Assesment Sementara Update Covid- 19 di Kabupaten Kepulauan Meranti Positif 1 Orang - TARGETRIAU

Jumat, 10 Desember 2021

Assesment Sementara Update Covid- 19 di Kabupaten Kepulauan Meranti Positif 1 Orang


MERANTI - Menuju herd umunity sudah tentu membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Berbagai upaya dan kebijakan Pemerintah pusat terus dilakukan hingga plosok desa hinga saat ini Kamis 9 Desember 2021 assesment sementara update covid- 19 di Kabupaten Meranti melalui juru bicara satgas covid-19 kabupaten Meranti Muhamad Fahri kepada media mengungkapkan Status COVID-19 pada saat ini.

Untuk yang positif 1 orang dari klaster pajak tapi insyaallah dalam waktu dekat akan selesai di isolasi .Terkait zona dari Keseluruhan Kecamatan hingga desa berstatus Zona Hijau. Di level 3 ini dikabupaten Meranti untuk vaksinasi masih renggang, capaian vaksinasi masih 52 persen sementara capaian vaksinasi di kabupaten Meranti 70 persen dosis vaksin pertama.

Untuk mencapai ini maka dilakukan percepatan vaksinasi keseluruh desa dan kecamatan yang ada , bagi masyarakat di pedesaan solusi yang dilakukan saat ini adalah aksi jemput bola, dikarenakan memang untuk wilayah ini renggang vaksinasi dimaksud untuk itu berbagai upaya dilakukan dari pencegahan himbauan hingga penganjuran prokes secara konsisten terus dilanjutkan,. Sesuai dengan pencapaian target vaksinasi yang instruksikan bapak Bupati secara angka adalah 3000 orang perhari.


Sementara pada saat ini angka tertinggi Vaksinasi di Kabupaten Kepulauan Meranti masih menunjukkan jumlah 2000 lebih. Hal ini disebabkan karena masih kurangnya kesadaran masyarakat di pedesaan tetang pentingnya vaksinasi dan ada yang tidak mau divaksin atau menolak.

“Sementara Himbauan dan sosialisasi terus dilakukan bahkan punishment berupa penghentian pemberian bantuan pemerintah inilah sementara dilakukan. Karena memang tidak ada aturan yang baku mengenai punishment ,”ucapnya.Terkait liburan Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) khususnya bagi pegawai negeri sipil tidak diberikan cuti dan kunjungan ke daerah lain juga tidak diperbolehkan tetapi ini melihat dari regulasi aturan yang ada di Pemda apakah memang perlu dilakukan penutupan Akses keluar masuk masyarakat.

“Jikalau tidak ada nanti di Kabupaten Meranti maka kita lakukan screening,”terangnya.(***)



Sumber : buser24jam.com

Bagikan berita ini

Disqus comments