Identitas Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Perairan Kepulauan Meranti, Ternyata Warga Nias Selatan - TARGETRIAU

Jumat, 08 April 2022

Identitas Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Perairan Kepulauan Meranti, Ternyata Warga Nias Selatan


Sesosok mayat wanita yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Merbau, di perairan Pelabuhan Desa Tanjung Kulim, Kecamatan Merbau, pada Kamis (7/4/2022) pagi tadi, akhirnya identitasnya terungkap.

Diketahui, sesosok mayat wanita itu adalah Bowotia Ndruru (66), warga Kabupaten Nias Selatan, datang dari Palembang yang hendak ingin bekerja di PT Trio Mas Kabupaten Siak.

“Benar (ada penemuan mayat), mayat wanita itu adalah Bowotia Ndruru (66),” ujar Kapolres Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean saat di konfirmasi media.

Dijelaskan AKBP Andi Yul, bahwa pada Rabu (6/4/2022) korban bersama dengan rombongan kurang lebih sebanyak 20 orang berangkat dari Kabupaten Palembang tujuan Kabupaten Pelalawan, dengan menggunakan mobil bus untuk bekerja sebagai buruh di PT Trio Mas, Kabupaten Siak.

“Korban ini dari Palembang, rencananya mau kerja ke PT Trio Mas di Kabupaten Siak, sampai di Pelalawan korban dijemput mobil truk colt diesel milik perusahaan itu untuk dibawa menuju ke pelabuhan petro divisi X,” ungkapnya.

Kemudian pada Kamis (7/4) sekira pukul 01.30 mobil yang membawa korban menaiki Kapal Tongkang milik Trio Mas yang juga mengangkut mobil-mobil kelapa sawit untuk dibawa menuju ke lokasi kerja tepatnya di kawasan Pelabuhan Kimas Divisi Vll PT Trio Mas.

“Saat kapal berlayar sekitar 10 menit, korban permisi dengan anaknya Kristina untuk buang air kecil, selang beberapa menit korban tidak kunjung kembali ke dalam mobil, hingga dilakukan pencarian kepada korban, namun tidak membuahkan hasil,” jelas Kapolres Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean.

Dikatakan Kapolres Meranti, sekira pukul 10.00 Wib pihak perusahaan mendapatkan kabar informasi bahwa adanya peristiwa penemuan mayat di Desa Tanjung Kulim, dan setelah itu pihak perusahaan membawa keluarga korban untuk memastikan jenazah tersebut apakah benar keluarga mereka, ternyata benar mayat itu adalah keluarga kandungnya.

“Dari hasil visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh luar korban, dan dari pihak keluarga korban juga sudah menerima atas musibah yang terjadi,” pungkasnya. (***)



Sumber : datariau.com

Bagikan berita ini

Disqus comments