Maraknya Pelabuhan Tanpa Izin "Pelabuhan Tikus" di Meranti, Ketua LSM PKPP DPD Kabupaten Kepulauan Meranti Angkat Bicara - TARGETRIAU

Senin, 14 Maret 2022

Maraknya Pelabuhan Tanpa Izin "Pelabuhan Tikus" di Meranti, Ketua LSM PKPP DPD Kabupaten Kepulauan Meranti Angkat Bicara

Salah satu pelabuhan tikus yang akan siap dibangun dan diduga tidak memiliki izin yang terdapat di Kabupaten Kepulauan Meranti

MERANTI - Maraknya pelabuhan tanpa izin atau pelabuhan tikus yang tersebar di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi target pintu keluar masuk barang tanpa pengawasan dari pihak yang berwenang, penguatan kerja sama aparat penegak hukum diperlukan dalam hal ini.

Ketua LSM PKPP DPD Kabupaten Kepulauan Meranti, Jamaludin, mengungkapkan,  pelabuhan-pelabuhan kecil itu tersebar banyak di Kepulauan Meranti, baik itu dipinggir laut maupun sungai karena minimnya pengawasan bahkan ada yang tidak diawasi, sehingga kerap para penyelundup memanfaatkannya sebagai pintu keluar masuk barang selundupan.

"Tidak hanya barang Illegal, namun yang kita khawatirkan banyaknya pelabuhan tikus menjadi tempat keluar dan masuk barang haram di Meranti ini," ujar Jamaludin kepada awak media, Senin (14/03/20202).

Jamaludin juga berharap pelabuhan-pelabuhan kecil tersebut didata serta diawasi dan dijaga oleh aparat terkait.

"Peran aparat penegak hukum sangat kita harapkan agar dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pelabuhan-pelabuhan yang ada di Meranti ini. Hal ini dapat dimulai dengan pendataan pelabuhan-pelabuhan kecil yang berpotensi menjadi tempat penyelundupan barang Illegal. Selain itu, penambahan aparat penegak hukum yang bertugas juga dapat membantu mengurangi potensi penyelundupan barang Illegal melalui jalur laut," Pungkasnya.

Bagikan berita ini

Disqus comments