Sebabkan Jalan Macet, Toko Pecah Belah New Maspion di Laporkan ke Satpol PP - TARGETRIAU

Minggu, 24 Januari 2021

Sebabkan Jalan Macet, Toko Pecah Belah New Maspion di Laporkan ke Satpol PP


MERANTIBerawal dengan temuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fortaran DPD Kabupaten Kepulauan Meranti (Budiman) melihat terjadi kemacetan dijalan Imam Bonjol karna ada penumpukan barang ditoko New Maspion yang memakan bodi jalan sehingga mengakibatkan jalan tersebut menjadi macet, ketua LSM Budiman pun melaporkan kepada pihak berwajib Sat Pol PP untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, agar kejadian seperti ini tidak lagi terulang karena menimbulkan kemacetan.

Banyaknya tumpukan barang toko New Maspion tersebut (over kapasitas)sehingga memankan bodi jalan yang mengakibatkan jalan tersebut macet.

Diketahui Toko New Maspion ini beralamat dijalan imam Bonjol No. 13 tepatnya depan rumah makan Asia Baru dan toko tersebut menjual barang pecah belah plastik dan lainnya, diduga toko tersebut mensuplay barang barang ketoko lainnya.

Dari pantauan media dilapangan tampak tumpukan barang pecah belah yang masih tersusun rapi disusun dipinggir jalan sehingga memakan bodi jalan membuat ruas jalan tersebut menjadi sempit untuk dilewati kendaraan menjadi macet.

Ketika ditemui pemilik toko yang bernama Ting Ting, ia memberikan penjelasan kepada media, awalnya Ting Ting mengatakan barang ini akan dipindahkan kegudang, namun dimenit yang berbeda pula Ting Ting mengakui tidak mempunyai gudang.

“Barang-barang disini hanya sementara, dan akan kita pindahkan ke gudang". Tutur Ting Ting, namun ketika ditanyakan dimana alamat gudangnya Ting Ting enggan mengatakannya dan akhirnya mengakui bahwa tidak mempunyai gudang.

Kepala satuan polisi Pamong Praja kabupaten kepulauan Meranti melalui Kabid Perda Ginting mengatakan kita akan memanggil pihak toko, dan kita juga sudah pernah menegur secara lisan dan bahkan juga menegur secara langsung namun tidak di indahkannya.

“secepatnya hari Senin akan kita layang kan surat panggilan dan kita minta keterangan dan jika tidak diindahkannya lagi akan kita tindak dengan tegas.(***)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments