Bupati H. Muhammad Adil, S.H Buka Secara Resmi Acara Promosi Pasca Sarjana UNILAK, Sekaligus Tindak Lanjuti MoU UNILAK Dengan Pemkab Kepulauan Meranti - TARGETRIAU

Kamis, 30 Desember 2021

Bupati H. Muhammad Adil, S.H Buka Secara Resmi Acara Promosi Pasca Sarjana UNILAK, Sekaligus Tindak Lanjuti MoU UNILAK Dengan Pemkab Kepulauan Meranti


MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, S.H buka secara resmi acara Promosi Pasca Sarjana UNILAK (Universitas Lancang Kuning) sekaligus menindak lanjuti kerja sama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di Gendung Aula Hijau, Kamis (30/12/2021).

Selanjutnya dalam acara Pasca Sarjana tersebut dihadiri langsung oleh pihak Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Lancang kuning (UNILAk) yaitu Prof Dr Syafrani MSi beserta rombongan.  

Acara dimulai dengan sambutan Direktur (UNILAK) yaitu Prof Dr Syafrani MSi dimana dia mengatakan sebagai pimpinan bimbingan kami ucapkan terima kasih telah merespon surat kami, mudah-mudahan menjadi amal ibadah kita, hari ini kami hadir menindak lanjuti MOU antara fakultas dah Pemerintah Kabupaten Meranti. Kami mempunyai 4000 lebih alumni yang sudah selesai melaksanakan pendidikan rata-rata mahasiswa banyak mengambil manajemen kedepannya kalau bisa juga minat dengan jurusan yang lain.

"Sebagai informasi kami juga punya kerja sama S2 dan ini belum ada di Riau mudah-mudahan juga bisa terealisasi di Riau dan kita juga akan mengeluarkan jurusan yang lagi trend hari ini yaitu Hutan dan Lingkungan. Kami beserta rombongan mengucapkan terima kasih banyak atas sambutan dan pelayanan Pemerintah Kabupaten Meranti", katanya Prof Dr Syafrani MSi.

Selanjutnya Bupati Meranti H. Muhammad Adil, S.H langsung memberikan beberapa pemaparan kepada pihak (UNILAK) beberapa program strategis terkusus program pendidikan yang saat ini anak-anak Kabupaten Kepulauan Meranti diwajibkan sarjana S1 dengan kapasitas 5000 orang nantinya baik itu S1,S2 dan S3.


Perlu saya sampaikan kepada Pak Direktur dan rombongan bahwa aspek pendidikan tinggi adalah prioritas kami dalam mewujudkan visi menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti yang maju, cerdas, dan bermartabat. Kami menargetkan 5.000 anak Meranti mendapatkan beasiswa pendidikan tinggi baik S1, S2, dan S3. Dari jumlah ini akan kita plot 500 orang untuk Program S2 dan 200 orang untuk program S3.

"Mudah-mudahan yang 200 orang ini nantinya ada yang jadi Profesor sama dengan Pak Direktur. Bapak, Ibu, dan Hadirin yang dimuliakan, Upaya kami meningkatkan SDM daerah sangat penting karena berdasarkan data BPS, rata-rata lama sekolah anak-anak Meranti itu hanya sampai SMP atau tepatnya 7,4 tahun. Kalau sudah pendidikan rendah, tentu akan berpengaruh pada daya berfikir dan daya berkarya. Dan pada akhirnya berdampak pada kemampuan ekonomi masyarakat", kata H. Muhammad Adil, S.H.

Untuk diketahui tingkat kemiskinan kita hasil survei BPS tahun 2020 itu 25 persen. Namun, saya diperkirakan sekarang sudah 28 persen akibat tekanan dari pandemi Covid-19. Peningkatan kemiskinan ini diperkirakan terjadi karena ribuan warga kita yang dulunya bekerja di Malaysia, sekarang sudah tidak bekerja lagi. 

Selain itu terjadi penurunan ekonomi di turunnya harga sagu dan karet, banyak sektor seperti Ini bagaikan dua sisi mata uang, jika ekonomi masyarakat rendah kemampuan menyekolahkan anak-anaknya juga menurun. Sebaliknya jika pendidikan seseorang itu sangat terbatas tentu kemampuan berkaryanya pendapatannya juga rendah. Fenomena ini mungkin rendah sehingga perguruan tinggi bIsa meneliti lebih dalam dan mencari solusi paling tepat untuk mengatasinya.

"Kami harapkan sosialiasi hari ini ada tawaran yang memberikan kemudahan terutama bagi ASN yang berminat mengambil program S2 di Universitas Lancang Kuning. Terutama kemudahan dalam metode belajar dan kemudahan dalam pembiayaan. Kalau sudah yang dua ini ada kemudahan biaya dan belajar, saya yakin banyak ASN yang betugas di pulau ini akan berminat mengambil S2 di Universitas Lancang Kuning", akhirnya H. Muhammad Adil, S.H.

Kemudian acara tersebut diakhiri dengan pemberian Cendra mata dari pihak Universitas Pancang Kuning. (UNILAK)

Bagikan berita ini

Disqus comments