TARGET RIAU: Kota Batam
Tampilkan postingan dengan label Kota Batam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kota Batam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2026

Yuwanky Pulang dari Singapura, Langsung Ditangkap


Kepulangan Yuwanky (67) dari Singapura justru menjadi akhir dari pelariannya. Pengusaha tempat hiburan malam sekaligus pengembang kawasan Planet Batam yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) itu ditangkap Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/8/2026).

MencariPanduan Wisata Kota Lokal Yuwanky diamankan sekitar pukul 16.47 WIB, sesaat setelah pesawat yang ditumpanginya dari Singapura mendarat di Indonesia. Setelah penangkapan, penyidik langsung membawanya ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait perkara yang tengah diusut. 

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. “DPO Yuwanky telah dilakukan penangkapan pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar jam 16.47 WIB, di Terminal 3 Bandara Soetta,” kata Eko. 

Menurut Eko, setelah diamankan di bandara, Yuwanky langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik selanjutnya akan mendalami keterangannya dalam rangka mengembangkan perkara yang menjadi dasar penerbitan DPO. 

Sebelumnya, penyidik menetapkan Yuwanky sebagai DPO dalam dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Berdasarkan dokumen DPO/142/VIII/2026/Dittipidnarkoba, perkara tersebut diduga berkaitan dengan aliran dana yang bersumber dari hasil tindak pidana narkotika. 

Nama Yuwanky kemudian terseret dalam pengusutan setelah aparat mengamankan Basri Lewaimang. Basri disebut memiliki peran dalam pengelolaan aliran peredaran narkotika yang diduga berlangsung secara tersembunyi melalui tiga tempat hiburan malam dalam jaringan usaha Yuwanky.

Pengusutan kasus itu mencuat setelah aparat menyita sabu cair seberat 2,6 ton di kawasan Pelabuhan Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, Jumat (21/8/2026). Sepekan lalu, Eko juga telah menyatakan bahwa Yuwanky telah masuk DPO dan masih dalam pengejaran aparat. 

“Yuwanky sudah terbit DPO, orangnya belum kena,” ujar Eko saat itu. 

Kini setelah Yuwanky berhasil diamankan, penyidik memiliki kesempatan untuk mengurai lebih jauh perkara tersebut. Pemeriksaan akan diarahkan untuk menelusuri dugaan aliran dana, tingkat keterlibatan, serta kedudukan dan tanggung jawab Yuwanky berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik. (***)

Kamis, 13 Agustus 2026

Bupati Asmar Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi, Meranti Dorong Penguatan Layanan Dasar dan Lingkungan


BATAM – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Hotel Radisson Batam, Jalan Bukit Indah Raya, Sukajadi, Kota Batam, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dalam sejumlah kategori, di antaranya pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Hadir mendampingi Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti,  Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, serta Kabag Prokopim Setda Kepulauan Meranti.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam arahannya mengatakan, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah akan dilaksanakan dalam beberapa putaran. Dengan demikian, daerah yang belum memperoleh penghargaan masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan peningkatan kinerja pada putaran berikutnya.

Tito menjelaskan, penilaian selanjutnya akan semakin menitikberatkan pada pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Pemerintah daerah didorong untuk menciptakan kota, kabupaten, hingga provinsi yang semakin bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Selain lingkungan, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, akses air bersih, hingga penyediaan perumahan.

Menurut Tito, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja dan prestasi berpeluang memperoleh insentif fiskal. Insentif tersebut nantinya disalurkan melalui rekening kas daerah sehingga dapat menjadi tambahan dukungan dalam memperkuat program pembangunan dan pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi motivasi dan pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Tito dalam arahannya.

Ia juga menyampaikan, kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, diharapkan memberikan dukungan, pembinaan maupun penghargaan khusus kepada daerah yang berhasil meningkatkan kinerjanya.

Proses penilaian, lanjutnya, melibatkan kementerian dan lembaga terkait agar penghargaan yang diberikan benar-benar objektif dan berdasarkan capaian pemerintah daerah.

Tito berharap apresiasi tersebut dapat menjadi gambaran bahwa masih banyak kepala daerah yang bekerja dengan baik dan mampu menghasilkan prestasi bagi daerahnya.

“Ini juga ingin menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang bekerja dengan baik dan berprestasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pemerintah pusat juga menyampaikan adanya dukungan fiskal bagi pemerintah daerah. Salah satunya sekitar Rp18,9 triliun yang telah disalurkan kepada 540 daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dan mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyambut baik kegiatan apresiasi tersebut. Menurutnya, penghargaan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah merupakan bagian penting untuk mengukur sejauh mana program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Asmar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sanitasi, serta penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan melakukan pembenahan. Yang paling penting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, pembangunan di Kepulauan Meranti tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Menurutnya, kondisi geografis Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan membutuhkan strategi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dunia usaha, serta masyarakat.

“Kita akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Apa yang menjadi perhatian pemerintah pusat akan kita tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Meranti,” katanya.

Asmar juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjadikan capaian pemerintah daerah lain sebagai bahan evaluasi sekaligus pembelajaran. Daerah yang telah memperoleh penghargaan, menurutnya, dapat menjadi contoh dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

“Bagi daerah yang sudah mendapatkan penghargaan, tentu harus terus meningkatkan kinerjanya. Sementara bagi yang belum, termasuk kita, harus menjadikan ini sebagai pemicu untuk berbenah dan bekerja lebih baik,” tegasnya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat, termasuk melalui kebijakan fiskal dan pembinaan kementerian/lembaga, dapat semakin memperkuat pembangunan di Kepulauan Meranti.

Di sisi lain, Asmar juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program dan capaian pemerintah daerah kepada masyarakat. Menurutnya, publikasi yang objektif dan konstruktif dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan pembangunan sekaligus menjadi bagian dari kontrol sosial.

Kegiatan apresiasi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat pelayanan dasar, menjaga lingkungan, serta menghadirkan pembangunan yang semakin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah pusat juga meminta daerah yang telah menerima penghargaan agar tidak berhenti berprestasi, sementara daerah yang belum memperoleh apresiasi didorong segera melakukan pembenahan untuk menghadapi putaran penilaian berikutnya.

Rabu, 25 Juni 2025

Viral Di Media Sosial, Aisten Rumah Tangga Disiksa Oleh Majkan di Kota Batam


BATAM - Berita viral seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Intan, asal Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga menjadi korban penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi selama bekerja di rumah majikannya di kawasan elite Sukajadi, Kota Batam. Tak hanya menerima kekerasan fisik, Intan juga dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air dari septic tank.

Kasus ini mencuat setelah Intan meminta pertolongan dari tetangganya untuk menghubungi keluarganya di kampung halaman. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RS Elisabet Batam akibat luka-luka yang dideritanya.

"Dia masih sangat muda, usianya sekitar dua puluh tahunan. Intan sudah bekerja sekitar setahun di rumah itu tanpa melalui penyalur resmi. Dia masuk lewat pamannya," ungkap pemerhati kemanusiaan RD Chrisanctus Paschalis Saturnus Esong, atau akrab disapa Romo Paschal, saat dihubungi, Senin (23/6/2025).

Romo Paschal menjelaskan, selama bekerja, Intan menjalani tugas seperti ART pada umumnya. Namun, ia dipaksa bekerja dalam tekanan dan kerap dihukum secara tidak masuk akal oleh majikannya, Rosalina, hanya karena kesalahan kecil.

"Mengepel salah, menyapu salah, kalau ada air jatuh sedikit pun dimarahi. Dia dipanggil dengan kata-kata binatang seperti 'anjing', 'babi', dan bahkan 'lonte'. Tidak pernah dipanggil namanya," jelas Romo.

Lebih jauh, Romo Paschal mengungkap kekerasan yang dialami Intan telah berlangsung lama dan semakin memburuk dalam dua bulan terakhir. Bahkan, sang majikan juga melibatkan sepupu Intan, bernama Anggraini, untuk ikut menyiksanya.

"Karena ditekan, sepupunya ikut menyiksa. Intan diinjak, dipukul dengan sapu, diseret ke kamar mandi, disuruh makan kotoran anjing dan minum air septic tank. Dan itu benar-benar dilakukan," katanya.

Parahnya lagi, Intan juga harus menanggung beban keuangan rumah tangga majikannya. Jika ada kenaikan tarif listrik atau hewan peliharaan majikannya sakit, Intan yang diminta membayar.

"Kalau listrik naik, gaji dia dipotong. Kalau beras habis, dia disalahkan. Bahkan anjing sakit pun dia yang harus bawa ke dokter dan bayar biayanya. Ini sudah seperti perbudakan," tegas Romo Paschal.

Intan yang tak tahan dengan penyiksaan itu akhirnya meminta bantuan tetangga. Ia meminjam ponsel untuk mengirimkan foto kondisi tubuhnya ke keluarga di kampung. Kasus ini kemudian viral dan mendapat perhatian publik.

Saat ini, Intan tengah menjalani serangkaian pemeriksaan medis. Hasil awal menunjukkan adanya luka memar berat, kemungkinan cedera dalam, serta kekurangan gizi akibat perlakuan buruk majikannya.

"Dia sedang dirawat, sudah CT scan dan rontgen. Hari ini dijadwalkan USG karena ada keluhan di perut. Juga sudah ditransfusi darah karena anemia. Dia disiksa pakai tangan dan juga benda tumpul seperti obeng dan sapu," jelas Romo Paschal.

Keluarga Intan telah melaporkan kasus ini ke Polresta Barelang. Mereka mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Andrestian, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. "Laporan sudah kami terima. Saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi," ujar AKP Debby.

Publik menanti langkah tegas aparat penegak hukum dalam memastikan pelaku kekerasan tidak lolos dari jerat keadilan. (TIM)

Minggu, 09 Maret 2025

Menurut Informasi, Rokok HD Non Cukai di Produksi Oleh PT. Adhi Mukti Persada, HD Bebas Beroperasi di Batam, Kepala Bea-Cukai Akan Bertindak Kah..?


Batam - Peredaran Rokok Tanpa Pita Cukai (Ilegal) di kota batam semakin hari semakin tak terbendung, hal ini sebagaimana terpantau yang dijual bebas di sejumlah warung warung kecil maupun grosir yang ada di kota batam.

Ada beberapa macam rokok rokok Ilegal yang dapat ditemukan di warung warung, salah satunya yaitu rokok H&D Ilegal yang diproduksi oleh PT. Adhi Mukti Perkasa.

Polresta Barelang Bersama BP Batam dan Jasa Raharja Melaksanakan Penambalan Jalan Berlubang
Sabtu, 15 Februari 2025

Menurut informasi awak media di lapangan, salah satu produsen rokok yang memiliki kesamaan nama yaitu PT. Adhi Mukti Persada yang berlokasi di Mega Jaya Industrial Park Blok D No.3A, Baloi Permai Batam Kota, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Salah seorang pedagang rokok di kota Batam yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, rokok H&D tanpa pita cukai sudah rutin didistribusikan sejak lama.

Masyarakat juga mengatakan bahwa rokok merek HD ada tiga model yang pertama rokok HD di Lebel kain cukai dan juga yang tidak di Lebel kain cukai dan ada juga rokok HD bungkus nya seperti rokok Marlboro. Ujar masyarakat ke media ini.

Polresta Barelang Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Kedisiplinan dan Kesiapsiagaan
Senin, 17 Februari 2025

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait, pengawasan atas aktivitas semacam ini perlu menjadi perhatian bersama pihak berwenang

Kelemahan dalam penegakan hukum dan pengawasan terhadap kegiatan ilegal tersebut menjadi fokus perhatian dalam menangani masalah ini.

Partisipasi aktif dari pihak berwenang, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting dalam mengatasi masalah dugaan aktivitas peredaran rokok HD Ilegal tersebut

Kolaborasi yang erat antara pihak kepolisian Polda Kepri, Bea-cukai dan instansi terkait diharapkan dapat membawa solusi yang efektif

Warga Kota Batam menyuarakan harapan agar langkah-langkah penegakan hukum yang lebih tegas dapat segera dilakukan, termasuk razia rutin dan investigasi menyeluruh terhadap warung kecil maupun grosir dan PT yang di maksud.

Hingga berita ini ditulis, terkait masalah ini, namun akan terus memantau perkembangan situasi awak media akan indepth reporting dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat seiring berjalannya waktu. (***)

Kamis, 04 Januari 2024

Cari Peluang Investasi, Plt Bupati Asmar Undang PT Roteq ke Meranti


BATAM - Guna mencari peluang pengembangan daerah melalui investor, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengunjungi PT. Roteq di Executive Industrial Park Batam Center, Rabu (3/1/2024). 

Direktur PT. Roteq Hedi Hartoyo yang menyambut rombongan Pemkab Meranti,  menjelaskan perusahaan tersebut telah berdiri sejak tahun 2007 di Kota Batam. Perusahaan itu sendiri bergerak dalam bidang produksi peralatan perminyakan dan gas.

"Kita bikin produk sendiri, sudah cukup lama dan alhamdulillah sekarang ini permintaan untuk lokal konten kita cukup tinggi seperti Pertamina dan Chevron juga ke manca negara," katanya 


Lebih lanjut, Hedi mengaku sejak covid permintaan peralatan perminyakan menurun drastis sehingga perusahaan yang ia pimpin melakukan manuver ke bidang waves water dan energy. 

"Sekarang kita lakukan banyak riset untuk teknologi pengolahan air, sampah atau limbah dan juga untuk energi," jelasnya. 

Menanggapi hal itu, Plt Bupati Asmar mengaku tertarik dengan pemaparan dari Direktur PT Roteq tersebut. 

"Ini sangat baik, kita ketahui bersama mengolah limbah itu merupakan hal yang sulit, butuh penanganan khusus dan serius," ungkap Asmar. 

Selain itu, Asmar juga memaparkan beberapa potensi yang ada di Kepulauan Meranti seperti sagu, kelapa hingga minyak dan gas.


"Kami mengundang untuk berkunjung ke Kepulauan Meranti guna mengkroscek langsung ke lapangan sejauh mana kerja sama yang nanti bisa ditindaklanjuti," ujarnya. 

Selanjutnya kunjungan itu ditutup dengan meninjau langsung peralatan atau mesin penyulingan air dan alat pengolahan limbah sampah milik PT Roteq.

Turut mendampingi Sekertaris Daerah Bambang Supriyanto, Kadis Perhubungan Agus Yanto dan Kabid IKP Diskominfotik Dody Hamdani. (Prokopim)

Rabu, 03 Januari 2024

Hibah Lahan Rampung, Pembangunan Pelabuhan Dorak Segera Dimulai


BATAM - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar bersama Sekretaris Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menandatangaani Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Berupa Tanah Antara Pemkab Kepulauan Meranti dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Agenda yang di fasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang tersebut dilaksanakan di kantor KSOP Khusus Kota Batam, Selasa, (2/1/2024).

Dalam pidatonya, Plt Bupati Asmar menjelaskan, pembangunan pelabuhan dorak dapat menurunkan angka inflasi akibat tingginya biaya transportasi, sehingga diharapkan bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrim yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti, serta yang paling penting kehadiran pelabuhan penumpang dan barang yang representatif dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami siap membangun kesepakatan untuk peluang masuknya Pendapatan Asli Daerah bagi Kabupaten Kepulauan Meranti melalui optimalisasi pemanfaatan Pelabuhan Dorak, untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti," ujar Plt Bupati Asmar.

Lebih lanjut Asmar mengatakan, penandatanganan naskah hibah lahan ini dilaksanakan dengan tujuan memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar sektor transportasi untuk meningkatkan konektivitas di Kabupaten Kepulauan Meranti. Disamping itu, dia juga berharap kelanjutan pembangunan Pelabuhan Dorak Selatpanjang ini dapat dilaksanakan dengan segera.

"Mengingat waktu dan pentingnya kegiatan penandatanganan naskah hibah ini, kami harap kiranya Kementerian Perhubungan melalui KSOP Kelas IV Selatpanjang dapat segera melakukan pembahasan untuk kelanjutan pembangunan pelabuhan Dorak serta dapat diusulkan anggaran pembangunannya di Kementerian Perhubungan pada APBN 2024 dan 2025," ujarnya.

Disisi lain, Plt Bupati Asmar juga menyampaikan di muka forum, agar pada proses pembangunan pelabuhan dorak dapat mengikutsertakan tenaga kerja lokal asal negeri Meranti sendiri.

"Sebuah permohonan dari saya, pada proses pekerjaan pembangunan nantinya dapat diisi oleh tenaga kerja asal Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri, jika pun bukan dari golongan ahli, minimal untuk pekerjaan kasar seperti buruh kiranya dapat dikerjakan oleh orang Meranti sendiri, tentunya harapan kami agar terjadi peningkatan pendapatan masyarakat dari proses pembangunan ini" harapnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang telah dibangun oleh kedua belah pihak.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi sinergitas yang telah terbangun ini, dan mencoba bersama pemerintah daerah untuk menggali potensi-potensi yang ada guna membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan pelabuhan dorak," ujarnya.

Lollan menyebut, pihaknya akan segera melakukan review rancangan induk pelabuhan dorak dengan melibatkan instansi terkait, seperti KSOP Kelas IV Selatpanjang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Segera kami akan review kembali rencana induk pelabuhan, sehingga nanti dapat memulai kegiatan-kegiatan pembangunan dengan baik," katanya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, pihaknya akan menindaklanjuti kelengkapan teknis lainnya untuk dapat memulai proses pembangunan.

"Tentunya ada beberapa hal yang perlu kami tindaklanjuti yang terdiri dari berbagai kelengkapan teknis, sehingga nantinya pemanfaatan hibah ini dapat segera di realisasikan," tutupnya.

Hadir pada agenda tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kepala ni pejabat lainnya. (Azman)

Sabtu, 18 November 2023

Bangun PLTS, PT Bumi Meranti MoU dengan Perusahaan Asal Korea


BATAM - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan asal Korea Selatan Energy Intro Co Ltd.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Direktur BUMD PT Bumi Meranti Budiman dengan CEO Energy Into Mr. Seo Dae Won, di Batam, Rabu (15/11/2023) lalu.

Budiman menyebutkan, dari MoU tersebut disepakati perusahaan akan berinvestasi dan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 10 MWp dan 20 MWp.


"Tadinya direncanakan bupati ikut hadir, tapi ada tugas mendadak ke Pekanbaru. Cuma dia berpesan agar pihak Energy Intro mempercepat realisasi," kata Budiman.  

Oleh karena itu, tambahnya, akan segera dibentuk tim percepatan untuk mempercepat progres investasi dengan membuat kajian dan studi kelayakan. Termasuk berkoordinasi dengan pihak PLN, dinas terkait di Provinsi Riau Pemda Meranti, dan juga dengan kementerian terkait di Jakarta.

"Dari pihak Energy Intro sendiri mengupayakan pembangunan PLTS ini dilaksanakan Juli 2024 mendatang," sebutnya.

Budiman juga mengatakan, penjajakan MoU itu sendiri telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah membantu terlaksananya nota kesepahaman itu.


"Khususnya Profesor Maizirwan, putra asli Riau yang menjadi akademisi di Malaysia. Serta Bapak Ir Rudi dari Dinas ESDM Provinsi Riau," katanya.

Lebih jauh, Budiman menjelaskan MoU itu sebagai upaya memenuhi kebutuhan kelistrikan dalam negeri, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehingga tenaga listrik yang dihasilkan lebih nurah dan praktis dengan memanfaatkan energi terbarukan lewat listrik tenaga surya. 

"Ini sesuai dengan arahan dari Bupati Asmar agar mengejar dan menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang ketenagalistrikan baik di dalam maupun di luar negeri," katanya. (Prokopim)

Kamis, 21 September 2023

Polri Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Rempang


Batam - Polri menyelenggarakan bakti kesehatan bagi masyarakat Kampung Cate, Rempang, Galang dan Simpang Sembulang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Penyelenggaraan bakti kesehatan itu juga dilakukan di Panti Jompo Titian Kasih dan Yayasan Tunas Karya Sembulang.

Kabiddokkes Polda Kepri Kombes. Pol. dr. Muhammad Haris dan Karumkit Bhayangkara Batam Pembina dr. Rr. Novita Wahyu Handayani, M.M., turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Kegiatan bakti kesehatan ini mencakup berbagai aspek kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mengukur kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat. Tidak hanya itu, penyuluhan kesehatan juga diberikan kepada peserta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta pembagian obat dan vitamin guna memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Kabiddokkes Polda Kepri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Polda Kepri terkait kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang Kota Batam. Masyarakat pun menyambut hangat bakti kesehatan tersebut. 

“Saya berharap melalui kegiatan bakti kesehatan ini, kami dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat Kepulauan Riau. Semoga upaya kami dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan memberikan perawatan medis yang tepat dapat memberikan dampak positif pada kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ikatan antara kepolisian dan komunitas dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan Sejahtera," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9/23).

Di sisi lain, Polda Kepri juga melakukan trauma healing kembali di SDN 034 dan SMP 22. Sebanyak 120 murid SDN dan 157 murid SMP mengikuti kegitan tersebut dengan antusias.

Mulai dari bermain bersama, bernyanyi, games berhadiah, pemberian vitamin, hingga pemeriksaan kesehatan diberikan kepada murid-murid di dua sekolah tersebut. Dengan semangat mereka dalam mengikuti kegiatan, digarapkan juga menjadi penyemangat menempuh pendidikan hingga menjadi penerus bangsa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan menerangkan, pemberian bantuan sosial tersebut merupakan wujud Polri peduli dan berupaya menyejahterakan masyarakat. Hal itu sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Saya berharap semoga kegiatan ini mampu memberikan bantuan nyata dan membantu masyarakat,” ungkap Karopenmas.

Lebih lanjut Karopenmas menerangkan, jajaran Polda Kepri juga sudah melakukan door to door untuk mendengarkan keluh kesah untuk mencari solusi bersama terkait persoalan Rempang. Polri pun memberikan sosialisasi mengenai rencana pembangunan Rempang Eco-City yang menjadi persoalan. Selama kunjungan ini, masyarakat diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai relokasi mereka ke lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, diantaranya Dit Pamobvit Polda Kepri yang diwakili oleh AKP. R. Sudiyono dan AKP. Tuti Elfi, Polsek Galang dengan perwakilan Bhabinkamtibmas Polsek Galang, Bripka E. Juliansyah, serta satu perwakilan dari Pers TNI AD.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait proses relokasi yang akan mereka hadapi serta memberikan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian yang tulus dari Polda Kepulauan Riau terhadap kesejahteraan masyarakat yang terdampak,” jelasnya.

Karopenmas berharap, solusi bersama tetap menjadi cara utama untuk semua. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Di samping itu, ujarnya, diharapkan masyarakat tidak terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya. Sebab, hoaks dapat merusak reputasi, menciptakan kekacauan, dan bahkan menyebabkan dampak serius pada masyarakat. 

“Dengan bertindak bijak dalam berkomunikasi dan berbagi informasi, kita dapat bersama-sama melawan penyebaran informasi palsu serta menjadikan dunia maya sebagai tempat yang lebih aman dan berdaya guna bagi semua orang,” ujarnya. (***)

Rabu, 13 September 2023

Pemko Batam Salurkan 6.344 Kg Beras CPPD Kepada 389 Jiwa Korban Puting Beliung


BATAM - Sebanyak 102 Kepala Keluarga (KK)/389 jiwa korban Puting Beliung Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang menerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2023. Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KP2) Kota Batam menyalurkan 6.344 Kg beras bantuan CPPD. 

Secara simbolis bantuan beras CPPD ini diserahkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. untuk korban puting beliung di Gedung Serbaguna, Selasa (12/09/2023). 

Sebelum menyerahkan bantuan itu, Jefridin menyampaikan salam dan permohonan dari Wali Kota Batam karena tidak dapat hadir langsung untuk menyerahkan bantuan ini. 

"Beliau berpesan semoga bantuan beras yang diberikan ini bermanfaat bagi Bapak/Ibu," ujar Jefridin didampingi Camat Belakang Padang, Yudi Admajianto. 

Jefridin juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran CPPD ini. Karena untuk menyalurkan bantuan CPPD ini harus sesuai standar operasional berdasarkan ketentuan yang sudah diatur dalam Undang-undang.

"Penyaluran CPPD untuk korban puting beliung ini baru pertama kali dilakukan oleh Pemko Batam, bukan kami sengaja memperlambat tapi harus berhati-hati. Disamping itu Dinas terkait juga harus melakukan verifikasi data sebelum beras CPPD ini disalurkan," jelas mantan Kadispenda Kota Batam ini. 

Jefridin menjelaskan bahwa jumlah bantuan yang diberikan tidak sama jumlahnya oleh masing-masing korban. Karena bantuan diberikan berdasarkan kategori kerusakan dan jumlah jiwa dalam satu kepala keluarga. Untuk kategori rusak berat per orang mendapat bantuan 400 Gram selama 60 hari. Untuk korban kerusakan kategori rusak sedang per orang menerima 400 Gram selama 40 hari.

Diakhir sambutannya Jefridin mengajak masyarakat Pulau Kasu untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Menjaga keamanan dan kenyamanan agar Batam tetap kondusif. Ia juga mengimbau agar warga Pulau Buluh tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang. 

Kepala Dinas KP2 Kota Batam, Mardanis menuturkan untuk tahun 2023 Pemko Batam mengalokasikan beras bantuan CPPD sebanyak 10 ton. Bantuan CPPD untuk masyarakat korban bencana ini menurutnya baru pertama kali dilakukan oleh Pemko Batam. 

"Daerah  wajib menyediakan CPPD ini berdasarkan UU Pangan  No. 18 Tahun 2012. CPPD ini sebagai antisipasi kekurangan/kelebihan ketersediaan pangan, antisipasi gejolak harga oangan, keadaan darurat, kerjasama internasional dan bantuan pangan luar negeri. Pengaturan Cadangan Pangan Pemkab/Kota diatur dalam PP 17/2015 Tentang Ketahanan Pangan dan gizi," paparnya. 

Adapun proses penyaluran CPPD ini dengan mengusulkan kepada Wali Kota. Kemudian tim melakukan verifikasi terhadap rumah tangga sasaran. Hasil verifikasi dilaporkan kepada Wali Kota dan tim teknis membuat BAST yang diketahui oleh kelurahan dan kecamatan. (***)

Selasa, 05 September 2023

Menelan Biaya 12 Triliun, Plt Bupati Asmar Temui Investor di Batam


BATAM - Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dan BUMD PT. Bumi Meranti temui Richfull PTE LTD selaku Investor bertempat di Hotel Planet Batam Minggu (03/09).

Seperti diketahui Peluang investasi di kabupaten Kepulauan Meranti di latar belakangi alasan posisi Kepulauan meranti yang strategis dan berdekatan langsung dengan Negara Singapura dan Malaysia.

Disamping itu peluang investasi dibidang pembangkit listrik karna adanya peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2012 tentang Jual Beli Tenaga Listrik Lintas Negara. Sehingga merupakan peluang besar bagi investor yang ingin menanamkan modalnya disuatu daerah khususnya kabupaten Kepulauan Meranti.

Posisi strategis tersebut terlebih Pembangkit listrik yang dimaksud merupakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan yaitu tenaga surya dan tenaga angin.

Asmar selaku Bupati Kepulauan Meranti menyampaikan hal yang positif karna memang Kabupaten Kepulauan meranti membutuhkan investor untuk pengembangan dan kemajuan daerah Meranti.

Asmar berharap pertemuan ini bukan hanya seremonial belaka tapi harus benar-benar terealisasi sehingga berefek kepada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah.

“Ya, dengan terealisasinya penyaluran listrik ke masyarakat, dana CSR dari perusahaan bisa membantu masyarakat tempatan,” kata Asmar.

Pada kesempatan yang sama Budiman selaku Direktur BUMD PT.Bumi Meranti (Perseroda) menekankan keseriusan dan kepastian skema dan model bisnis yang ditawarkan bisa diimplementasikan dengan pasti. agar kerjasama investasi ini bukan hanya angan-angan dan bukan hanya rencana saja tetapi harus betul-betul diperhitungkan dari sisi ekonomi secara efektif dan efisien.

“Tentunya harus diperhitungkan azas kepatuhan terhadap regulasi yang ada dan kepatutan terhadap perhitungan ekonomi bisnis,” tutur Budiman.

Sementara, Mr. Hans mewakili Richfull PTE LTD memberikan keterangan maksud dan tujuan rencana investasi kepada AKBP (Purn) H. Asmar Bupati Kepulauan Meranti dan Budiman selaku Direktur BUMD dengan mempresentasikan peluang bisnis pembangkit listrik tenaga surya dan kincir angin.

Mr. Hans selaku perwakilan investor menambahkan nilai investasi yang ditawarkan menelan biaya sebesar US$ 800 Juta (Rp. 12 Triliun) dan ini merupakan investasi jangka panjang.

Bupati dan investor sepakat untuk sama-sama menentukan titik lokasi yang bakal dijadikan tempat pembangkit listrik. (Red)

Jumat, 28 Juli 2023

Plt Bupati Asmar Ikuti RUPSLB BRK Syariah


BATAM -  Pelaksana tugas (Plt) Bupati H. Asmar mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, Kamis (27/7/2023) malam di Hotel Radison, Batam.

Ada sejumlah agenda yang dibahas dalam RUPSLB itu. Antara lain, persetujuan pengunduran diri dan pemberhentian Direktur Utama BRK Syariah dan persetujuan pelimpahan kewenangan kepada Gubernur Riau selaku pemegang saham terbesar untuk melakukan seleksi dan membentuk panitia seleksi direktur utama.

Kemudian juga dibahas persetujuan pengesahan perubahan kalimat dan frasa akta RUPS tahunan no. 27 tanggal 23 April 2022.

Gubernur Riau Syamsuar melalui Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan usai memimpin RUPS LB menyampaikan rapat tersebut berjalan lancar. 

"Pengunduran diri Bapak Andi Buchari yang disampaikan sudah disahkan oleh pemegang saham. Pada prinsipnya seluruh pemegang saham ingin tahu alasan kenapa yang bersangkutan mengundurkan diri dan tadi juga sudah sama-sama didengarkan, alasannya sangat pribadi," kata M Job Kurniawan.


Terkait pertanggungjawaban selama Andi Buchari menjabat Dirut BRK Syariah, kata M Job lagi, masih tetap menjadi tanggungjawab yang bersangkutan untuk diselesaikan. 

"Mulai dari menjabat sampai dengan tanggal 1 Juli 2023, tetap menjadi tanggungjawab beliau," ujarnya.

Dijelaskannya, rapat itu juga menyepakati pelimpahan kewenangan kepada Gubernur Riau selaku pemegang saham terbesar untuk melakukan seleksi dan membentuk panitia seleksi Direktur Utama BRK Syariah. 

"Terakhir mengenai perubahan kalimat dan frasa pada Akta RUPS Tahunan No.27 tanggal 23 April 2022 juga sudah kita setujui bersama dan akan dilakukan segera perubahannya," terang Job Kurniawan.

Plt Bupati Asmar mengharapkan hasil dari RUPS LB itu menjadi langkah untuk menjadikan BRK Syariah lebih baik ke depannya. Para pemegang saham, kata Asmar lagi, sudah mengetahui alasan dari Andi Buchari mengundurkan diri dari jabatan direktur utama.


"Alhamdulillah rapat berjalan lancar, dan kita sepakat minta Tim Pansel pemilihan Dirut BRK Syariah segera dibentuk agar BRK Syariah dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Asmar.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Dirut BRK Syariah Andi Buchari, atas kepemimpinan dan dedikasinya yang sangat baik dalam memimpin BRK Syariah hingga tumbuh secara berkelanjutan.

"Dengan kegigihan, ketekunan dan kerjasama dengan Tim Konversi, Bapak Andi Buchari selama menjabat sudah berperan besar dalam proses transformasi dari bank konvensional hingga menjadi bank umum syariah," ungkapnya.

Rapat yang digelar tertutupi itu juga dihadiri Sekda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Adi Prihantara bersama kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Riau dan Kepri. Hadir juga jajaran komisaris, direksi dan Dewan Pengawas BRK Syariah. 

Sementara itu, ikut mendampingi Plt Bupati Asmar Sekda Kepulauan Meranti Bambang Suprianto, Asisten I Setda Irmansyah dan Kabag Prokopim Setda Afrinal Yusran. (Prokopim)

Sabtu, 22 Oktober 2022

Operasi Jaring Sriwijaya Berhasil Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Mikol Ilegal Senilai Rp 4,38 Miliar


Operasi Jaring Sriwijaya yang merupakan operasi gabungan patroli laut Bea Cukai Batam, Bea Cukai Kepri, dan dibantu Tim Patroli Lantamal IV berhasil menangkap kapal kayu tanpa nama bermuatan minuman beralkohol ilegal sebanyak 8.784 botol.

Estimasi nilai barang yang berada dalam kapal tersebut sebesar Rp4,38 miliar dengan taksiran kerugian negara sebesar Rp9 miliar.

Tim operasi gabungan menangkap kapal tersebut di wilayah perairan Tanjung Sengkuang pada Kamis malam, (20/10).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M. Rizki Baidillah menjelaskan bahwa kronologi kejadian ini bermula ketika Satgas Patroli Laut Bea Cukai Batam mendapatkan informasi dari Masyarakat tentang adanya kapal kayu yang diduga bermuatan minuman beralkohol ilegal yang akan masuk ke peraian Indonesia. Kemudian Satgas Patroli Laut Gabungan melakukan pengejaran sampai di perairan Tanjung Sengkuang.

“Pada saat pengejaran dan proses penghentian, kapal tersebut dengan sengaja menabrak kapal patroli Bea Cukai sehingga lambung kapal patroli Bea Cukai rusak. Selain itu ABK kapal kayu tidak bersikap kooperatif.

Pada saat proses tersebut Satgas Patroli Bea Cukai berkoordinasi dan berkolaborsi dengan Tim Patroli Lantamal IV Batam. Tim Patroli Lantamal IV Batam turut serta membantu Satgas Patroli Bea Cukai dalam proses pengejaran dan penghentian kapal target,” tambahnya.

Selanjutnya kapal tersebut melaju dengan kecepatan tinggi menuju perairan dangkal di sekitar perairan Sengkuang sehingga kapal tersebut kandas. Pada saat kapal tersebut kandas ABK melakukan upaya melarikan diri dengan cara melompat ke laut.

Pada saat bersamaan, seluruh Satgas Patroli berusaha untuk melakukan kegiatan SAR. Namun, tidak lama dari kejadian tersebut, berdasarkan pantauan petugas terlihat dua kapal pancung membantu ABK untuk melarikan diri.

“Dengan koordinasi dan kolaborasi Satgas patroli laut Bea Cukai serta dukungan dari Lantamal IV Batam mengedepankan keselamatan petugas, kapal tersebut berhasil ditangkap oleh petugas.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan dokumen kelengkapan kapal dan didapati kondisi kapal dalam keadaan bocor serta papan nama kapal telah dibuang oleh ABK kapal tersebut,” pungkas Rizki.

Pelaku diduga melanggar Pasal 102 Undang-undang Kepabenan dengan sanksi pidana karena melakukan penyelundupan di bidang impor dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan/atau Pasal 50 Undang-undang Cukai dengan sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Luasnya wilayah perairan Indonesia membutuhkan extra effort dan sinergi antar instansi dalam melakukan pengawasan.

Bea Cukai terus berupaya melakukan pengamanan wilayah perairan Indonesia dengan melakukan koordinasi bersama Aparat Penegak Hukum lainnya untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, Pengawasan peredaran barang ilegal di Indonesia merupakan tanggung jawab bersama sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antar instansi Aparat Penegak Hukum dalam melakukan pengawasan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (***)



Sumber : lintashukum-indonesia.com

Rabu, 06 Juli 2022

Diskominfotik Meranti Ikuti Bimtek Jurnalistik Media Center Pemerintah di Batam


BATAM - Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Meranti Ikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalul Direktorat Pengelolaan Media mengadakan Bimbingan Teknis Menulis Berita Online dan Teknik Search Engine Optimization (SEO) di Harris Hotel, Batam, Rabu, (6/7/2022).

Kegiatan dibuka oleh Direktur Pengelolaan Media Kementerian Kominfo, Nursodik Gunarjo diikuti Pengelola Media Center Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kominfotik dan unsur terkait wilayah Indonesia Bagian Barat secara langsung maupun daring.

"Ini merupakan sarana untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan media center Pemerintah Daerah. Ayo tingkatkan kemampuan teknis para pejuang informasi", ujar Nursodik.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Narasumber Elvira Indah Sari, yang merupakan redaktur pelaksana infopublik.id dan indonesia.go.id.

Lebih lanjut dijelaskan Elvira, infopublik.id dan indonesia.go.id merupakan portal berita online yang dikelola oleh Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo. Portal ini berisi informasi seputar program pemerintah pusat dan daerah. Elvira juga menjelaskan istilah 5W+1H dan 3E+1N dalam dunia jurnalistik untuk menghasilkan berita yang berkualitas.

Sesi kedua dilanjutkan Pemaparan oleh narasumber Eko Suprihatno, Jurnalis Senior Media Indonesia dengan tema Mengulik Informasi dan Fakta Menjadi Berita.

Jurnalis Senior Media Indonesia yang sempat mengenyam pendidikan di Seoul, Korea Selatan tahun 2005 itu juga menjabarkan bahwa dalam menulis sebuah berita harus memperhatikan Nilai Berita, Unsur Berita, Kaidah Jurnalistik, Bahasa, Etika Jurnalistik, Struktur Penulisan dan Trik Search Engine Optimization (SEO).

"Berita yang benar belum tentu baik, tapi berita yang baik sudah tentu benar", pesan Eko Suprihatno.

Kegiatan Bimtek ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan media center dilingkungan pemerintah daerah, sehingga berita yang disampaikan pemerintah diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program pemerintah.

Menjadi salah satu peserta yang turut diundang diacara tersebut, Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Analis Informasi Randi menyampaikan kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting, khususnya untuk meningkatkan pemahaman sistem penyebaran informasi di lingkungan Pemerintah.

"Tentunya kami ucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara, bimbingan teknis ini sangat dibutuhkan bagi kami selaku pengelola media pemerintah daerah dalam menyajikan siaran pers dan berita yang baik dan benar". ujar Randi

Lebih lanjut ditambahlan, bimtek ini juga diharapkan dapat meningkatkan Kompetensi ASN dalam mengoperasikan portal berita resmi pemda.

"Bimtek ini juga akan meningkatkan kompetensi aparatur, khususnya kita di Dinas Kominfotik dalam mengoperasikan portal berita resmi pemerintah yang bernaung dibawah koordinasi Kementerian Kominfo", tambah Randi.

Senin, 20 Juni 2022

Tabrak Kayu, Kapal Speed Boat Dengan Penumpang 30 Orang Tenggelam di Perairan Pulau Putri Batam


BATAM - Menabrak kayu, Kapal Speed Boat mesin 200 PK x 2 yang sedang membawa penumpang PMI berjumlah 30 orang, tenggelam di sekitar perairan Pulau Putri, Kota Batam, Kamis, 16 Juni 2022, sekira pukul 19.30 WIB.

Kepala Basarnas Tanjung Pinang, Slamet Riyadi, mengatakan, Basarnas Tanjung Pinang menerima informasi Kecelakaan Kapal Speed Boat dari BP2MI Kepri, Sinaga, yang mengakibatkan 30 penumpang terjatuh ke laut, di sekitar Pulau Putri, Nongsa, Batam.

“Jumlah korban sementara ada sekira 30 orang, dimana 23 dalam keadaan selamat, 7 (tujuh) korban lainnya masih dalam pencarian,” kata Slamet Riyadi, dalam keterangan resminya, kemarin.

Mendapat informasi adanya kecelakaan kapal Speed Boat dengan korban sebanyak 30 orang itu, Basarnas Tanjung Pianang langsung mengirimkan Crew KN SAR Purworejo 101 berjumlah 22 orang personil bergerak menuju LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan) untuk melaksanakan giat operasi SAR.

Adapun alut SAR yang bergerak terdiri dari KN SAR PURWOREJO 101, Rubber Boat Pos SAR Batam, Truck Personil Pos SAR Batam, KRI Celurit 64I, Combat Boat Lanal Batam, RHIB 01 Lanal Batam, RHIB 02 Lanal Batam, dan Kapal Nelayan setempat.

Unsurs SAR Gabungan yang terlibat pencarian, KanSAR Tanjung Pinang, KN SAR Purworejo 101 Tanjung Pinang, Pos SAR Batam, TNI AL Batam, Polairud Batam, dan Masyarakat Nelayan setempat.

Kronologi Kejadian berawal pada hari Jumat, 17 Juni 2022, sekira pukul 09.20 WIB, Basarnas Tanjung Pinang menerima informasi BP2MI Kepri, Sinaga, bahwa pada hari Kamis 16 Juni 2022, sekira pukul 19.30 WIB, telah terjadi kecelakaan kapal Speed Boat tujuan Malayasia dengan POB Pekerja Imigran.

“Dugaan sementara korban berjumlah 30 orang, Kapal mengalami kecelakaan di sekitar Pulau Putri, Nongsa, Batam. Sebanyak 23 orang korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Mako Lanal Batam, sementara 7 (tujuh) orang lainnya masih hilang,” ungkap Slamet Riyadi. (***)



Sumber : sijorikepri.com

Kamis, 09 Juni 2022

Kapal Penumpang Dumai Line 5 Terbakar di Pelabuhan Sekupang, Seorang Kru Dikabarkan Meninggal Dunia


Kapal (MV) Dumai Line 5 terbakar ketika sedang labuh jangkar (anchor) di perairan tak jauh dari Pelabuhan Domestik Sekupang, Rabu (08/06/2022) malam.

Informasi yang diperoleh media ini, korban terdiri dari lima kru yang mengalami luka-luka, seorang meninggal dunia dan satu lagi masih belum ditemukan. Korban terluka dilarikan ke Rumah Sakit BP Batam di Sekupang.

Pantauan BatamNow.com di lokasi, hingga berita ini di-publish, api masih berkobar. Tampak asap hitam tebal mengepul dari arah kapal tersebut.

Terlihat juga 1 unit kapal dari Basarnas tengah menyiram kobaran api pada Kapal Dumai Line 5 itu.

Masih belum diketahui penyebab terbakarnya Kapal Dumai Line 5 itu.

Pihak manajemen perusahaan Dumai Line 5 belum dapat dikonfirmasi, demikian juga pihak Syahbandar dan Polsek Pelabuhan Sekupang. (***)



Sumber : batamnow.com

Kamis, 25 November 2021

Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH Hadiri Acara Northern Sumatera Forum


BATAM - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, S.H menghadiri acara Northern Sumatera Forum SKK Migas-KKKS wilayah Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) yang diadakan di  Best Western Premiere Panbil Batam, Selasa (23/11/2021).

Selain Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, S.H juga tampak hadir Bupati Pelalawan, Padang Lawas, dan Bupati Langkat.

Acara Northern Sumatera Forum SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut ini bertemakan "Sinergi Komunikasi Industri Hulu Migas Bersama Pemangku Kepentingan Menuju Target Produksi Minyak 1 Juta BOPD dan Gas 12 BSCFD Tahun 2030" yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2021-25 November 2021.

Rikky Rahmad Firdaus selaku Kepala Perwakilan SKK Migas sekaligus panitia acara Northern Sumatera Forum SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut menyampaikan ucapan terimakasih kepada peserta yang telah hadir dalam acara tersebut. 


Tak hanya itu, Rikky Rahmad Firdaus mengatakan bahwa acara ini pertama kali dilaksanakan dengan tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk membangun komunikasi dan koordinasi serta meningkatkan sinergi hubungan antara SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut dengan Pemangku Kepentingan di Pusat dan Daerah sehingga terbangun kesepahaman bersama terhadap beberapa peraturan dan kebijakan pemerintah serta pelaksanaan kegiatan di sektor industri Hulu Migas khususnya di wilayah Regional Sumatera Bagian Utara.

Acara ini akan membahas terkait kebijakan dan implementasi target Migas Nasional 1 Juta BOPD dan Gas 12 BSCFD (IOG 4.O),  peranan pemerintah Pusat dan Daerah dalam perizinan kegiatan usaha Hulu Migas berdasarkan UU cipta kerja dan turunannya, sosialisasi PP 19 Tahun 2021 tentang penyenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan umum, dan efek berganda Industri Hulu Migas bagi perkembangan daerah.


Selain materi dengan topik-topik yang menarik, Northern Sumatra Forum juga akan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Gubernur yang telah memberikan kontribusi aktif dalam kelancaran operasional Hulu Migas di wilayah Sumbagut, diantaranya Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara,  Gubernur Riau,  Gubernur Kepulauan Riau dan Gubernur Sumatera Barat.

Selain itu juga akan ada penghargaan yang diberikan kepada 6 UMKM dan 7 orang Local Heroes perwakilan dari masing - masing Wilayah KKKS.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh  Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E, M.M yang di wakili oleh Drs. H. M Juramadi Esram, S.T sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Dalam sambutannya, Drs. H. M Juramadi Esram, S.T mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas yang telah memilih Kota Batam, Provinsi Kepri sebagai tempat pelaksanaan acara Northern Sumatera Forum SKK migas -KKKS wilayah Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) tepatnya di Best Western Premiere Panbil Batam dan Beliau juga berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar.

Setelah kata sambutan dari Drs. H. M Juramadi Esram, S.T, acara dilanjutkan dengan melihat stand UMKM dari berbagai daerah termasuk dari Kabupaten Kepulauan Meranti binaan dari EMP Malacca Strait. 


UMKM dari Kabupaten Kepulauan Meranti menampilkan bermacam aneka kue dari sagu dan cendol sagu kering siap saji yang menjadi andalan. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Meranti H. Muhmamad Adil, S.H berikan apresiasi kepada semua pihak, terutama kepada EMP Malacca Strait yang telah membina UMKM yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Sejalan dengan 7 Program strategis Bupati, Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti akan meningkatkan produk-Produk asli meranti seperti Coffee Liberika, Cendol Sagu Kering Siap Saji dan berbagai produk lainya melalui UMKM yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Turut hadir mendampingi Bupati Kepulauan Meranti yaitu Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK), Sekretaris BPKAD, Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan Kasubag Protokol. (Adv)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi