TARGET RIAU: Internasional
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2024

Jajaki Kerja Sama Ekonomi, Plt Bupati Asmar Kunjungi Konsulat Malaysia


PEKANBARU - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Rabu (21/2/2024) mengunjungi Kantor Konsulat Malaysia di Pekanbaru.

Kunjungan itu bertujuan untuk menjajaki peluang-peluang kerja sama di bidang ekonomi, seperti perdagangan internasional maupun investasi.

Plt Bupati Asmar disambut hangat oleh Konsul Malaysia di Pekanbaru Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail. Pertemuan dan audiensi itu berlangsung di Bilik Hang Jebat Kantor Konsulat Malaysia.

Asmar menyampaikan terima kasih atas sambutan dan waktu yang diberikan. Dia juga memaparkan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Meranti. 

"Kami berharap ada peluang kerja sama ekonomi yang bisa dilakukan. Dengan harapan perekonomian di daerah kami bisa berkembang," kata Asmar.

Dia menjabarkan beberapa komoditas unggul yang dimiliki oleh Kepulauan Meranti, seperti sagu, kopi dan kelapa. Ditambah lagi, jarak antara daerah yang dipimpinnya dengan Malaysia tidak terlalu jauh, sehingga sangat terbuka peluang untuk perdagangan internasional.

“Dengan pertemuan ini kami berharap perdagangan lewat ekspor-impor bisa lebih meningkat, langsung dari Meranti ke Malaysia," ujarnya.

Tak hanya itu, Asmar juga menjelaskan wilayah yang ia pimpin sangat terbuka dan membutuhkan investasi dalam berbagai bidang. Untuk itu, tidak menutup kemungkinan masuknya investor dari Malaysia.  

"Tahun 2024 ini kami akan membangun pelabuhan internasional, tentunya ini akan semakin memudahkan akses internasional ke Meranti," sebut Asmar.

Terakhir, Plt Bupati Meranti itu turut meminta Pemerintah Malaysia melalui Konsulat di Pekanbaru untuk melindungi dan menjamin keselamatan warganya yang bekerja di Malaysia.

"Ada lebih kurang 6000 warga kami yang bekerja di Malaysia. Ini kami mohon bisa dibantu keselamatan dan kesejahteraannya," harap Asmar.

Sementara itu, Konsul Malaysia di Pekanbaru Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Kepulauan Meranti itu.

“Ini kunjungan hormat yang amat mesra, kami telah berbincang bagaimana Meranti dan Malaysia bisa meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang ekonomi, akan kite teruskan,” sebutnya.

Mohammed Hosnie juga berkomitmen menyampaikan daftar produk-produk yang berpotensi untuk diekspor ke Malaysia. Termasuk pihak-pihak yang berkaitan dengan pemerintah Malaysia. 

"Kita berharap supaya Malaysia dan Indonesia dalam hal ini Meranti, bukan hanya dapat meningkatkan hubungan antara rakyatnya saja, tapi juga hubungan perdagangan internasional dan ekonomi,” jelasnya. (Prokopim)

Jumat, 17 November 2023

Terima Penghargaan PBB, Briptu Renita Rismayanti : Terima Kasih Pak Kapolri


Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah memberikan penghargaan kepada Briptu Renita Rismayanti pada Kamis (16/11/23) dalam ajang Pekan Polisi PBB tahunan di Markas Besar PBB New York. Acara itu sendiri diselenggarakan sejak 13 hingga 17 November 2023.

Dalam misi perdamaian dunia tersebut, Briptu Renita Rismayanti menjabat sebagai Petugas Database Kejahatan dengan Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA). Ia menjalankan tugas membantu mengkonseptualisasikan dan mengembangkan basis data kriminal yang memungkinkan Polisi PBB untuk memetakan dan menganalisis hotspot kejahatan dan kekacauan yang, pada gilirannya, membantu pasukan keamanan negara untuk merencanakan operasi mereka dengan lebih baik dalam mendukung penduduk setempat.

"Dia berfungsi sebagai contoh yang bagus tentang bagaimana partisipasi dan kepemimpinan perempuan dalam pemeliharaan perdamaian meningkatkan efektivitas pekerjaan perlindungan dan pembangunan perdamaian kita untuk lebih memenuhi tantangan hari ini dan besok,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix dalam keterangan tertulis, Jumat (17/11/23).

Penasihat Polisi PBB Faisal Shahkar menegaskan, masa depan kepolisian PBB kini semakin terbantukan atas kerja Briptu Renita. Ia membuktikan, tak hanya laki-laki, tapi polisi perempuan juga dapat menjebol gagasan baru berbasis teknologi.

"Dia dan rekan-rekannya membantu membangun kepercayaan dan kepercayaan antara otoritas lokal dan komunitas, yang membuat pekerjaan Polisi Perserikatan Bangsa-Bangsa lebih efektif dan orang-orang lebih aman,” ujarnya.

Meski menjadi Petugas Polisi Wanita PBB termuda tahun ini, ia membuktikan bahwa kemampuannya sungguh luar biasa. Ia memulai karirnya dengan Polri Indonesia sebagai petugas informasi publik pada 2014 dan bekerja di bidang pelatihan, administrasi, dan logistik.

Briptu Renita Rismayanti usai mendapatkan penghargaan mengatakan, ia merasa beruntung dapat menggunakan keterampilan teknologinya untuk meningkatkan keamanan bagi orang-orang di seluruh Republik Afrika Tengah. 

“Saya berharap visibilitas yang datang dari memenangkan penghargaan ini akan memperkuat di antara perempuan dan anak perempuan bahwa semua bidang keahlian dalam kepolisian terbuka untuk kita,” ungkap perempuan berusia 27 tahun itu.

Briptu Renita berharap, penghargaan ini bisa menjadikan motivasi bagi dirinya untuk terus mengembangkan diri lebih baik lagi demi memajukan Polri. Selain itu, ia berharap hal ini bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan Polri lainnya.

“Award ini tidak akan tercapai tanpa dukungan Kepala Kepolisian RI. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah mendukung saya dalam misi PBB ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kadiv Hubinter Polri atas seluruh dukungan dan bimbingan kepada saya,” ungkapnya.

Diketahui, Kontingen Garuda Bhayangkara (Garbha) Satgas FPU 5 Minusca yang bertugas di Bangui, Afrika Tengah, diberangkatkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 19 September 2023. Kontingen diikuti 140 personel Polri dengan rincian 116 Polki dan 24 Polwan. Polri telah mengirimkan personel sebanyak 3184 Personel Polri ke MPP PBB.

Satgas FPU 5 MINUSCA sebelum diberangkatkan ke daerah misi wajib melewati tahapan latihan Pra Penugasan selama 7 Bulan di Pusat Misi Internasional Polri (Serpong) dan juga telah dibekali dengan kemampuan berstandar PBB seperti penanganan huru hara, penanganan Search & Rescue, investigasi, intelijen, negosiasi, kontra teroris, perlindungan VIP, penembak jitu, komunikasi elektronik, mekanik hingga medical combat. Kapolri berharap pelaksanaan misi dapat berjalan optimal serta berkontribusi terhadap perdamaian di wilayah penugasan.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Luar Negeri, Divhubinter Polri, dan seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam mendukung kesiapan kontingen ini,” ujar Jenderal Sigit di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/9/2023).

Ditambahkan Kadiv Humas, United Nations Woman Police Officer of the Year Award pertama kali dianugerahkan kepada polisi wanita pada Peace keeping Mission Tahun 2011. Pada tahun ini, salah satu srikandi Indonesia dianugerahi penghargaan level internasional tersebut. 

Polwan kelahiran Magelang itu, ujar Kadiv Humas, telah mendedikasikan diri untuk perdamaian dunia melalui penugasan Individual Police Officer di Republik Afrika Tengah atau yang disebut MINUSCA. Selama bertugas di sana, wanita yang akrab dipanggil Nita ini, menduduki jabatan sebagai Crime Database Officer. 

“Berbekal dengan pengalaman berdinas di Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhubinter Polri), Nita menunjukkan performa terbaik hingga diakui oleh United Nations Headquarter (UNHQ) dan dianugerahi penghargaan tersebut,” jelas Kadiv Humas.

Rabu, 13 September 2023

Plt Bupati Asmar Ikuti Pertemuan Sosek Malindo di Malaysia


MALAKA - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri pembukaan pertemuan kerjasama Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) ke-19  di Grand Swiss Belhotel Malaka, Malaysia, Selasa (12/9/2023).

Agenda rapat itu diikuti oleh Jawatan Kuasa Peringkat Negeri Malaka dan Negeri Johor serta Pemerintah Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kegiatan itu sendiri berlangsung mulai tanggal 11 sampai dengan 14 September 2023.  

Pengarah Keselamatan Negeri Majelis Keselamatan Negara Negeri Malaka H. Shaiful Hijam bin Johan menyampaikan harapan pertemuan Sosek Malindo itu, dapat memperkuat hubungan dua negara, Indonesia dan Malaysia. Terutama dalam menjalin silaturahmi antara Malaka, Johor, Riau dan Kepri. 

"Kita dapat membahas isu terkait ekonomi dan sosial sehingga dapat bekerja sama dalam berbagai bidang," ungkapnya.

Timbalan Setiausaha Kerajaan Negeri Malaka yang juga Ketua Delegasi Sosek Malindo Peringkat Negeri Malaka Tahun 2023, Datuk Malina binti Baki mengatakan telah dua tahun kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan. 

"Tentunya kita sangat bergembira hari ini dapat berkumpul dalam acara ini," katanya.

Lebih jauh dijelaskannya, pertemuan itu bertujuan menjalin silaturahmi dan membicarakan hal-hal penting terkait sosial, kebudayaan, ekonomi, dan perdagangan, perhubungan, keamanan serta urusan batas negara.


"Perjumpaan ini adalah acara resmi yang sangat penting bagi Malaka, Johor, Kepri dan Riau. Saya mengimbau agar para delegasi mengambil peluang untuk saling mengenal wakil dari agensi yang tertera, berbagi ilmu dan pengalaman," tambahnya.

Ketua Kelompok Kerja Sosek Malindo tingkat Provinsi Kepulauan Riau Drs. H Doli Baniara, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan pertemuan yang ke-19.

"Tentunya menjadi momen yang sangat penting dan berbahagia. Kami berharap kerja sama Sosek Malindo ini kedepannya selalu harmoni dan banyak menghasilkan kerja sama di berbagai bidang," harapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan hal terpenting dari pertemuan itu adalah wujud nyata aksi di lapangan. Dengan begitu, pertemuan tersebut tidak hanya bersifat silaturahmi, akan tetapi memberikan manfaat secara langsung.

"Sebagaimana tujuan kita bersama, yaitu menjadikan masyarakat di wilayah perbatasan menjadi sejahtera dan maju," ujar Doli.

Sementara itu, Plt Bupati H. Asmar yang menjadi peninjau dalam pertemuan itu sangat mengharapkan adanya dampak positif yang dihasilkan bagi kedua negara. Khususnya Provinsi Riau dan Kabupaten Kepulauan Meranti yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

"Ini menjadi bagian dari kerja sama bilateral dua negara. Kita berharap ada dampak positif secara sosial dan ekonomi bagi Kepulauan Meranti," ujarnya.

Ditambahkan Sekda Kepulauan Meranti Bambang Suprianto, ada tiga ruang lingkup kerja sama yang dibahas dalam pertemuan itu. Yakni sosial budaya yang meliputi bidang kesehatan, pendidikan, kesenian, budaya serta pemuda dan olahraga. 


Kemudian, bidang ekonomi yang meliputi perdagangan, industri, perhubungan, pertanian dan peternakan serta pariwisata.

Sedangkan yang ketiga, bidang keselamatan meliputi urusan sempadan, imigrasi dan cukai.

"Perjanjian Sosek Malindo merupakan perjanjian internasional yang dalam pelaksanaannya dituangkan dalam bentuk Term of Reference (ToR), yang menjadi acuan bagi kedua negara dalam melakukan perundingan-perundingan," jelas Sekda Bambang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten Setdaprov Riau Masrul Kasmy, Bupati Bengkalis Kasmarni, Pj Bupati Kampar M Firdaus, dan Sekda Dumai Indra Gunawan, Sekda Rohil Efrizal Fauzi serta Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra.

Ikut mendampingi Plt Bupati Asmar, Staf Ahli Randolph, Kadis Kesehatan M. Fahri, Kabag Prokopim Afrinal Yusran, dan Kabag Tapem Edi Susanto, serta Plt Kabag Umum Agustiono. (Prokopim)

Kamis, 27 Juli 2023

THE ROADSHOW TO ASEAN INTERNATIONAL FILM FESTIVAL & AWARDS


Pada tanggal 26 Juli 2023, ASEAN PUBLIC RELATIONS NETWORK (APRN) bekerjasama dengan WorldComm Malaysia serta didukung oleh LSPR Institute of Communication & Business mengadakan The Roadshow to ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2023 di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Campus B, LSPR Jakarta. Mengundang empat pembicara terkemuka dari industri perfilman.

ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) adalah acara penghargaan dan festival untuk pembuat film dan bintang film dari kawasan ASEAN. Acara ini diadakan di Kuching, Sarawak, Malaysia setiap dua tahun sekali dan ditunjuk oleh Sekretariat ASEAN sebagai salah satu rangkaian kegiatan ASEAN. Tahun ini adalah edisi keenam ASEAN International Film Festival and Awards, di mana akan menjadi rangkaian acara 3 hari yang akan mengundang orang-orang terpilih di industri film untuk merayakan, menghormati, dan mengakui keunggulan di antara rekan-rekan mereka.

Mr. Jaffri Amin Osman selaku Direktur Eksekutif AIFFA berinisiatif mengadakan Roadshow to AIFFA, dimana LSPR Institute dan ASEAN PR Network (APRN) menjadi tuan rumah di Jakarta. Dalam rangkaian acara AIFFA ini, untuk pertama kalinya ASEAN SDG University Short Film Competition (ASUS) akan diselenggarakan. ASUS bertujuan untuk mengidentifikasi gap dalam menciptakan kesadaran untuk SDG di kalangan Pemuda dengan menargetkan mahasiswa untuk memberikan pandangan mereka tentang bagaimana mereka memahami dan bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Anak muda harus membangun kesadaran terhadap SDGs terlebih dahulu sebelum memulai kreativitas nya di dalam bidang tersebut.

Acara dimulai dengan Kata Sambutan dari Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, President of ASEAN PR Network dan Founder & CEO LSPR Institute of Communication & Business. Dilanjutkan dengan Keynote Speech dari Mr. Jaffri Amin Osman selaku Direktur Eksekutif AIFFA dan Ms. Livan Tajang selaku Direktur Festival AIFFA.

Sharing Session ini dipandu oleh Maylaffayza Wiguna sebagai moderator dan dimulai dengan sesi pertama dari Bapak Slamet Rahardjo - Winner of Lifetime Achievement Awards, AIFFA, 2019, sesi kedua dengan Ibu Yessy Gusman -  Artis Indonesia dan Dosen LSPR, sesi ketiga Marcella Zalianty - Artis Indonesia dan dinominasikan di AIFFA 2013 dan ditutup dengan sesi keempat oleh Bapak Gunawan Paggaru - Ketua Badan Perfilman Indonesia & Sutradara film.

Dr. (H.C) Prita Kemal Gani mengungkapkan kebahagiannya dan kebanggaanya melalui pernyataan sebagai berikut, “Saya sangat bahagia dan Bangga untuk menyampaikan bahwa LSPR dan ASEAN Public Relation Network atau APRN telah bekerjasama dengan WorldComm untuk mengadakan acara Roadshow to ASEAN International Film Festival and Awards ini. AIFFA kali ini juga begitu spesial untuk LSPR, karena pertama kalinya di tahun 2023 ini, AIFFA bekerjasama dengan ASEAN PR Network telah berhasil mencetuskan ASEAN SDG University Short Film Competition atau (ASUS) yang mana ASUS ini terlahir dengan mengadaptasi acara LSPR SDG Film Festival yang diadakan setiap tahun dengan bekerjasama dengan Universitas dari luar negeri seperti DMU University dan Coventry University, UK.”

Selaku Executive Director dan Festival Director acara AIFFA, Mr. Jaffri Amin Osman dan Ms. Livan Tajang menyampaikan rasa terimakasih dan rasa syukur yang sebesar-besarnya terhadap acara yang baru saja berlangsung yaitu The Roadshow to AIFFA. Mr. Jaffri mengatakan “Lights, Camera, Action! Para Bintang pada acara PRE-AIFFA JAKARTA GATHERING ini tentunya adalah ASEAN PR NETWORK(APRN), LSPR dan khususnya IBU PRITA KEMAL GANI beserta timnya yang luar biasa dan profesional. Ketika sebuah acara gathering dihadiri oleh Ketua Badan Perfilman dan bintang film papan atas hadir itu menandakan bahwa organisasi tersebut telah membangun kepercayaan dan reputasi dengan para pemangku kepentingan dan komunitasnya. ASEAN INTERNATIONAL FILM FESTIVAL & AWARDS BANGGA MEMILIKI PRIBADI YANG PROFESIONAL SEPERTI IBU PRITA DAN APRN YANG TELAH MENJADI MITRA SEMPURNA. KUDOS APRN 🎉”

Di dalam sesinya, Bapak Slamet Rahardjo menyampaikan: “Ini adalah hidup saya, menjadi seorang seniman, menjadi sesuatu yang hanya saya miliki dan itulah martabat saya. Jadi ketika saya menerima Lifetime Achievement rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan, inilah hidup saya. Untuk menjadi aktor diperlukan kebesaran hati, keterbukaan pikiran, dan diperlukan sesuatu dimana tidak ada alasan kita tidak menghormati orang lain. Kesimpulannya tanpa orang lain, saya bukan apa-apa. Kerendahan hati inilah yang saya inginkan dari generasi muda.

Ibu Yessy Gusman berpesan kepada mahasiswa: “Ini adalah masa kalian, selalu semangat. Kita memasuki era bonus demografi, dimana semua bangsa Indonesia di dalam keadaan, usia dan pendidikan terbaik. Selalu semangat untuk menciptakan karya-karya terbaik. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan yang terbaik.”

Marcella Zalianty juga mengutarakan kekagumannya terhadap kokampakan yang dimiliki oleh tim Malaysia: “Salah satu yang membuat saya kagum pada penyelenggaraan AIFFA di Kuching dan menurut saya dapat menjadi contoh yang baik untuk Indonesia. Saya melihat mereka itu sangat kompak dan berhasil membuktikan dari elemen yang ada seperti dapat menunjang pariwisata dari Kuching itu sendiri.”

Membicarakan dari sisi perfilman Indonesia, Bapak Gunawan mengatakan bahwa “Kalau industri perfilman kita mau maju maka yang pertama kali harus di benahi adalah SDM. Kita membutuhkan seseorang yang khusus untuk memahami karakter setiap festival. Karena banyak sekali sebetulnya film-film mahasiswa dan menurut saya harus mulai dari situ. Dari bakat-bakat ini yang harus kita lihat. Saya lagi mendorong mahasiswa/i yang ingin membuat festival, karya mahasiswa. Forum ini dijadikan untuk mencari bakat baru. Sehingga industri perfilman dapat semakin bisa maju karena SDMnya juga kita bentuk dengan suatu sistem kerja yang sudah baik”



ENDS 

 

Catatan Untuk Editor:

ASEAN PR NETWORK (APRN)

ASEAN Public Relations Network (APRN) merupakan organisasi yang berfungsi sebagai platform untuk memfasilitasi konektivitas antara para pemimpin PR, praktisi PR, pendidik PR, lembaga PR di kawasan ASEAN. APRN didirikan pada Juni 2014.

APRN telah memperoleh pengakuan globalnya ketika menjadi anggota Global Alliance for Public Relations and Communication Management—konfederasi asosiasi dan institusi manajemen PR dan komunikasi utama di dunia, yang mewakili 320.000 praktisi dan akademisi di seluruh dunia. APRN juga telah meluncurkan Kantor Regional Global Alliance for Asia Pacific di ASEAN PR Network Secretariat Office yang berlokasi di LSPR Institute of Communication and Business, Jakarta, Indonesia pada tahun 2019.

LSPR INSTITUTE OF COMMUNICATION AND BUSINESS 

LSPR Institute of Communication and Business, sebelumnya dikenal sebagai The London School of Public Relations – Jakarta didirikan pada tahun 1992, memiliki program Sarjana dan Magister serta program E-learning di bidang Ilmu Komunikasi dan Bisnis.

WORLD COMMUNICATIONS MALAYSIA

Didirikan pada tahun 1994, World Communications Network Resources (M) Sdn. Bhd. atau World Comm adalah agen komunikasi korporat lengkap yang menyediakan layanan komunikasi pemasaran korporat terintegrasi. Terdaftar di Kementerian Keuangan, Institute of Public Relations Malaysia (IPRM), Malaysian Association of Creativity & Innovation (MACRI), Perbadanan Kemajuan Filem Negara (FINAS), dan Institute of Marketing Malaysia (IMM), tim profesional kami berdedikasi untuk menghadirkan manfaat dari berbagai layanan komunikasi korporat untuk dinikmati klien kami.

 

Contact :

Ms. Meviola Grachiella

M: +62 877 8556 1717

T: (021) 57943802

Email : secretariat@aseanprnetwork.org

Website : aseanprnetwork.org

Minggu, 23 Juli 2023

Meranti Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2023


SEMARANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menerima anugerah Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia tahun 2023.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di Ballroom Padma Hotel Semarang, Sabtu (22/7/2023).

Menteri PPPA RI pada saat penyerahan Anugerah KLA menyatakan Kebijakan tentang Kota Layak Anak telah diamanatkan dalam undang-undang  No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Pemerintah Daerah berkewajiban dan bertanggungjawab melaksanakan dan mendukung Kebijakan Nasional dalam Penyelanggaraan Perlindungan Anak di daerah melalui Pembangunan Kabupaten/Kota layak Anak," sebut I Gusti Ayu Bintang Puspayoga dalam sambutannya.


Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terkait atas pencapaian ini.

“Atas nama pemerintah daerah kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak baik Forkompinda, Gugus Tugas OPD terkait, lintas lembaga, Organisasi masyarakat, Dunia Usaha, Media Masa yang telah bekerjasama mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai Kabupaten Layak Anak," ujar Plt. Bupati Asmar.

Diwaktu yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sukri bertekad untuk meningkatkan lagi kinerja agar tahun depan Kabupaten Kepulauan Meranti meraih predikat utama.

"Alhamdulillah atas raihan prestasi ini, yang merupakan penghargaan predikat Nindya untuk kedua kalinya, mudah-mudahan tahun depan bisa ditingkatkan lagi untuk meraih predikat utama," tambahnya.


Sebelumnya Kabupaten Kepulauan Meranti pernah menerima penghargaan KLA untuk kategori Pratama pada tahun 2019 dan 2021, kategori Nindya pada tahun 2022 yaitu naik dua peringkat dari tahun sebelumnya dan pada tahun 2023 kembali mendapatkan penghargaan predikat Nindya .

KLA merupakan pembangunan kabupaten/kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.

Penghargaan ini diberikan atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kebijakan Kabupaten Layak Anak melalui pemenuhan 24 indikator dan 5 Klaster KLA yaitu Hak Sipil Kebebasan;  Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif; Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan; Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya; dan Perlindungan Khusus.

Turut hadir mendampingi Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Plt. Kadis Sosial P3AP2KB Kabupaten Kepulauan Meranti Sukri, dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotik Dody Hamdani. (Adv)

Rabu, 28 Juni 2023

Kemacetan Terurai, Semua Jemaah Indonesia sudah Tinggalkan Muzdalifah


Kemacetan di jalur Mina - Muzdalifah sudah terurai. Bus yang membawa jemaah lebih lancar sampai Muzdalifah sehingga mempercepat proses pemberangkatan.

"Alhamdulillah, kemacetan sudah terurai. Bus mulai membawa jemaah menuju Mina," terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief selaku Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Muzdalifah, Rabu (28/6/2023).

Hilman memantau langsung ke Muzdalifah untuk melihat kondisi jemaah haji. Hilman ikut memberikan penjelasan ke jemaah, sekaligus meminta Mashariq untuk bisa segera menyelesaikan persoalan.

Ikut mendampingi, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat, Kasatop Armina Harun Al Rasyid, Kabid Siskohat Hasan Affandi dan sejumlah petugas.

"Sekitar jam 13.30 waktu Arab Saudi semua jemaah haji Indonesia sudah naik bus menuju Mina," sambung Hilman.

Menurutnya, keterlambatan proses evakuasi terjadi antara lain karena kemacetan yang terjadi di jalur taraddudi (shuttle) bus yang mengantar jemaah dari Muzdalifah ke Mina. Jalur itu juga banyak dilalui oleh jemaah haji dari berbagai negara yang akan melakukan lontar jumrah setibanya di Mina. Sehingga menambah kepadatan jalan raya.

"Jalur taraddudi sejak pagi dipadati bus yang antar jemput jemaah. Di tambah banyak juga jemaah yang memilih berjalan kaki. Kondisi ini menghambat pergerakan bus yang akan menjemput jemaah di Muzdalifah," sebutnya.

Kedua, keterlambatan pemberangkatan jemaah dari Muzdalifah tidak hanya dialami Indonesia. Jemaah dari sejumlah negara juga mengalami hal sama, antara lain Filiphina, Malaysia, dan lainnya.

"Hanya, Indonesia adalah jemaah terbanyak. Sehingga paling terdampak," ujarnya.

Hilman memastikan saat ini kondisi di Muzdalifah sudah tertangani. Sampai siang ini sudah tidak ada lagi jemaah yang berada di Muzdalifah.

"Kita sekarang siapkan mitigasi potensi penanganan masalah di Mina. Sehingga persoalan di Muzdalifah diharapkan tidak berdampak lebih jauh di Mina," tandasnya. (***)


Sumber : kemenag.go.id

Sabtu, 11 Maret 2023

Prita Kemal Gani Bedah Buku Biografi di Tokyo


Jepang, 10 Maret 2023 - Dalam rangka International Women’s Day, Dr (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR diundang secara resmi oleh KBRI Tokyo untuk melakukan diskusi bedah buku biografi Prita Kemal Gani dengan judul 'Prita Kemal Gani, 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri, dan Ibu, pada tanggal 10 Maret 2023, di Sekolah Republik Indonesia Tokyo, Japan. Peluncuran dan bedah buku diadakan pertama kali pada tanggal 30 November 2022 di LSPR Jakarta, peluncuran kedua diadakan tanggal 28 Desember 2022 di LSPR Bali dan dilanjutkan bedah buku tanggal 3 Februari 2023 di KBRI London.

Buku ini merupakan karya dari Asteria Elanda, yang merangkum kisah inspiratif dari seorang tokoh pendidikan, Prita Kemal Gani. Buku ini menceritakan perjalanan hidup Prita selama 30 tahun dalam mendirikan LSPR Institute of Communication & Business sebagai seorang pendidik dan bagaimana ia berhasil mengatasi berbagai tantangan dalam peran ganda sebagai pemimpin, tokoh humas, istri, dan ibu.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh H.E Heri Akhmadi (Ambassador of Indonesia in Tokyo, Japan), Madame Nuning Akhmadi (Spouse of Ambassador Heri Akhmadi), Prof. Ir. Yusli Wardiatno (Education Attache KBRI Tokyo Japan), Ibu Dr. Mei Meilani (Anggota Dharma Wanita Persatuan KBRI Tokyo), Mukti R. Setianto (First Secretary for Media & Socio Cultural Affairs at the Embassy of Indonesia in Tokyo, Japan,) serta seluruh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan, Diaspora wanita dan siswi Sekolah dan para diplomat KBRI Tokyo.

Acara ini disambut secara hangat dan dibuka oleh Madame Nuning Akhmadi (Spouse of Ambassador Heri Ahmadi, Ambassador of Indonesia in Tokyo, Japan). Madame Nuning menyampaikan “Hari ini saya terhormat bisa menyelenggarakan diskusi bedah buku biografi Ibu Prita. Tiga puluh tahun sebagai pendidik merupakan profesi yang sangat mulia dan tentu saja melalui diskusi buku biografi Ibu pada hari ini, kita mendapatkan bekal ilmu pengetahuan dan inspirasi dari Ibu Prita”.

Pada acara peluncuran buku ini juga ada sesi tanya jawab dan diskusi seputar buku ini, serta melakukan sesi tanda tangan buku untuk para peserta.

“Saya juga ingin menginspirasi banyak wanita, terutama wanita muda, untuk tidak meninggalkan pekerjaan rumah demi berkarir atau berwirausaha. Pekerjaan rumah adalah merawat suami dan anak-anak serta menjadikan rumah sebagai tempat yang terindah”, ujar ibu Prita Kemal Gani tentang bukunya.  Selain itu, ada 4 hal yang Ibu Prita tekankan melalui buku biografi beliau,

1. Awal mendirikan sebuah usaha, bukan modal finansial yang terpenting, melainkan networking.
2. Pendidikan adalah investasi yang paling berharga,walau investasi lainya juga  perlu seperti investasi pertemanan, investasi kebaikan dan investasi lainnya.
3. Tiada kerja baik yang sia sia, hasil kerja baik akan membuahkan hasil yang baik.
4. Jangan berusaha seadanya, melainkan selalu berusaha menjadi yang terbaik, dan menghasilkan yang terbaik.
Melalui buku ini, Prita Kemal Gani juga ingin menceritakan kisahnya dalam membangun 30 tahun LSPR Institute. “LSPR Kini telah berusia 30 Tahun, dengan hampir seratus ribu lulusan yang membanggakan. Mereka para lulusan LSPR yang telah berhasil berkarir di bidangnya masing-masing. LSPR telah berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak bangsa dan berpartisipasi aktif dalam membangun kemajuan bangsa Indonesia.” Ujar Prita

Harapannya melalui buku ini, Prita dapat memberikan kisah nyata seorang pendidik yang berdedikasi dan berkomitmen tinggi dalam menghadirkan perubahan perubahan positif dalam dunia pendidikan di Indonesia

Buku biografi ini akan tersedia di toko buku terkemuka di seluruh Indonesia dan dapat dipesan melalui Tokopedia, Gramedia Digital, LSPR Plaza, Google Play, SiapaBilang.com. (Red)

Kamis, 14 April 2022

Bakamla RI dan DPD RI Lakukan Kunker Kemaritiman ke Australia


Canberra, 14 April 2022 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard). Bakamla RI bersama DPD RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Parlemen dan sejumlah stakeholder pemerintah bidang maritim di Canberra. Kegiatan ini merupakan rangkaian studi banding DPD RI dalam rangka mendapatkan data dukung penyusunan kajian akademis revisi undang-undang kelautan. Kegiatan kunjungan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia dan Wakil Ketua-1 DPD RI Letjen TNI Mar (Purn) Dr. Nono Sampono ini berfokus di Canberra, Australia, kemarin.

Sebelumnya, rombongan diterima oleh Dubes RI untuk Australia Y.M. Siswo Pramono pada Minggu (10/4). Dalam sambutannya, Y.M. Siswo Pramono memberikan gambaran tentang hubungan Indonesia dan Australia yang berkembang dengan sangat baik sebagai sebuah strategic partnership. Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua-1 DPD RI Letjen TNI Mar (Purn) Dr. Nono Sampono, selaku Ketua Delegasi juga menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan delegasi Indonesia serta berterimakasih atas penyambutan dan dukungan selama kegiatan di Australia.

Lebih lanjut, dalam Kunker yang berlangsung sejak Senin (11/4), pertama-tama kunjungan dilakukan ke Parlemen. Delegasi Indonesia diterima oleh Anggota Parlemen, yang dalam kesempatan ini turut disampaikan harapannya akan peningkatan kerja sama antar kedua negara. Kedua parlemen sepakat bahwa pembangunan maritim kedua negara sangat penting untuk menopang kepentingan nasional RI-Australia.

Kunjungan berlanjut ke DFAT (Department of Foreign and Trade) dan diterima oleh Chief of DFAT Craig Chittick. Dalam pertemuan ini dijelaskan bahwa kebijakan pemerintah Australia lebih pada melakukan pencegahan di luar yurisdiksi atau dari asal kedatangan orang dan barang. Hal ini dilakukan dengan menerapkan prosedur dan pengawasan ketat terhadap lalu lintas barang, yang juga erat kaitannya dengan proses kerja sama bilateral.

Selain itu, pada pertemuan dengan AMSA (Australian Maritime Safety Authority), Mick Kinley sebagai Chief Executive Director AMSA memaparkan tentang tugas, peran, sumber daya, regulasi, dan aspek-aspek terkait sertifikasi, keselamatan kapal dan lingkungan. Sebagai badan statuta authority yaitu badan di bawah pemerintah Australia yang dibentuk berdasarkan UU dalam melakukan tugas tertentu. Dari struktur organisasi, AMSA yang dibentuk tahun 1990, berada di bawah Departement of Transportation. Tugasnya untuk menjamin keselamatan maritim melalui pengawasan keselamatan awak, kapal dan lingkungan.

AMSA tidak memiliki sarana patroli namun berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugasnya. Dalam rekam jejak kolaborari dengan RI, AMSA pernah bekerja sama dengan Basarnas saat menyelamatkan kapal ikan Indonesia bernama lambung Bandar Nelayan. Saat itu, kapal tersebut tenggelam di Samudera Hindia pada awal tahun 2021.


Lembaga lain yang serupa dengan AMSA dalam bidang perikanan adalah AFMA (Australian Fisheries Management Authority). Sebagaimana AMSA, Chairperson AFMA Wez Norris menjelaskan bahwa AFMA juga merupakan lembaga statuta authority yang berada di bawah Departemen Agriculture and Water Resources. Tugasnya untuk mengelola perikanan di Australia. AFMA juga tidak memiliki aset patroli, karena sifat pengawasan pengelolaannya, 95% kegiatan dilaksanakan di pelabuhan. Sisanya jika diperlukan kegiatan patroli, AFMA menggunakan unsur dari ABF (Australian Border Force) atau MBC (Maritime Border Command).

Mendalami peran ABF, delegasi juga berkunjung ke Markas ABF dan MBC. Komisioner ABF Michael Outram saat menerima delegasi menyatakan bahwa tantangan pengamanan perbatasan mengalami peningkatan kompleksitas. Outram menjelaskan bahwa sebagai sebuah lembaga pemerintah yang baru dibentuk tahun 2015 dan meleburkan beberapa lembaga antara lain Customs, Immigration, dan Polisi Federal, pada awalnya mengalami tantangan dalam pelaksanaan tugas. Namun seiring perkembangan waktu, maka sistem semakin berjalan dengan baik dengan hasil yang cukup optimal. 

Dalam bidang maritim, ABF memiliki tugas melindungi perbatasan laut melalui pengawasan dan penindakan terhadap ancaman maritim. Tugas ini dilaksanakan oleh MBC yang merupakan agensi maritim yang menggunakan aset dari ABF dan ADF (Australian Defence Force) untuk melakukan operasi penegakan hukum di laut. Aksi tersebut termasuk menindak dan menangkal semua ancaman maritim. Secara defakto, MBC berperan sebagai Coast Guard Australia. MBC dikepalai perwira bintang dua dari Angkatan Laut Australia. Pada kesempatan yang sama, Chief of MBC RADM Justin Jones menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah dilakukan bersama Bakamla RI melalui sejumlah latihan dan patroli terkoordinasi Gannet di perbatasan RI-Australia.

Dalam kegiatan studi banding ini, Kepala Bakamla RI didampingi Deputi Inhuker Bakamla RI Laksda Bakamla I Putu Angga dan Pranata Humas Ahli Madya Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita.

Autentikasi:
Pranata Humas Ahli Madya Bakamla RI Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla

Kamis, 16 Desember 2021

Kapal Tenggelam di Malaysia, Belasan WNI "Diduga Pekerja Illegal" Meninggal, Puluhan Lainnya Hilang "Kemungkinan Sembunyi'

Sumber : www.bbc.com

Pencarian terhadap puluhan warga negara Indonesia yang hilang dalam kapal tenggelam di lepas pantai Johor dilanjutkan Kamis (16/12), melibatkan penjaga pantai, angkatan laut dan kepolisian, menurut Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono.

Hermono mengatakan tingginya gelombang di seputar Johor antara tiga sampai lima meter menyulitkan pencarian di laut.

"Dugaan saya, mengingat kapal terbalik sudah di bibir pantai. kemungkinan selamat dari yang belum ditemukan cukup besar. karena ini memang modus yang lalu-lalu demikian," kata Hermono kepada BBC News Indonesia.

Hermono juga mengatakan "mereka yang belum ditemukan, sekitar 25-30 orang, bisa saja selamat tapi bersembunyi di daratan karena khawatir akan ditangkap aparat keamanan. Biasanya memang demikian."

"Mereka yang hilang bukan berarti dapat disimpulkan meninggal dunia, tapi sembunyi di daratan. Biasanya mereka sembunyi di ladang-ladang sawit," tambahnya.

Sebanyak 11 orang meninggal dan 14 lainnya selamat dari sekitar 50 penumpang yang diduga imigran gelap, setelah kapal tenggelam di lepas pantai Johor.

Hermono sebelumnya mengatakan "semua jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi."

"Para penumpang diduga adalah WNI yang akan masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal karena Malaysia memang masih tertutup bagi pekerja asing," tambahnya.

Kapal itu bertolak dari Tanjung Uban, Kepulauan Riau, menuju Johor dan kecelakaan terjadi para Rabu (15/12) sekitar pukul 05:00 pagi.

Menurut keterangan yang diperoleh BBC Indonesia dari Kementerian Luar Negeri RI, Otoritas Malaysia menghubungi KJRI Johor Bahru setelah kejadian. Kecelakaan ini diduga karena cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian.(***)



Sumber : bbc.com

Kamis, 14 Oktober 2021

Mayat ke Empat Warga Asing Ditemukan


PONTIAN - Satu lagi mayat disyaki warga Indonesia ditemukan lemas pada jarak 500 meter dari pesisir pantai dalam kejadian bot karam dipercayai dinaiki sekumpulan pendatang asing tanpa izin (PATI) berdekatan Pantai Rambah, semalam.

Penemuan itu menjadikan jumlah mangsa yang terkorban ketika ini empat orang selepas tiga mayat lelaki warganegara asing ditemukan orang awam semalam yang menghubungi talian kecemasan kira-kira pukul 5 petang.

Ketua Polis Daerah Pontian, Superintenden Mohamad Shofee Tayib berkata, polis tidak menolak kemungkinan masih terdapat lagi mangsa yang lemas dalam kejadian itu.

“Operasi masih berjalan di kawasan pantai di daerah ini sepanjang kira-kira 12 kilometer dengan bantuan anggota Pasukan Polis Marin (PPM) Wilayah Dua, Kukup. 

“Penemuan satu lagi mayat lelaki dewasa dipercayai PATI pada kira-kira pukul 7.20 pagi ini menjadi petunjuk baharu,” katanya di sini, hari ini.

Semalam, tiga mayat warga asing dipercayai PATI dari Indonesia ditemukan terdampar di Pantai Rambah selain pasukan penyelamat turut menemukan sebuah bot laju dan enjin sangkut 200 kuasa kuda. 

Sementara itu, Mohamad Shofee berkata, sebuah beg sandang kecil berwarna hitam ditemukan terlekat pada kayu bakau berhampiran mayat yang mengandungi pengenalan diri dipercayai milik salah satu mayat terbabit.

Menurut beliau, pemeriksaan ke atas keempat-empat mayat terbabit mendapati tiada sebarang unsur jenayah dan mayat telah dihantar ke unit forensik Hospital Pontian untuk bedah siasat. 

“Hasil siasatan awal mendapati empat mayat ini dipercayai mati lemas ketika menaiki bot yang kemudiannya karam ketika dalam perjalanan untuk masuk ke Malaysia melalui jalan yang tidak diwartakan. 

“Ini kerana kedudukan perairan Pontian dengan Kepulauan Riau Indonesia terutama di Karimun terlalu hampir yang difahamkan hanya mengambil masa kira-kira 45 minit menggunakan bot laju,” katanya.

Beliau turut meminta orang ramai yang mempunyai maklumat mengenai kejadian tersebut untuk menghubungi Pegawai Penyiasat Sarjan Mejar Faizal Maulot di talian 013-376 6270 atau melaporkan di balai polis berhampiran.(***)



Sumber : utusan.com.my

Rabu, 20 Januari 2021

Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis memastikan bahwa Komjen Listyo Sigit Prabowo akan dikawal oleh perwakilan angkatan senior dan junior di internal Polri saat menjalani Fit and Proper Test. 

Menurut Idham, hal itu membuktikan bahwa, internal Polri solid terkait dengan proses pergantian pucuk pimpinan di lembaga penegak hukum tersebut. 

"Rekan-rekan bisa melihat nanti diatas perwakilan angkatan yang merupakan senior pak Komjen Sigit juga ikut mendampingi. Saya juga didampingi sama senior saya adik-adik saya," kata Idham di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Idham menyebut, seluruh prajurit Korps Bhayangkara mempunyai  kewajiban untuk mengantar dan mengawal Listyo Sigit hingga nantinya resmi dilantik sebagai Kapolri selanjutnya. 

"Sampai nanti pelantikan beliau oleh Bapak Presiden sehinga beliau menjadi Japolri yang ke-25," ucap Idham.

Oleh sebab itu, Idham juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat agar proses uji kelayakan dan kepatutan Listyo Sigit dapat berjalan dengan lancar.

"Saya mohon doa restu kepada teman-teman semoga perjalanan fit and proper test berjalan lancar," tutur Idham.

Selasa, 19 Januari 2021

Polis Johor rampas dadah RM201.8 juta, terbesar dalam sejarah JSJN


JOHOR BAHRU - Polis Johor merampas pelbagai jenis dadah dianggarkan bernilai RM201.8 juta yang juga terbesar dalam sejarah Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN), hasil serbuan di sekitar bandar raya ini pada Khamis dan Jumaat lalu.

Ketua Polis Johor, Datuk Ayob Khan Mydin Pitchay, berkata dadah yang boleh menampung permintaan kira-kira 11.3 juta penagih itu dirampas selepas polis berjaya membongkar tiga stor penyimpanan dalam serbuan terbabit.

Katanya, prekursor dan peralatan memproses dadah turut dirampas dalam operasi dijalankan di Taman Mount Austin dan Setia Indah.

Beliau berkata, ia adalah susulan kepada operasi JSJN Johor, minggu lalu, yang membawa kepada 15 tangkapan, selain penemuan dua stor simpanan dan dua makmal haram membabitkan keseluruhan rampasan dadah serta sitaan berjumlah RM131.27 juta.

Katanya, operasi susulan itu dilancarkan hasil pendedahan empat daripada 15 suspek yang ditahan berkenaan.

Beliau berkata, serbuan kali ini membabitkan bangunan kilang di Taman Mount Austin dan dua rumah sewa di Setia Indah yang disyaki dijadikan tempat menyimpan dadah.

"Maklumat terbaru mendedahkan, sindiket penyeludupan dadah terbabit disyaki aktif sejak 2018 dengan membawa masuk bahan mentah dan peralatan dipercayai dari China yang mampu bertahan untuk tempoh tiga tahun.

"Modus operandi sindiket berkenaan ialah menyewa premis kilang dan rumah disyaki untuk dijadikan stor penyimpanan serta pemprosesan dadah.

"Hasil serbuan itu, polis berjaya merampas 3.20 tan serbuk ekstasi, 26.1 kilogram (kg) cecair ekstasi dan 117kg serbuk Eramin 5 dengan nilai keseluruhan dianggarkan RM201 juta.

"Polis turut menyita wang tunai berjumlah RM5.8 juta, empat kenderaan mewah dan 30 jenis pelbagai barang kemas bernilai RM124,435.09, di samping 62 akaun bank membabitkan nilai keseluruhan RM8.6 juta," katanya pada sidang media di Ibu Pejabat Polis Kontinjen (IPK) Johor, di sini, hari ini.

Yang turut hadir, Timbalan Ketua Polis Johor, Datuk Khaw Kok Chin.

Ayob Khan berkata, polis juga menahan seorang lelaki berusia 34 tahun di premis kilang Taman Mount Austin, 14 Januari lalu, dan seorang lagi lelaki berumur 38 tahun di Taman Gaya, Ulu Tiram, semalam, yang akan direman bagi membantu siasatan.

Katanya, 15 suspek ditahan sebelum ini turut disambung reman selama empat hari hingga Rabu depan untuk membantu siasatan kes mengikut Seksyen 39B Akta Dadah Berbahaya 1952.

Dalam pada itu, beliau berkata, sepanjang tempoh 1 Januari hingga kelmarin, JSJN Johor menangkap 505 individu atas pelbagai kesalahan dadah, selain membuat rampasan sebanyak 5.5 tan dadah.

"Keseluruhan dadah yang dirampas itu bernilai RM327.39 juta, manakala harta bernilai RM14.91 juta turut disita," katanya.

Terdahulu, media melaporkan, polis Johor merampas pelbagai jenis dadah bernilai RM125.8 juta yang boleh menampung 5.4 juta penagih, dalam 16 serbuan pada Sabtu dan Ahad lalu.

Pengarah Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) Bukit Aman, Datuk Razarudin Husain@Abd Rasid berkata, ia kejayaan rampasan dadah terbesar di Malaysia, membabitkan sindiket penyeludupan dan pengedaran dadah, setakat awal tahun ini.

Beliau berkata, 16 serbuan selama dua hari itu bermula pada 2.45 petang Sabtu hingga 6.40 petang Ahad lalu menyaksikan 15 suspek iaitu lapan lelaki dan tujuh wanita warga tempatan berusia antara 17 hingga 62 tahun ditahan(***)

Minggu, 27 Desember 2020

TKW Asal Tanjung Balai Asahan - SUMUT di Temukan Tidak Bernyawa di Rumah, SELANGOR - MALAYSIA


sumber foto : merdeka.com

Klang - Polis Di Raja Malaysia (PDRM) Klang Selatan, Selangor, Kamis (24/12/2020), saat ini terus melakukan pengejaran terhadap pemuda bernama Junaidi, warga Langsa.

Pengejaran itu dilakukan, karena tersangka kedapatan melakukan serangkaian tindakan kejahatan, dengan melakukan pemerkosaan disertai pembunuhan dan pencurian.

Korban di ketahui wanita 20 Tahun, warga Medan, Sumatera Utara, korban di temui separuh bugil di kamarnya dengan kesan tikaman di leher, Rabu (23/12/2020).

Ketua Polis Daerah Klang Selatan, Asisten Komisioner Shamsul Amar Ramli menuturkan, korban dipercayai dalam lingkungan 20-an didapati hanya memakai t-shirt , dan berlumuran darah akibat tikaman benda tajam.

Mayat ditemui dalam keadaan berlumuran darah di dalam kamar di tingkat satu rumah toko di Taman Seri Andalas, Klang.

Polis menerima panggilan dari kerabat korban pada pukul 2.05 sore hari waktu Malaysia memaklumkan mengenai penemuan mayat itu.

” Pemeriksaan hasil otopsi pada badan korban dapati bekas tikaman di bahagian leher sebelah kiri,” Tutur Ketua Polis.

Lanjaut Shamsul Amar saat ini jenazah korban telah kita antar ke Hospital Tengku Ampuan Rahimah (HTAR) untuk pemeriksan lebih lanjut.

Sementara pelaku terus kita lakukan pengejaran hingga ketemu dengan bekerjasama seluruh balai Polis di Malaysai, Jelasa Shamsul Amar.

Pelaku di jerat dengan kes disiasat mengikut Seksyen 302 Kanun Keseksaan dengan ancaman hukuman mati dengan cara di gantung.

Menurut info yang di beredar korban tersebut warga kota TanjungBalai, jln.MT.Haryono,Kelurahan Selat Lancang,Kecamatan Datuk Bandar Timur .

Mohon Kepada Saudara Agar Postingan Ini Di Sebarluaskan, Agar Pelaku Bisa Tertangkap.
Mari kita bantu pihak kepolisian.(***)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi