Ketua DPD LSM FORTARAN Minta Bupati Meranti Agar Jangan Terlalu Memaksa Kehendak Dalam Ambil Kebijakan - TARGETRIAU

Sabtu, 31 Juli 2021

Ketua DPD LSM FORTARAN Minta Bupati Meranti Agar Jangan Terlalu Memaksa Kehendak Dalam Ambil Kebijakan


MERANTI - Marak nya keluh kesah Masyarakat terkait pemangkasan anggaran tenaga honorer oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. M Adil SH menjadi perbincangan hangat dan hiruk pikuk di media sosial dan juga ditengah-tengah masyarakat umum di Meranti saat ini.

Terkait pemangkasan anggaran honorer sebesar 35% dinilai sangat tidak etis dan akhir tahun ini juga dikatakan akan ada pemberhentian untuk tenaga honorer di Meranti.

Terkait itu, Ketua LSM FORTARAN, Budiman, menilai hal tersebut sangat tidak manusiawi dan terlalu memaksa kehendak apalagi disituasi pandemi covid-19 saat ini.

"Tenaga honorer juga sudah berjibaku bertahun tahun kepada pemerintahan, kita minta bupati harus mempertimbangkan kondisi masyarakat kita saat ini dengan susahnya lapangan pekerjaan, kita lihat aja Kabupaten lain tidak ada pemangkasan anggaran honorer, masih banyak anggaran kegiatan lain yang bisa di pangkas, apa lagi demi kepentingan masyarakat di tengah kondisi covid-19 saat ini, kita menilai di kondisi saat ini tidak sesuai dengan janji kampanye yang akan menaikan gaji tenaga honorer pada janji politik saat itu". Tutur Budiman Ketua LSM FORTARAN selaku forum masyarakat pemantau APBD dan APBN.


Budiman juga akan minta dan berkordinasi dengan ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti selaku pengawasan Pemerintah dan pemangku kebijakan dan juga memantau kinerja pemerintahan harus segera tanggap dengan persoalan ini sehinga tidak menjadi polemik nantinya.

"Kita minta secepat nya ketua DPRD mengadakan rapat dengan melibat kan berbagai tokoh di Meranti ini". Ujarnya.

Ketua LSM Fortaran juga menilai terkait program bupati lahan tidur yang akan diolah dijalan Pramuka, Desa Banglas harus dikerjakan dan jangan sampai anggaran lahan tidur tersebut menjadi tidur selamanya tidak bermanfaat nantinya, lebih baik anggaran di gunakan untuk janji visi dan misi bupati dan wakil bupati untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Meranti ini.

Sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat perwakilan suara dari masyarakat, Budiman berharap kepada Bupati mempertimbangkan lagi apa yang sudah diucapkan agar tidak menjadi polemik ditengah masyarakat kita saat ini yang akan menimbulkan masalah ditanah jantan ini.

"Kita mengharapkan dengan kepemimpinan Bupati H. M Adil SH sesuai dengan moto yaitu menjadikan Meranti bermartabat dan mensejahterakan masyarakat Meranti ini, kita mau perubahan Meranti ini yang baik bukan perubahan yang tidak baik". Jelas Budiman.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments