BEM AMIK Selatpanjang Sukses Gelar Diskusi Buku ‘Berdiang Di Perapian Buya Syafii - Karya Riki Dhamparan Putra - TARGETRIAU

Selasa, 25 Januari 2022

BEM AMIK Selatpanjang Sukses Gelar Diskusi Buku ‘Berdiang Di Perapian Buya Syafii - Karya Riki Dhamparan Putra


Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) AMIK Selatpanjang sukses mengadakan kegiatan Diskusi Buku yang bertemakan “Berdiang di Perapian Buya Syafii – Karya Riki Dhamparan Putra”. Kegiatan ini dimoderatori oleh Fitri Lailatun Najwa yang diselenggarakan di Kedai Kopi Tok Abah pada Selasa (25/01/2022).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Prof Dr. Ahmad Syafi’i Marrif, beliau menggatakan siapapun boleh menulis dan mengkritik pemikiran-pemikiran saya termasuk dari sudut pandang sastra karya Riki Dhamparan Putra ini.

Ketua BEM AMIK Selatpanjang Muhammad Irfan Khusairi mengatakan dalam sambutannya kegiatan diskusi buku ini merupakan rangkaian Kegiatan silaturahmi penulis dengan mahasiswa AMIK Selatpanjang.

“Agenda ini merupakan agenda yang tidak direncanakan sebelum nya tapi karna mendengar Sorang sastrawan dan penulis hadir di Meranti,  dan berkat antusias teman teman serta dukungan dari senior juga tentunya, Alhamdulillah dapat terselenggara kan nya kegiatan diskusi buku ini” kata Irfan.

Riki Dhamparan dalam pengantar diskusi menjelaskan mulai dari isi bukunya dan bagaimana sudut pandang yang di ambil dalam buku tersebut.

“Buku ini merupakan pemikiran-pemikiran buya syafii ma’arif dari sudut pandang budaya dan sastra, bagi saya buya adalah sosok yang sangat inspirasi, seorang guru bangsa yang pergaulannya melintas batas,” jelas Riki.

Kemudian agenda ini juga dihadiri oleh ketua umum PC IMM Kepulauan Meranti, M.Hafizan, S.Ag mengatakan sebagai seorang Sarjana dan penikmat berbagai karya saya mengagumi sosok buya syafii karena mampu mengkritik diri nya sendiri dan sangat lapang hati dikritik oleh orang lain.

“Banyak dari kalangan pemikir, kita hari ini tidak mampu mengkritik dirinya sendiri. Lanjut hafizan mengatakan buya syafii hari ini tidak saja dikenal sebagai tokoh muhammadiyah tapi beliau adalah milik semua golongan,” kata Hafizan.

PC IMM Kepulauan Meranti M.Hafizan, S.Ag, memberikan apresiasi dan mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi kita mahasiswa Meranti khusus nya untuk bermesraan dengan buku untuk memperluas cara pandang, karena kita cendrung memusuhi apa yang kita tidak ketahui.

Hal yang sama disampaikan oleh Muhammad Irfan Khusairi, sebagai ketua BEM AMIK Selatpanjang berharap Mahasiswa Meranti khususnya mahasiswa AMIK Selatpanjang harus melahirkan generasi generasi penerus buya syafii.



Penulis : Nurhadi

Bagikan berita ini

Disqus comments