Bupati H. Muhammad Adil, S.H., M.M Menghadiri Musycab II IMM Kabupaten Kepulauan Meranti - TARGETRIAU

Senin, 14 Maret 2022

Bupati H. Muhammad Adil, S.H., M.M Menghadiri Musycab II IMM Kabupaten Kepulauan Meranti


MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, S.H., M.M hadiri pembukaan Musycab II Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kepulauan Meranti dengan tema membumikan Gerakan Fastabiqul khairat Tanah Jantan Digedung Hijau Jalan Dorak 14/3/2022.

Turut hadir Ketua PMII kabupaten kepulauan Meranti Rudi Irawan AMD.Kom. Ketua SAPMA PP Kabupaten Kepulauan Meranti Kamarul Amd.Kom Ketua Dema STAI Nurul Hidayah, Ketua BEM AMIK Selatpanjang dalam hal ini diwakili, Ketua IMM Provinsi Riau Norfa Khairon, Dinas Pendidikan, Dinas Capil, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, bserta para tamu undangan.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran dilanjutkan menyanyikan lagu Mars IMM sebelum sambutan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Kemudian dalam acara tersebut Ismania selaku panitia mengatakan bahwa, saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak terutama Bupati Meranti H. Muhammad Adil, S.H., M.M telah membantu dan mensupport sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan sosok pemimpin dimasa depan yang akan membagun daerah.

Selanjutnya dalam pengarahannya Bupati Meranti H. Muhammad Adil, S.H., M.M, Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kami sangat menyambut baik serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini. Mudah-mudahan Musyawarah Muhammadiyah ini berlangsung lancar, serta tersusun rencana kerja ke depan yang adaptif dan Cabang Ikatan Mahasiswa implementatif.

Musyawarah Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ke ll ini, merupakan salah satu pesta demokrasi untuk memilih Ketua Umum dan Formatur PC IMM Kepulauan Meranti. Sebagaimana sebuah organisasi yang sehat, proses pergantian kepemimpinan dan kepengurusan adalah hal yang wajar dan dinamis, yang harus kita sikapi secara dewasa. 

Melalui Muscab ini diharapkan terpilih pemimpin yang responsif, kredibel, serta inovatif. Sehingga kegiatan dan program pada periode mendatang dapat terlaksana dengan baik dan penuh tanggung jawab Hadirin yang kami muliakan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang merupakan sebuah organisasi gerakan mahasiswa, IMM dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk ide-ide pembaharuan dan menyalurkan pengembangan.


Sebagaimana tertuang dalam tri kompetensi dasar IMM, yaitu religiusitas, Intelektualitas, dan humanitas, kader IMM memiliki tanggung jawab terhadap tiga bidang tersebut. Maka kader IMM harus memiliki tauhid yang kuat dan internalisasi pemahaman-pemahaman Muhammadiyah, intelektual yang tinggi dengan nalar-nalar kritis yang bersih tanpa ada kepentingan, dan memiliki rasa sosial yang besar. Oleh karena itu, meskipun berada pada era industri 4.0, kader IMM diharapkan selalu dapat menjawab tantangan era dengan intelektualitas dengan selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip islami.

IMM sebagai organisasi kemasyarakatan sudah sepatutnya memperhatikan dan sedikit demi sedikit mulai bergerak maju secara massif dan berkelanjutan agar Muhammadiyah dan ortomnya, yakni yang dimaksud IMM mampu dirasakan oleh masyarakat. Selain meyelesaikan permasalahan yang ada, terbangun pula impresi masyarakat terhadap Muhammadiyah yang anggun dalam moral dan unggul dalam intelektualitas.

Bagi pemuda juga bisa menjadi petani melenial, mau jadi peternak silahkan dan juga kita punya target untuk membangun UMKM jadi pinjam uang tidak perlu bayar bungga hanya uang pokonya saja. Kemudian bagi mahasiswa saya ingatkan jangan sampai terlibat narkoba, karna hal itu akan merusak  masa depan anda semua, katanya H. Muhammad Adil, S.H., M.M.

Kemudian Bupati Meranti H. Muhammad Adil, S.H., M.M juga menjelaskan terkait program Pendidikan, Kemudian anak Meranti wajib S1,S2 dan S3 bagi yang mau kuliah silahkan kita dari pemerintah akan menanggung biaya tersebut alias gratis, jadi pendidikan di Meranti sudah gampang, bagi kalau ada keluarganya yang cerdas silahkan daftar nantinya tapi dengan cacatan kalau sudah selesai kuliah wajib kerjanya di Meranti jika tidak mau maka akan di denda.

Jadi bagi anak-anak Meranti yang kuliah akan melakukan perjanjian setelah selesai wajib kerja di Meranti, adapun bagian jurusanya secara gambaran seperti perikanan, teknik industri, dokter, Informasi Teknologi dan sebagainya, saya berharap anaknya betul-betul disuruh belajar agar kedepan menjadi tenaga ahli untuk Meranti, Insyaallah dalam 5 tahun kita sudah menghasilkan 5000 sarjana S1 500 Master dan 200 orang Dokter, katanya H. Muhammad Adil, S.H., M.M.



Penulis : Nurhadi

Bagikan berita ini

Disqus comments