta hingga Rp 5 juta, termasuk material dan ongkos tukang. Sementara pekerjaan peninggian lantai dengan material batu bis, pasir, dan semen diperkirakan menghabiskan Rp. 2,5 juta hingga Rp. 3,5 juta.

Adapun biaya kusen jendela di pasaran berkisar antara Rp. 2 juta hingga Rp, 3 juta, sedangkan pengecatan ulang ruangan hanya membutuhkan dana sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Jika ditambah dengan upah tenaga kerja sebanyak 2 hingga 3 orang tukang selama 10–15 hari, total biaya upah diperkirakan hanya Rp. 2,2 juta hingga Rp. 3 juta.

Jika seluruh item pekerjaan tersebut dijumlahkan, total anggaran yang wajar untuk proyek rehabilitasi Gedung PAUD Sayangku diperkirakan hanya berada di kisaran Rp.11,5 juta hingga Rp.16 juta. Artinya, terdapat selisih anggaran mencolok sebesar Rp.9 juta hingga Rp13,5 juta dari total pagu anggaran Rp25 juta.

Padahal, sesuai ketentuan Peraturan Bupati Bengkalis, sisa anggaran kegiatan Dana Desa seharusnya dikumpulkan dan dimusyawarahkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) untuk kemudian diprogramkan kembali pada kegiatan pembangunan lainnya yang lebih dibutuhkan masyarakat.

Ironisnya, hingga informasi ini mencuat ke publik, Penjabat Kepala Desa Kelemantan Barat, Muhammad Rustam, yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab Anggaran (PKA) dan ketua Tim pengelola kegiatan, (TPK) belum memberikan klarifikasi.Upaya konfirmasi yang dilakukan pihak media dan masyarakat disebut-sebut mengalami kebuntuan.

Munculnya dugaan mark up ini memicu desakan dari berbagai pihak agar Inspektorat Kabupaten Bengkalis dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan. Masyarakat berharap Dana Desa yang sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan dan kesejahteraan warga tidak justru menjadi ladang penyimpangan anggaran.

Sabtu, 10 Januari 2026

Proyek Wisata Mangrove Desa Penebal Disorot, Dugaan Konspirasi Bendahara Desa dan Pelaksana Mencuat


BENGKALIS - Proyek pembangunan desa di kawasan Wisata Mangrove Jembatan Pelangi, Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, kini menjadi sorotan tajam publik. Pembangunan toilet dua pintu dan area parkir yang menggunakan anggaran desa itu dinilai amburadul dan belum layak, namun ironisnya diklaim telah mencapai progres tinggi.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi pekerjaan yang jauh dari standar. Toilet belum siap digunakan, area parkir tidak tertata, dan kualitas pekerjaan dipertanyakan. Fakta ini berbanding terbalik dengan pernyataan pihak desa yang menyebutkan pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen.

Pernyataan tersebut justru memicu kecurigaan. Pasalnya, kondisi fisik proyek dinilai belum mencerminkan capaian progres sebagaimana yang disampaikan. Warga dan aktivis LSM menilai informasi tersebut menyesatkan dan diduga kuat hanya dijadikan tameng untuk menutupi lemahnya pelaksanaan kegiatan.

Lebih parah lagi, bendahara desa disebut menyatakan bahwa sisa anggaran proyek telah dikembalikan ke kas daerah. Namun berdasarkan informasi yang berkembang, dana proyek tersebut diduga telah dicairkan 100 persen. Ketidaksinkronan antara pencairan anggaran dan realisasi fisik ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan keuangan.

Dugaan konspirasi antara bendahara desa dan pelaksana kegiatan pun mencuat ke permukaan. Proyek yang seharusnya menjadi fasilitas pendukung wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa, justru disinyalir dijadikan ladang untuk mencari keuntungan pribadi.

Padahal, bendahara desa memiliki peran strategis dan vital dalam pengelolaan keuangan desa. Ia bertanggung jawab penuh atas penatausahaan, administrasi, penyusunan Rencana Anggaran Kas (RAK), serta pertanggungjawaban seluruh transaksi APBDesa sesuai dengan peraturan perundang-undangan.


Kekecewaan mendalam juga disampaikan warga Desa Penebal. Mereka menilai hasil pembangunan sangat memprihatinkan dan mencoreng nama desa wisata. Warga merasa dirugikan karena dana publik yang seharusnya dinikmati masyarakat justru tidak memberikan manfaat maksimal.

Selain itu, lemahnya fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut menjadi sorotan. BPD dinilai gagal menjalankan peran kontrol terhadap jalannya pembangunan desa, sehingga membuka celah terjadinya dugaan penyimpangan.

Sejumlah LSM dan elemen masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan. Mereka meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kabupaten Bengkalis. Masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas agar praktik serupa tidak kembali terjadi dan kepercayaan publik dapat dipulihkan.

Liputan : Syopian

Selasa, 06 Januari 2026

Proyek Agrowisata Mangrove Desa Penebal kecamatan Bengkalis Diduga Bermasalah, Pekerjaan Masih Amburadul


Bengkalis - Pelaksanaan proyek pembangunan di lokasi Agrowisata Wisata Mangrove Jembatan Pelangi, Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis diduga sarat penyimpangan. Proyek yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Program Bermasa Kabupaten Bengkalis itu disebut-sebut telah dibayarkan 100 persen, meski kondisi pekerjaan di lapangan belum selesai dan jauh dari kata layak.

Berdasarkan pantauan tim media di lokasi, sejumlah item pekerjaan tampak dikerjakan secara asal-asalan. Salah satunya adalah pembangunan toilet dua pintu yang hingga kini belum diplester, tidak memiliki atap, serta tidak dilengkapi septic tank. Kondisi ini tentu bertolak belakang dengan fungsi fasilitas umum yang seharusnya mengutamakan kenyamanan dan kesehatan pengunjung.

Tak hanya itu, area parkir kendaraan yang direncanakan dalam proyek tersebut juga belum dicor dan tidak dilengkapi resplank. Padahal, fasilitas parkir menjadi bagian penting dalam menunjang kawasan wisata. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan.

Selain pekerjaan fisik utama, pemasangan lampu listrik tenaga surya  Sementara itu, pos jaga yang dibangun tampak belum sempurna dan belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya.Diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai perencanaan awal. Seluruh temuan ini memperkuat dugaan lemahnya pengawasan proyek.

Ironisnya, meskipun sejumlah pekerjaan belum rampung, dana proyek dikabarkan telah dicairkan sepenuhnya. Dan terkesan dipaksakan.sementara mereka sudah mengetahui bahwa pelaksanaan pekerjaan tersebut sudah diakhir penghujung tahun.Hal ini memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut dijadikan lahan untuk mencari keuntungan pribadi oleh pelaksana kegiatan di lapangan yang Berkolaborasi dengan bendahara , tanpa memperhatikan mutu dan tanggung jawab pekerjaan. 

Yang lebih parahnya ketika tim media mendatangi lokasi pada sabtu 3 Januari 2025 pukul 14 .30 wib. tidak dijumpai adanya papan plank proyek desa. Yang seharusnya seluruh pekerjaan yang didanai oleh pemerintah wajib memasang plank proyek. 

Upaya konfirmasi kepada pelaksana kegiatan hingga saat ini mengalami kendala. Pelaksana proyek disebut sulit dihubungi, sehingga memperkuat kecurigaan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran proyek tersebut.

Lebih jauh, muncul pula dugaan adanya keterlibatan bendahara desa yang dinilai tidak menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan. Jika dugaan ini benar, maka persoalan tersebut tidak hanya bersifat administratif, namun berpotensi mengarah pada penyalahgunaan wewenang dan keuangan negara.

Masyarakat Desa Penebal berharap agar Inspektorat, aparat penegak hukum, dan pihak terkait segera turun tangan melakukan audit serta pemeriksaan menyeluruh. Warga menuntut kejelasan dan penindakan tegas agar dana publik benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan justru menjadi bancakan oknum tertentu.

 Ditulis Syopian

Selasa, 25 November 2025

Musrenbangdesa Teluk Pambang 2026, Prioritaskan Infrastruktur dan Pembangunan Rumah Ibadah


Bengkalis  – Pemerintah Desa Teluk Pambang melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) terkait Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP) Tahun 2026 pada Rabu, 17 September 2025 di Balai Pertemuan Desa Teluk Pambang.

Musrenbangdes dihadiri berbagai pihak, termasuk instansi Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai stakeholder, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perkim, Dinas Sosial, DPPA, Bappeda, Setdakab, Forum Anak Desa Teluk Pambang, serta anggota DPRD Kabupaten Bengkalis seperti Firman dan Zamzami. Kegiatan ini juga diikuti perangkat desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, dan pengurus lembaga desa.

Sejumlah usulan pembangunan disampaikan dan dibahas dalam Musrenbangdes, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, sektor pendidikan, kesehatan, perikanan, pertanian, peternakan, sosial, perumahan, kehutanan, hingga pemberdayaan perempuan dan anak.

Penjabat Kepala Desa Teluk Pambang, Sariyono, menjelaskan, “Secara keseluruhan, semua OPD tetap menampung aspirasi masyarakat. Meski tidak semua usulan dapat langsung terealisasi karena efisiensi, kami mengutamakan prioritas yang berdampak besar bagi warga. Untuk sektor perkim, beberapa jalan penting seperti Jalan H. Abdul Razak, Jalan Sarana Tani, Jalan Abdul Rahman, dan Jalan Abdul Gofur akan direhabilitasi. Bahkan kami bersama Ketua BPD sudah meninjau lokasi usulan secara langsung.”

Sariyono menambahkan, usulan prioritas utama pada Musrenbangdes ini mencakup Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sarana Tani, dan Jalan H. Abdul Razak. Selain itu, dua rumah ibadah di desa, yaitu Musholla Al-Muhsinin dan Musholla Miftahul Jannah, dipastikan akan menerima program rehabilitasi dan pembangunan lanjutan dari Dinas Perkim Kabupaten Bengkalis.

Musrenbangdes ini menjadi salah satu momen penting bagi Desa Teluk Pambang untuk merencanakan pembangunan desa secara partisipatif, memastikan aspirasi warga tersalurkan, dan program prioritas desa dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.

Desa Teluk Pambang Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih, Siap Gelar Musdesus untuk Pembentukan Pengurus


Bengkalis  – Sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Desa Teluk Pambang menggelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih kepada masyarakat pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Teluk Pambang ini menghadirkan Suhandi, Penyuluh Koperasi di UPT Dinas Koperasi Kecamatan Bantan, sebagai narasumber. Sosialisasi ini membahas tujuan, manfaat, dan mekanisme pembentukan Koperasi Merah Putih, sekaligus mempersiapkan proses teknis pembentukan pengurus melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dijadwalkan pada Rabu, 7 Mei 2025 oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Pambang.

“Hasil Musdesus akan disampaikan kepada Notaris Pembuat Akta Koperasi untuk diterbitkannya Akta Pendirian Koperasi,” jelas Rupiah, Ketua BPD Teluk Pambang yang hadir dalam acara sosialisasi.

Sementara itu, Sariyono, Penjabat Kepala Desa Teluk Pambang, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih. “Program ini merupakan program nasional yang wajib dibentuk di setiap desa/kelurahan se-Indonesia. Semoga Musdesus dapat berjalan sukses dan lancar sehingga Koperasi Merah Putih segera berdiri dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Teluk Pambang,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah elemen desa hadir, termasuk anggota BPD, ketua RT/RW, pengurus lembaga desa, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Safari Ramadhan 1448 H/2025 M, Pemdes Teluk Pambang Salurkan Santunan untuk Dhuafa dan Anak Yatim


Bengkalis  – Pemerintah Desa Teluk Pambang kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan santunan bagi dhuafa dan anak yatim dalam rangka Safari Ramadhan 1448 H/2025 M. Kegiatan ini digelar di dua masjid di desa setempat, yaitu Masjid Darul Ihsan dan Masjid Raya Desa Teluk Pambang.

Santunan yang disalurkan merupakan program rutin tahunan Pemerintah Desa Teluk Pambang yang bersumber dari Dana Bermasa Kabupaten Bengkalis. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu sekaligus memberikan keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Safari Ramadhan kali ini dihadiri langsung oleh Penjabat Kepala Desa Teluk Pambang, Sariyono, SIP, didampingi seluruh perangkat desa, Ketua BPD, serta jamaah kedua masjid. Kehadiran pejabat desa di tengah masyarakat menjadi simbol komitmen Pemdes Teluk Pambang untuk selalu hadir dan mendukung warga, terutama di momen penting keagamaan.

Dalam sambutannya, Sariyono menyampaikan, “Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momen Ramadhan seperti ini. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah dan dapat sedikit meringankan beban bapak ibu penerima di Desa Teluk Pambang.”

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga, dan diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menjaga kebersamaan serta kepedulian sosial di Desa Teluk Pambang.

Posyandu ILP Desa Teluk Pambang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Masyarakat


BENGKALIS – Dalam rangka meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Teluk Pambang menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis pada Kamis, 13 November 2025.

Kegiatan yang digelar di Posyandu Lembayung ini merupakan bagian dari program rutin ILP yang bertujuan menghadirkan layanan kesehatan terpadu mulai dari bayi hingga lansia. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan dasar yang biasanya dikenakan biaya, namun kali ini sepenuhnya gratis untuk masyarakat.

Sejumlah warga, khususnya ibu-ibu yang membawa bayi, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Tak ketinggalan, Penjabat Kepala Desa Teluk Pambang, Sariyono, turut hadir untuk memantau kegiatan sekaligus memeriksakan kesehatannya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Puskesmas Pambang sebagai mitra yang selalu membina kegiatan kesehatan di desa ini,” ujar Sariyono.

Selain pemeriksaan gratis, pada kesempatan tersebut Pemdes Teluk Pambang menyerahkan bantuan alat cek kolesterol, asam urat, dan kadar gula darah. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Penjabat Kepala Desa kepada Watini, Ketua Posyandu ILP Desa Teluk Pambang, sebagai dukungan agar layanan kesehatan masyarakat lebih maksimal.

Kegiatan Posyandu ILP ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin serta mendekatkan layanan kesehatan berkualitas.

BLT Dana Desa Teluk Pambang Tahap I-III Disalurkan, 15 Warga Terima Bantuan Tunai Rp300 Ribu per Bulan


Bengkalis - Pemerintah Desa Teluk Pambang kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tahap I hingga III kepada 15 warga penerima manfaat. Penyaluran tersebut dilaksanakan di kantor Desa Teluk Pambang pada Rabu, 16 April 2025.

Penyerahan dana secara simbolis dilakukan oleh Pejabat Kepala Desa Teluk Pambang, Bapak Sariono, yang didampingi oleh Sekretaris Desa dan Ketua BPD Teluk Pambang. Setiap keluarga penerima menerima bantuan tunai sebesar Rp300.000 per bulan, yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu di desa setempat.

Bapak Sariono menegaskan, “BLT Dana Desa ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini. Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.”

Penyaluran BLT DD ini menjadi bukti nyata komitmen Pemdes Teluk Pambang dalam meningkatkan kesejahteraan warganya dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Minggu, 23 November 2025

Kayu Ilegal Diduga Masuk Bengkalis–Bantan Secara Terang-Terangan, Gerobak Ugal-Ugalan Resahkan Warga


BENGKALIS - Dugaan peredaran kayu ilegal di wilayah Bengkalis–Bantan semakin sulit disembunyikan. Aktivitas pengiriman kayu tanpa dokumen resmi disebut telah berlangsung cukup lama dan kini terlihat semakin terbuka. Informasi yang dihimpun menyebut, kayu-kayu tersebut masuk melalui jalur laut menggunakan kapal kecil sebelum disebar menggunakan gerobak kayu yang ditarik sepeda motor ke berbagai titik di dua kecamatan itu.

Pola distribusi yang tidak lagi sembunyi-sembunyi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Selain mempertanyakan legalitas kayu tersebut, warga juga dibuat resah oleh cara pengangkutan gerobak yang dinilai membahayakan.

Sejumlah warga Bengkalis mengaku kerap melihat para penarik gerobak melaju secara ugal-ugalan, terutama pada malam hari. Kondisi bertambah berbahaya karena banyak motor penarik gerobak tersebut tidak dilengkapi lampu penerangan yang memadai.

Kalau malam itu gelap, gerobaknya besar, motor tidak ada lampunya. Sangat membahayakan pengguna jalan lain,” ungkap seorang warga dengan nada khawatir.


Gerobak Kayu Terekam Melintas Tepat di Depan Polsek Bengkalis

Penelusuran tim media pada Selasa, 18 November 2025 sekitar pukul 13.55 WIB menemukan fakta mengejutkan. Satu unit gerobak bermuatan penuh kayu terlihat melintas secara terbuka tepat di depan Kantor Polsek Bengkalis. Gerobak itu kemudian menuju sebuah gudang milik pria bernama Erol, yang berjarak sekitar 250 meter dari Polsek dan berada tepat di depan Puskesmas Bengkalis.

Temuan ini memunculkan pertanyaan besar—bagaimana aktivitas pengangkutan kayu yang diduga tanpa dokumen dapat berlangsung bebas di area publik yang berada dalam jangkauan pengawasan aparat penegak hukum.

Warga menilai kondisi ini tidak hanya memicu keresahan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum tersebut. (Red)

Kamis, 20 November 2025

Apel Pagi, Pemimpin Apel Himbau Untuk Jaga Kekompakan Dan Kedidisiplin Dalam Bertugas


Bengkalis – Pemerintah Desa Senderak kembali menggelar apel pagi pada Hari Senin yang bertempat di halaman depan kantor Desa Senderak bertindak sebagai pembina apel pagi Sekretaris Desa Senderak Muhammad Syuib dan diikuti oleh seluruh Kaur Kasi dan Staf Desa Senderak, Senin (17/02/25).

Pelaksanaan apel pagi merupakan kewajiban bagi setiap Kaur, Kasi dan Staf,selain untuk mendengar arahan pimpinan, apel pagi juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi setiap Aparatur Desa terkhusus bagi Kaur, Kasi dan Staf Desa.

Dalam sambutannya Muhammad Syuib mengucapkan terimakasih kepada seluruh petugas yang sudah terlibat dalam pelaksanaan apel pagi dan berpesan kepada seluruh Kaur kasi dan Staf Desa untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas. apel pagi merupakan bagian dari tusi Aparatur Desa sehingga meskipun pimpinan tidak ada di tempat apel pagi tetap harus dilaksanakan dan yang paling penting tetap menjaga kekompakan sehingga tugas tugas kita dalam meningkatkan pelayanan terlasana”. Ucap Muhammad Syuib Sekretaris Desa Senderak,”

Muhammad Syuib juga menghimbau setiap bertugas agar senantiasa meningkatkan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya salah satunya adalah sopan, santun senyum dan ramah,”Tutup Sekdes Senderak,Muhammad Syuib,” (Syopian)

Pj Kepala Desa Senderak Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Pimpinan Kepala Daerah Pereode, 2025 – 2030


BENGKALIS – Pelantikan kepala Daerah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/2/2025).

Acara ini dipastikan akan dihadiri oleh seluruh kepala Daerah yang memenangkan Pilkada serentak tahun lalu, termasuk Gubernur Riau terpilih Abdul Wahid-SF Hariyanto dan Bupati Bengkalis terpilih, Kasmarni, dan Wakil Bupati, Bagus Santoso.

Mereka sudah berada di Jakarta bersama beberapa pejabat Daerah, keluarga, dan kerabat yang turut mendampingi. Pelantikan ini menjadi momen penting dalam pemerintahan Daerah, menandai awal kepemimpinan baru untuk periode,2025 – 2030 mendatang.

Sebagai bentuk dukungan, Pemdes Senderak dan masyarakat mengucapkan selamat kepada Gubernur Riau Abdul Wahid dan SF Hariyanto dan Bupati Bengkalis Kasmarni dan Bagus Santoso atas amanah yang mereka emban.

Pasangan Bupati Bengkalis yang akan dilantik pada 20 Februari 2025.
“Kami seluruh Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Senderak Kecamatan Bengkalis mengucapkan selamat dan sukses kepada Gubernur Riau dan Bupati serta Wakil Bupati Bengkalis terpilih. Semoga mereka tetap amanah dalam menjalankan tugas dan membawa Kabupaten Bengkalis ke arah yang lebih baik,” ujar Pj Kepala Desa Senderak, Tari Fitri Sartini, S.Tr,Keb Kamis (20/2/2025).

Lebih lanjut, kami berharap kepemimpinan khususnya Bupati Kasmarni dan wakil Bupati Bagus Santoso dapat terus mendukung eksistensi Desa di Pulau Bengkalis serta memperkuat kerja sama dalam mendukung program-program Pemerintah Daerah.

Pelantikan Kepala Daerah kali ini mencakup 481 wilayah, yang terdiri dari 33 provinsi, 364 Kabupaten, dan 84 Kota. Namun, terdapat beberapa wilayah yang belum ikut dilantik karena proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pelantikan akan mencakup pembacaan Keputusan Presiden (Keppres), pemberian Surat Keputusan (SK), penyematan tanda pangkat jabatan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan Berita Acara Pelantikan (BAP).

Dengan pelantikan ini, diharapkan kepemimpinan Kasmarni dan Bagus Santosa di Kabupaten Bengkalis dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, “Ungkap Tari Fitri Sartini, S. Tr, Keb Pj Kepala Desa Senderak. (Syopian)

Pemerintah Desa Senderak Kecamatan Bengkalis Salurkan Pembagian BLT DD ,T.A.2025


BENGKALIS – Pemerintah Desa Senderak Kecamatan Bengkalis bagikan bantuan langsung tunai dana Desa ( BLT – DD)Tahun 2025 tahap Januari,Februari dan Maret di Aula pertemuan Kantor Desa Senderak Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis mulai pukul 09:00 WIB s/d selesai, Kamis 10 April 2025.

Acara Pembagian BLT DD tersebut di bagikan langsung Pj Kepala Desa Senderak, Tari Fitri Sartini di dampingi Sekretaris Desa Senderak,Muhammad Syuib Ketua BPD Desa Senderak,Azuar, Bhabinkantibmas,Pendamping Desa serta seluruh Aparatur Desa Senderak
kepada masyarakat penerima bantuan (KPM ) Rp 300, 000 perbulan,sebanyak 36 KPM terhitung,Januari,Februari dan Maret,masing masing menerima,Rp900.000,

Pj Kepala Desa Senderak, Tari Fitri Sartini,S.Tr Keb, berpesan kepada masyarakat Desa Senderak khusus nya penerima bantuan langsung tunai Dana Desa (DD),agar bisa memanfaat kan bantuan ini sesuai kebutuhan pokok dulu,dari pada kebutuhan yang lain lain nya ”Pungkas Tari Fitri Sartini,Pj Kepala Desa Senderak.

“Salah sorang masyarakat Desa Senderak, penerima KPM sangat berterima kasih kepada pemerintah,terkhususPemerintah Desa Senderak yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang miskin ekstrim”Tutup nya,”. (Syopian)

Melalui Posyantek Pemerintah Desa Senderak Tingkatkan Mutu Generasi Muda


Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pembentukan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di Aula kantor Desa Senderak pada 18/11/2025 Acara langsung di buka oleh Pj Desa Senderak yang di wakili oleh sekretaris Desa Senderak Muhammad Syuib, dalam sambutan Sekretaris Desa menyampaikan dengan ada nya kegiatan  ini, Mari kita manfaatkan Posyantek sebagai tempat untuk belajar, berbagi, dan berkolaborasi dalam menciptakan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan kita.
 
Posyantek merupakan lembaga kemasyarakatan yang memberikan pelayanan teknis, informasi, dan pengembangan teknologi tepat guna kepada masyarakat desa.

Posyantek ini adalah milik kita bersama. Keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh masyarakat. 

Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari semua pihak, mari kita jadikan Posyantek ini sebagai pusat inovasi yang membanggakan dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan desa kita. (Syopian)

Pemdes Senderak Gelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Desa


Pemerintah Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan bagi masyarakat maupun perangkat desa. Kegiatan yang berlangsung ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur desa dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan secara tepat, tertib, dan sesuai regulasi.

Sosialisasi tersebut diikuti perangkat desa dan staf Pemerintah Desa Senderak sebagai upaya memperkuat kapasitas penyelenggaraan pemerintahan desa serta mencegah potensi pelanggaran aturan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan peningkatan kompetensi ini, pelayanan kepada masyarakat diharapkan berjalan lebih maksimal, efektif, dan berorientasi pada transparansi serta akuntabilitas.

Sekretaris Camat Bengkalis, Fitra Rama, dalam arahannya menyampaikan bahwa pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan bukan hanya meningkatkan kedisiplinan perangkat desa, namun juga menjadi bekal penting dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

"Materi yang diberikan hari ini harus benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas. Aparatur desa adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga peningkatan kapasitas menjadi keharusan," ujarnya.

Penjabat Kepala Desa Senderak, Tari Fitri Santini, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Desa yang bersumber dari Program Bermasa Bupati Bengkalis, yang selama ini berfokus pada peningkatan pemberdayaan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa dan kelurahan adalah unit pemerintahan terendah yang menjadi pintu awal segala bentuk administrasi masyarakat. Karena itu, kemampuan aparatur dalam memahami regulasi menjadi faktor penting dalam mendukung roda pemerintahan yang efektif.

Dengan adanya pembekalan ini, perangkat desa diharapkan semakin siap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai aturan. (Syopian)

Pemdes Senderak Upayakan Tekan Angka Stunting Melalui Program PMT


SENDERAK - Pemerintah Desa Senderak terus berupaya menekan angka stunting di wilayahnya. Salah satunya melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dilaksanakan pada Rabu (2/7/2025) di Kantor Desa Senderak, dengan sasaran khusus balita yang terindikasi stunting.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa, TP-PKK, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Senderak. PMT diberikan sebagai bentuk perhatian serius terhadap masalah gizi anak, yang menjadi penentu kualitas tumbuh kembang generasi masa depan.

PJ Kepala Desa Senderak, Tari Safitri, menyatakan bahwa stunting harus dicegah sejak dini karena dampaknya sangat luas terhadap masa depan anak-anak.

“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah salah satu strategi penting untuk melengkapi kebutuhan gizi balita agar mencapai berat badan sesuai usia,” ujar Tari Safitri.

Ia berharap, program ini dapat menurunkan angka balita stunting di desanya dan meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya asupan gizi yang cukup.

“Kami ingin semua balita di Desa Senderak tumbuh sehat. Selain makanan tambahan, kami juga menyertakan edukasi dan penyuluhan gizi kepada para orang tua,” tambahnya.

PMT yang dibagikan berasal dari bahan pangan lokal, sekaligus sebagai upaya mendukung ketersediaan pangan sehat di tingkat desa.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat peran keluarga dalam menyiapkan makanan yang aman, sehat, dan sesuai kebutuhan usia anak.

Pemberian Makanan Tambahan di Desa Senderak menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di seluruh Indonesia.(Syopian)

Pemdes Senderak Gelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H


SENDERAK - Pemerintah Desa Senderak menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus ajang silaturahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H.

Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa Senderak pada Jumat (21/2/2025) dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Pejabat Kepala Desa (PJ Kades) Senderak, Tari Fitri Sartini, S.Tr.Keb, turut hadir bersama perangkat desa, staf, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, Ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Senderak.

Tari Fitri Sartini menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan menjelang bulan Ramadan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai inspirasi dalam meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.

Acara ini semakin khidmat dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Ramzi, S.Pd.I.

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan tentang makna perjalanan spiritual Rasulullah SAW serta bagaimana umat Islam dapat meneladani nilai-nilai dari peristiwa Isra Mikraj dalam kehidupan sehari-hari.(Syopian)

Camat Bengkalis Taufik Hidayat Buka Secara Resmi Masjid Nurul Yakin


BENGKALIS - Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, warga Desa Senderak kini memiliki tempat ibadah baru setelah Masjid Nurul Yakin resmi dibuka pada Minggu (23/2).

Peresmian dilakukan oleh Camat Bengkalis, Taufik Hidayat, S.STP, MPA, dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat setempat.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Bengkalis Hendra, ST, Pj. Kepala Desa Senderak Bd. Tari Fitri Sartini, S.Tr. Keb, Sekretaris Desa Muhammad Syuib, perangkat desa, penyuluh agama, serta para ketua RT/RW dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Bengkalis menegaskan bahwa keberadaan Masjid Nurul Yakin diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat silaturahmi warga.

"Masjid ini menjadi simbol kebersamaan dan wujud nyata dari semangat gotong royong masyarakat," ujarnya.

Acara peresmian juga diisi dengan ceramah agama oleh Al Ustadz Filusman, yang memberikan tausiah tentang pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

Dengan selesainya pembangunan masjid ini, masyarakat Desa Senderak kini dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman. Peresmian berlangsung lancar dan penuh khidmat. (Syopian)

Antisipasi Banjir Kalaksa BPBD Bengkalis Goro bersama Pemdes dan Masyarakat Senderak


BPBD, Bengkalis - Puluhan masyarakat Desa Senderak Kecamatan Bengkalis melakukan gotong royong pembersihan gorong-gorong dan parit  saluran air yang tersumbat, di Dusun Pembangunan Desa Senderak Kecamtan Bengkalis, 

Aksi yang dilakukan TIM BPBD Bengkalis, Pemerintah Desa, Babinsa, RT RW dan Masyarakat tersebut, bertujuan mengantisipasi potensi banjir dengan curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir. Diketahui, lokasi gotong royong tersebut termasuk lokasi rawan banjir akibat saluran drainase pembuangan tersumbat.


"Aksi gotong royong ini merupakan upaya menjaga kebersihan lingkungan. Dan mengantisipasi sejak dini, hal-hal yang tidak kita inginkan seperti banjir akibat tersumbatnya saluran drainase menuju pembuangan. Selain itu juga,  kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, dan mari Kita menjaga alam maka alam menjaga kita. kami juga mengucapkan terimkasih kepada  Unsur yang terlibat dalam aksi gotong royong di Di Dusun Pembangunan Desa Senderak," Ujar Drs. Sufandi sebagai Kalaksa BPBD Bengkalis saat melaksanakan Goro bersama masyarakat. 

Tari Fitri Sartini, S.Tr. Keb selaku Pj. Desa Senderak mengucapkan terima kasih kepada Tim BPBD Bengkalis yg di pimpin langsung oleh kalaksa BPBD Bengkalis bersama pemdes dan masyarakat desa senderak melakukan gotong royong untk menormalisasikan aliran air yang berada di desa senderak, "Kami juga menghimbau kepada masyarakat kita, untuk terus menjaga lingkungan sekitar jangan membuang sampah di selokan parit atau drainase yang bisa membuat jalanya air tersumbat. dan juga diharapkan kepada seluruh masyarakat agar membersihkan perkarangan rumah masing-masing untuk mencegah demam berdarah (DBD)" ujarny.(Syopian)

Pemdes Bantan Air Gelar Apel Sekaligus Pengecekan Peralatan Pemadam Kebakaran


BENGKALIS - Pemerintah Desa Bantan Air melaksanakan apel rutin pada Selasa, 11 Februari 2025, yang dirangkai dengan pengecekan peralatan pemadam kebakaran milik desa. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem dan tidak turunnya hujan selama satu minggu terakhir.

Apel dipimpin langsung oleh Pj. Kepala Desa Bantan Air, Zulfandi, S.P., yang sekaligus memberikan arahan kepada MPA (Masyarakat Peduli Api) untuk memastikan seluruh peralatan pemadam dalam kondisi siap digunakan. Beliau menegaskan pentingnya kesiapsiagaan demi mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun pemukiman.

Dalam amanatnya, Pj. Kades Zulfandi mengimbau seluruh masyarakat Desa Bantan Air agar tidak membuat api atau membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran dan merugikan banyak pihak.

Pemdes Bantan Air berharap melalui kegiatan pengecekan dan sosialisasi ini, masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana kebakaran.

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi