Kapal Pembawa Beras Bulog Untuk 5 Desa di Meranti Tenggelam - TARGET RIAU

Jumat, 24 Mei 2024

Kapal Pembawa Beras Bulog Untuk 5 Desa di Meranti Tenggelam


MERANTI - Dikabarkan kapal pembawa beras Bulog untuk disalurkan kepada masyarakat di 5 desa yang ada di Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau Tenggelam.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Pj desa Tanjung Bunga Toni Anuar kalau kapal tambang milik Jonizar Tenggelam dan kondisi beras susah basah semua.

"Iya benar tenggelam, kapal itu Bawak beras Bulog urnuk disalurkan kepada masyarakat. Informasi yang kami dapatkan kalau beras nya sudah basah, dan saat ini sebagai beras susah ada dibawa ke tepian," kata Toni lewat telpon WhatsApp nya kepada Wartawan Targetriau.com, Jum'at (24/05/2024).

Sementara itu Irwin (30) yang merupakan ABK dari Kapal tersebut mengatakan kalau kejadian tersebut terjadi di perairan desa Kuala Merbau tepatnya di Pantai Beting Beras.

"Tenggelam nye sekitar pukul 11:00 WIB tadi malam, kondisi kapal masih kandas da Pantai Beting Beras dan beras Bulog tersebut basah," kata Irwin ditelpon lewat WhatsApp.


Ditambahkan Irwin kalau beras tersebut akan disalurkan kepada desa Kuala Merbau, desa Tanjung Bunga', desa Renak Dungun, desa Baran Melintang, dan desa Pangkalan Balai.

"Beras basah semua nya, sebagain kami bongkar juga. Kondisi kapal masih tertahan di pantai Beting Beras bersama beras dan nanti malam mau kami tarik ke sungai dan dibongkar ke Pelabuhan," ucapnya.

Terakhir dirinya menyebutkan kalau tidak salah beras yang dibawa mengunakan kapal tersebut dari Belitung ke desa Kuala Merbau lebih kurang 14 Ton lebih.

Berdasarkan informasi yang didapatkan sejumlah kepala desa Pendi, masyarakat serta pengurus dari Bansos Manan tersebut sudah turun kelapangan dan mengecek langsung.

Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui pasti kronologis kejadian dan apa penyebab Tenggelam nya kapal tersebut. Sementara kondisi kapal saat ini masih berada atau kandas di Perairan desa Kuala Merbau atau di Pantai Beting Beras. (***)

Bagikan berita ini

Disqus comments